Bandar Lampung
Afrizal Reses, Persoalan Infrastruktur Jadi Sorotan
Alteripost.co, Bandarlampung-
Anggota DPRD Kota Bandarlampung Afrizal melangsungkan kegiatan Reses sidang pertama, di Daerah Pemilihannya (Dapil) yang meliputi, Rajabasa, Langkapura dan Kemiling baru-baru ini.
Persoalan Infrastruktur jadi sorotan, seperti di Kampung Kepayang, Kelurahan Rajabasa Pemuka, warga menginginkan talud yang rubuh untuk segera diperbaiki, karena jika sudah hujan, air akan meluap ke atas.
Selain itu, di perum BKP blok z yang berdekatan dgn rajabasa pemuka, warga blok z RT 12 tepat nya di belakang perkemahan pramuka, warga sekitar memohon dan meminta Pemerintah Kota (Pemkot) khususnya perkemahan pramuka, untuk menghibahkan sedikit jalan di sekitar. Sebab, belakang tembok perkemahan jalan di sana ketutup dengan tembok pramuka, atas dasar itu masyarakat mohon untuk dapat dibantu di lebarkan.
Menanggapi persoalan tersebut, Politisi NasDem tersebut berjanji akan memfasilitasi beberapa keluhan dari para masyarakat agar secepatnya mendapatkan solusi.
“Ya, keluhan dari beberapa masyarakat ini akan kita tampung. Harapannya semoga dapat segera ditindaklanjuti oleh Pemkot Bandarlampung,” ucapnya.
Ijal sapaan akrabnya juga menjelaskan, untuk persoalan yang menjadi skala prioritas harus segera direalisasikan. Semisalnya talud yang rusak. Itu harus segera diperbaiki, karena jika didiamkan maka berpotensi akan banjir dan merugikan masyarakat sekitar.
“Untuk hal yang menjadi skala prioritas, kita minta pihak Eksekutif harus segera menindaklanjuti. Sebab, jika tidak ada tindakan, maka yang akan menjadi korban pasti masyarakat, maka poin-poin itu kita dorong agar segera mendapatkan titik terang,” papar anggota Komisi III DPRD Bandarlampung tersebut. (Gus)
Bandar Lampung
MTQ ke-55 Bandar Lampung, Eva Dwiana Ajak Masyarakat Amalkan Nilai Alquran
Alteripost Bandar Lampung – Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) ke-55 Tingkat Kota Bandar Lampung Tahun 2026 resmi dimulai. Wali Kota Bandar Lampung Eva Dwiana mengingatkan agar kemeriahan kompetisi membaca, menghafal, memahami, dan menghayati Alquran tidak berhenti sebatas panggung perlombaan.
Pesan tersebut disampaikan Eva Dwiana saat membuka MTQ ke-55 Tingkat Kota Bandar Lampung di Stadion Mini Way Dadi, Sabtu malam (26/9/2026).
Menurut Eva, tantangan utama setelah pelaksanaan MTQ adalah bagaimana nilai-nilai Alquran benar-benar dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari masyarakat.
Ia menegaskan, MTQ bukan sekadar arena untuk menentukan peserta terbaik dalam setiap cabang perlombaan. Lebih dari itu, kegiatan tersebut merupakan bagian dari upaya membumikan Alquran sekaligus membentuk masyarakat yang berilmu, berakhlak, dan memiliki kepedulian terhadap sesama.
“MTQ bukan sekadar ajang untuk menunjukkan kemampuan dalam membaca, menghafal, memahami dan menghayati Alquran. Lebih dari itu, MTQ merupakan ikhtiar kita untuk membumikan Alquran dalam kehidupan,” ujar Eva.
Karena itu, Eva menilai tema MTQ ke-55, yakni “Dengan Semangat MTQ Kita Wujudkan Masyarakat yang Berilmu, Berakhlak dan Cinta Alquran dalam Kehidupan Sehari-hari”, sejalan dengan tujuan yang ingin dibangun Pemerintah Kota Bandar Lampung.
Sementara itu, Camat Sukabumi sekaligus tuan rumah pelaksanaan MTQ, Sahrial, S.Sos., M.M., mengatakan MTQ ke-55 Tingkat Kota Bandar Lampung Tahun 2026 diikuti sebanyak 402 kafilah dan 40 official dari 20 kecamatan.
Menurut Sahrial, sebanyak 77 dewan hakim turut dilibatkan dalam pelaksanaan MTQ. Para dewan hakim tersebut berasal dari Kementerian Agama Kota Bandar Lampung, UIN Raden Intan Lampung, serta pimpinan pondok pesantren.
“Pelaksanaan MTQ berlangsung mulai 26 hingga 29 September 2026,” katanya.
Ia menambahkan, panitia telah menyiapkan sembilan mimbar yang akan digunakan untuk berbagai cabang perlombaan selama pelaksanaan MTQ ke-55 Tingkat Kota Bandar Lampung.
Melalui pelaksanaan MTQ tersebut, diharapkan semangat mencintai dan mengamalkan Alquran tidak hanya terlihat selama perlombaan, tetapi juga menjadi bagian dari kehidupan masyarakat Kota Bandar Lampung. (Agus)

