Bandar Lampung
Walikota Bandar Lampung Meresmikan Flyover Sultan Agung
BANDAR LAMPUNG – Walikota Bandar Lampung Eva Dwiana meresmikan Flyover Sultan Agung, Rabu (07/04/2021). Peresmian ditandai dengan penandatanganan prasasti. Walikota berharap, adanya flyover ini bisa bermanfaat bagi masyarakat dan dapat mengurangi kemacetan serta memperlancar arus lalu lintas di Kota Bandar Lampung.
“Saya berharap masyarakat lebih aman dan nyaman dalam menggunakan jalan ini, tetapi juga harus tetap mematuhi aturan lalu lintas, saya ucapkan terima kasih kepada seluruh elemen masyarakat Bandar Lampung, yang sudah turut serta dalam mensukseskan pembangunan flyover ini”. Ucapnya.
Flyover yang melintasi rel kereta api tersebut akan dipercantik dengan sejumlah lukisan mural dan Penerangan Lampu Jalan. Mudah-mudahan kami bisa menjalankan amanah kota bandar Lampung.
Lanjut bunda eva, flyover ini merupakan salah satu pembangunan strategi yang dibiayai Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) dan sumber daya Pendapatan Asli Daerah (PAD) lainnya. Wali Kota sebelumnya Herman HN yang sudah bangun 10 flyover dan satu underpass sudah merupakan hal luar biasa untuk kami khususnya masyarakat Bandar Lampung. Imbuhnya.
Sementara itu Iwan Kepala Dinas (Kadis) PU Kota Bandar Lampung mengatakan, pembangunan Flyover Jalan Sultan Agung mulai dibangun pada tanggal 4 Mei 2020 lalu. Setelah melalui tahapan studi kelayakan dan kajian akademis yang mendalam serta melalui proses perencanaan yang luas dan terukur.
“Pembangunan ruas jalan baru berupa flyover ini menjadi prioritas dalam rangka mengurangi kemacetan lalu lintas di Kota Bandar Lampung”. Pungkas Iwan. (*).
Bandar Lampung
MTQ ke-55 Bandar Lampung, Eva Dwiana Ajak Masyarakat Amalkan Nilai Alquran
Alteripost Bandar Lampung – Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) ke-55 Tingkat Kota Bandar Lampung Tahun 2026 resmi dimulai. Wali Kota Bandar Lampung Eva Dwiana mengingatkan agar kemeriahan kompetisi membaca, menghafal, memahami, dan menghayati Alquran tidak berhenti sebatas panggung perlombaan.
Pesan tersebut disampaikan Eva Dwiana saat membuka MTQ ke-55 Tingkat Kota Bandar Lampung di Stadion Mini Way Dadi, Sabtu malam (26/9/2026).
Menurut Eva, tantangan utama setelah pelaksanaan MTQ adalah bagaimana nilai-nilai Alquran benar-benar dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari masyarakat.
Ia menegaskan, MTQ bukan sekadar arena untuk menentukan peserta terbaik dalam setiap cabang perlombaan. Lebih dari itu, kegiatan tersebut merupakan bagian dari upaya membumikan Alquran sekaligus membentuk masyarakat yang berilmu, berakhlak, dan memiliki kepedulian terhadap sesama.
“MTQ bukan sekadar ajang untuk menunjukkan kemampuan dalam membaca, menghafal, memahami dan menghayati Alquran. Lebih dari itu, MTQ merupakan ikhtiar kita untuk membumikan Alquran dalam kehidupan,” ujar Eva.
Karena itu, Eva menilai tema MTQ ke-55, yakni “Dengan Semangat MTQ Kita Wujudkan Masyarakat yang Berilmu, Berakhlak dan Cinta Alquran dalam Kehidupan Sehari-hari”, sejalan dengan tujuan yang ingin dibangun Pemerintah Kota Bandar Lampung.
Sementara itu, Camat Sukabumi sekaligus tuan rumah pelaksanaan MTQ, Sahrial, S.Sos., M.M., mengatakan MTQ ke-55 Tingkat Kota Bandar Lampung Tahun 2026 diikuti sebanyak 402 kafilah dan 40 official dari 20 kecamatan.
Menurut Sahrial, sebanyak 77 dewan hakim turut dilibatkan dalam pelaksanaan MTQ. Para dewan hakim tersebut berasal dari Kementerian Agama Kota Bandar Lampung, UIN Raden Intan Lampung, serta pimpinan pondok pesantren.
“Pelaksanaan MTQ berlangsung mulai 26 hingga 29 September 2026,” katanya.
Ia menambahkan, panitia telah menyiapkan sembilan mimbar yang akan digunakan untuk berbagai cabang perlombaan selama pelaksanaan MTQ ke-55 Tingkat Kota Bandar Lampung.
Melalui pelaksanaan MTQ tersebut, diharapkan semangat mencintai dan mengamalkan Alquran tidak hanya terlihat selama perlombaan, tetapi juga menjadi bagian dari kehidupan masyarakat Kota Bandar Lampung. (Agus)

