Bandar Lampung
Pemkot Bandar Lampung Menyerahkan Bantuan Berupa Beras Bersama Baznas di 5 Kecamatan
BANDAR LAMPUNG – Pemerintah Kota (Pemkot) Bandar Lampung menyerahkan bantuan berupa beras bersama dengan Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kota Bandar Lampung di lima Kecamatan yaitu, Aula Gedung Gumay jalan Terusan Yos Sudarso kelurahan panjang selatan kecamatan panjang, di kantor kecamatan bumi waras, di kantor kecamatan teluk betung selatan, di kantor kecamatan teluk betung timur dan di kantor kecamatan teluk betung utara. Selasa (27/4/2021).
Dalam sambutan Walikota Bandar Lampung Eva Dwiana mengatakan, dalam bantuan ini Semoga menjadi berkah bantuan untuk masyarakat kota bandar lampung, bantuan yang di berikan ini, untuk ke depan akan lebih banyak lagi yang memberikan bantuannya kepada masyarakat yang kurang mampu.
Ditempah terpisah Ketua Baznas Kota Bandar Lampung Abdul Rahman Mustafa mengatakan, pembagian bantuan berupa beras ini, tidak hanya dilakukan di lima Kecamatan saja, tetapi akan dilakukan di seluruh Kecamatan di Kota Bandar Lampung. Total keseluruhannya itu ada 120 ton atau sebanyak 24.000 sak untuk masyarakat yang tidak mampu, ini merupakan zakat infaq dari pegawai Kota Bandar Lampung dan masyarakat yang mampu melalui Baznas dan diserahkan oleh Wali Kota Bandar Lampung. (*).
Bandar Lampung
MTQ ke-55 Bandar Lampung, Eva Dwiana Ajak Masyarakat Amalkan Nilai Alquran
Alteripost Bandar Lampung – Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) ke-55 Tingkat Kota Bandar Lampung Tahun 2026 resmi dimulai. Wali Kota Bandar Lampung Eva Dwiana mengingatkan agar kemeriahan kompetisi membaca, menghafal, memahami, dan menghayati Alquran tidak berhenti sebatas panggung perlombaan.
Pesan tersebut disampaikan Eva Dwiana saat membuka MTQ ke-55 Tingkat Kota Bandar Lampung di Stadion Mini Way Dadi, Sabtu malam (26/9/2026).
Menurut Eva, tantangan utama setelah pelaksanaan MTQ adalah bagaimana nilai-nilai Alquran benar-benar dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari masyarakat.
Ia menegaskan, MTQ bukan sekadar arena untuk menentukan peserta terbaik dalam setiap cabang perlombaan. Lebih dari itu, kegiatan tersebut merupakan bagian dari upaya membumikan Alquran sekaligus membentuk masyarakat yang berilmu, berakhlak, dan memiliki kepedulian terhadap sesama.
“MTQ bukan sekadar ajang untuk menunjukkan kemampuan dalam membaca, menghafal, memahami dan menghayati Alquran. Lebih dari itu, MTQ merupakan ikhtiar kita untuk membumikan Alquran dalam kehidupan,” ujar Eva.
Karena itu, Eva menilai tema MTQ ke-55, yakni “Dengan Semangat MTQ Kita Wujudkan Masyarakat yang Berilmu, Berakhlak dan Cinta Alquran dalam Kehidupan Sehari-hari”, sejalan dengan tujuan yang ingin dibangun Pemerintah Kota Bandar Lampung.
Sementara itu, Camat Sukabumi sekaligus tuan rumah pelaksanaan MTQ, Sahrial, S.Sos., M.M., mengatakan MTQ ke-55 Tingkat Kota Bandar Lampung Tahun 2026 diikuti sebanyak 402 kafilah dan 40 official dari 20 kecamatan.
Menurut Sahrial, sebanyak 77 dewan hakim turut dilibatkan dalam pelaksanaan MTQ. Para dewan hakim tersebut berasal dari Kementerian Agama Kota Bandar Lampung, UIN Raden Intan Lampung, serta pimpinan pondok pesantren.
“Pelaksanaan MTQ berlangsung mulai 26 hingga 29 September 2026,” katanya.
Ia menambahkan, panitia telah menyiapkan sembilan mimbar yang akan digunakan untuk berbagai cabang perlombaan selama pelaksanaan MTQ ke-55 Tingkat Kota Bandar Lampung.
Melalui pelaksanaan MTQ tersebut, diharapkan semangat mencintai dan mengamalkan Alquran tidak hanya terlihat selama perlombaan, tetapi juga menjadi bagian dari kehidupan masyarakat Kota Bandar Lampung. (Agus)

