Connect with us

Lampung Tengah

Usai Dilantik, Musa Ahmad Lakukan Pidato Perdana Dihadapan Wakil Rakyat

Published

on

 

Alteripost.co, Lampung Tengah-
Usai dilantik secara resmi oleh Gubernur Lampung Arinal Djunaidi pada Jumat (26/2/2021) pagi di gedung balai keratun kantor gubernur, Bupati Lampung Tengah (Lamteng) Musa Ahmad dan Wakil Bupati (Wabup) Ardito Wijaya mengikuti Rapat Paripurna dan penyampaian pidato politik Bupati dan Wakil Bupati 2021 -2026 di Ruang Rapat Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Lampung Tengah. Jumat (26/2/2021).

Dalam sambutannya, Bupati Lampung Tengah Musa Ahmad mengatakan, ucapan terima kasih kepada seluruh elemen masyarakat. Dirinya mengucapkan terima kasih atas dukungan yang telah diberikan, sehingga pilihan Kepala Daerah (Pilkada) dapat berjalan dengan lancar dan aman.

Bupati Musa Ahmad juga mengajak seluruh lapisan masyarakat, untuk mengakhiri perbedaan yang telah dilalui dan mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersatu menjadikan Lampung Tengah menjadi Kabupaten terbaik. Jelasnya.

“Mari kita fokus mengatasi ketertinggalan pembangunan daerah khususnya mengurangi angka kemiskinan, meningkatkan indeks pembangunan manusia dan menaikan prosentasi angka harapan hidup”. Ungkap Musa Ahmad.

Lanjut Bupati, bahwa untuk mencapai itu semua kita membutuhkan birokrasi yang melayani, memiliki kompentensi berorientasi kepada pelayanan publik, kreativitas dalam mencari solusi serta integritas yang tinggi. Pungkasnya. (*)

Facebook Comments Box
Continue Reading
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Lampung

Tinjau Jalan Gunung Batin–Daya Murni, Gubernur Mirza Tegaskan Tak Tolerir Pekerjaan Asal-asalan

Published

on

Alteeipost Lampung Tengah – Gubernur Lampung, Rahmat Mirzani Djausal, melakukan peninjauan langsung terhadap progres penanganan reaksi cepat di ruas jalan Gunung Batin–Daya Murni, Kecamatan Terusan Nunyai, Kabupaten Lampung Tengah, Selasa (3/3/2026).

Peninjauan ini dilakukan untuk memastikan kesiapan infrastruktur, terutama pada titik-titik krusial yang menjadi akses penghubung pintu tol. Ruas jalan sepanjang 12 kilometer tersebut diketahui telah mengalami kerusakan selama bertahun-tahun akibat tingginya volume kendaraan berat yang melintas.

“Ini jalan provinsi di ruas Gunung Batin–Daya Murni. Ini juga sudah bertahun-tahun rusak. Tahun kemarin ada penanganan sedikit, tahun ini ditambahkan penangannya sampai ke perlintasan jalan tol,” ujar

Gubernur di sela-sela peninjauan.
Menurutnya, kerusakan jalan dipicu oleh maraknya kendaraan Over Dimension Over Loading (ODOL), khususnya angkutan komoditas singkong. Ia menyoroti ketimpangan antara kapasitas jalan provinsi dengan beban kendaraan yang melintas.

“Jalan provinsi itu maksimal 8 ton, dan dilewati 40 ton. Ya rusak! Tapi di satu sisi, sektor swasta juga harus pahami, jalan provinsi ini hanya untuk 8 ton, jangan dilewati 40 ton,” tegasnya.

Terkait teknis pengerjaan, Gubernur menjelaskan bahwa saat ini tim di lapangan melakukan penanganan sementara guna menjaga kelancaran arus lalu lintas menjelang Hari Raya Idul Fitri. Setelah itu, perbaikan akan dilanjutkan ke tahap permanen dengan spesifikasi aspal dua lapis yang diperkuat.

Ia juga menyoroti temuan teknis terkait pengerjaan sebelumnya yang dinilai tidak memenuhi standar. Dalam peninjauan tersebut, ditemukan ketebalan lapis bawah (base) yang tidak sesuai spesifikasi.
“Kualitas harus terjaga, tidak boleh dibayar kalau tidak sesuai spek, karena kita yang kasihan warganya. Lapis bawahnya batunya base-nya 35 cm, tadi (temuan lama) kurang dari 35 cm,” jelasnya.

Pemerintah Provinsi Lampung berkomitmen menuntaskan perbaikan ruas ini secara bertahap. Saat ini, penanganan difokuskan pada titik terparah sepanjang 3 kilometer dan akan terus dilanjutkan hingga seluruh ruas dapat berfungsi optimal dalam mendukung mobilitas dan aktivitas ekonomi masyarakat.(*)

Facebook Comments Box
Continue Reading