Connect with us

Bandar Lampung

Walikota Eva Dwiana Membuka Acara Pelatihan Sulam Usus Dan Sulam Tapis

Published

on

BANDAR LAMPUNG – Wali Kota Bandar Lampung Eva Dwiana membuka Acara Pelatihan Sulam Usus dan Sulam Tapis bagi warga Kecamatan Sukabumi, Hal tersebut dilakukan dalam rangka peningkatan ekonomi keluarga terutama di masa pandemi Covid-19. Di Aula SMK Negeri 5 Bandar Lampung. Rabu (31/3/2021).

Lanjut Eva Dwiana, “Nanti kita perluas dan perlebar pelatihan ini baik di tingkat kecamatan dan kelurahan, ini membantu benar untuk di Kota Bandar Lampung harus terlaksana seperti ini”. Terangnya.

“Kegiatan ini juga dalam rangka mendukung pemasaran produk-produk daerah terutama sulam usus, Kalau tapiskan sudah umum tapi sulam usus ini memang khas kota Bandar Lampung. Kalau nanti ada tamu-tamu luar datang ambil suvernir, dan juga nantinya akan memberikan bantuan dana untuk membeli alat-alat bagi ibu-ibu yang mengikuti kegiatan pelatihan”. Terangnya.

Kemudian pihaknya berencana akan melaksanakan pelatihan-pelatihan seperti ini untuk ibu-ibu yang belum ada pelatihan baik di tingkat kecamatan maupun kelurahan. Manfaatnya walaupun tidak kemana-mana, ibu-ibu di rumah bisa menghasilkan untuk keluarganya masing-masing terutama di masa pandemi covid-19 ini. Pungkas Walikota Eva Dwiana. (*).

Facebook Comments Box
Continue Reading
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Bandar Lampung

MTQ ke-55 Bandar Lampung, Eva Dwiana Ajak Masyarakat Amalkan Nilai Alquran

Published

on

Alteripost Bandar Lampung – Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) ke-55 Tingkat Kota Bandar Lampung Tahun 2026 resmi dimulai. Wali Kota Bandar Lampung Eva Dwiana mengingatkan agar kemeriahan kompetisi membaca, menghafal, memahami, dan menghayati Alquran tidak berhenti sebatas panggung perlombaan.

Pesan tersebut disampaikan Eva Dwiana saat membuka MTQ ke-55 Tingkat Kota Bandar Lampung di Stadion Mini Way Dadi, Sabtu malam (26/9/2026).

Menurut Eva, tantangan utama setelah pelaksanaan MTQ adalah bagaimana nilai-nilai Alquran benar-benar dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari masyarakat.

Ia menegaskan, MTQ bukan sekadar arena untuk menentukan peserta terbaik dalam setiap cabang perlombaan. Lebih dari itu, kegiatan tersebut merupakan bagian dari upaya membumikan Alquran sekaligus membentuk masyarakat yang berilmu, berakhlak, dan memiliki kepedulian terhadap sesama.

“MTQ bukan sekadar ajang untuk menunjukkan kemampuan dalam membaca, menghafal, memahami dan menghayati Alquran. Lebih dari itu, MTQ merupakan ikhtiar kita untuk membumikan Alquran dalam kehidupan,” ujar Eva.

Karena itu, Eva menilai tema MTQ ke-55, yakni “Dengan Semangat MTQ Kita Wujudkan Masyarakat yang Berilmu, Berakhlak dan Cinta Alquran dalam Kehidupan Sehari-hari”, sejalan dengan tujuan yang ingin dibangun Pemerintah Kota Bandar Lampung.

Sementara itu, Camat Sukabumi sekaligus tuan rumah pelaksanaan MTQ, Sahrial, S.Sos., M.M., mengatakan MTQ ke-55 Tingkat Kota Bandar Lampung Tahun 2026 diikuti sebanyak 402 kafilah dan 40 official dari 20 kecamatan.

Menurut Sahrial, sebanyak 77 dewan hakim turut dilibatkan dalam pelaksanaan MTQ. Para dewan hakim tersebut berasal dari Kementerian Agama Kota Bandar Lampung, UIN Raden Intan Lampung, serta pimpinan pondok pesantren.

“Pelaksanaan MTQ berlangsung mulai 26 hingga 29 September 2026,” katanya.

Ia menambahkan, panitia telah menyiapkan sembilan mimbar yang akan digunakan untuk berbagai cabang perlombaan selama pelaksanaan MTQ ke-55 Tingkat Kota Bandar Lampung.

Melalui pelaksanaan MTQ tersebut, diharapkan semangat mencintai dan mengamalkan Alquran tidak hanya terlihat selama perlombaan, tetapi juga menjadi bagian dari kehidupan masyarakat Kota Bandar Lampung. (Agus)

Facebook Comments Box
Continue Reading