Bandar Lampung
Kader Posyandu Minta Agus DJ Perjuangkan Aspirasi Mereka
Alteripost.co, Bandarlampung-
Anggota DPRD Kota Bandar Lampung Agus Djumadi melaksanakan kegiatan reses dengan bertemu kader Posyandu se”kelurahan Gunung Terang, Kamis, (29/4/2021).
Dalam kegiatan tersebut para kader Posyandu mengeluhkan belum keluarnya insentif mereka selama 11 bulan. Dengan rincian 2020 sebanyak 6 bulan, dan 2021 5 bulan.
Ibu Haryanto, salah satu perwakilan kader Posyandu mengatakan insentif mereka memang kecil hanya sebesar 250 ribu rupiah per bulan. Tapi jika dikalikan dengan 11 bulan tentunya jumlah sangat berharga, yaitu sebesar 2 juta 750 ribu rupiah.
“Kami minta pak Dewan bisa perjuangkan aspirasi kami. Kami kerja dituntut extra untuk menjaga kesehatan masyarakat. Makanya kami berharap ini bisa segera dicairkan. Nominal segitu cukup besar bagi kami untuk membantu ekonomi keluarga, apalagi sebentar lagi lebaran,’ kata Ibu Haryanto.
Menanggapi hal tersebut, Agus Djumadi yang juga ketua fraksi PKS DPRD Bandar Lampung, berjanji akan menyampaikan hal tersebut ke Wali Kota. Secara pribadi, Agus juga mengakui kinerja luar biasa kader Posyandu dalam menjaga kesehatan masyarakat, terutama ibu hamil, balita, dan lansia.
“Mereka garda terdepan dalam menjaga kesehatan masyarakat. Suara kader posyandu di sini saya yakin mewakili semua suara kader posyandu se-Bandar Lampung. Karena itu saya akan coba sampaikan permasalahan ini ke walikota agar segera dicairkan, mudah-mudahan bisa dicairkan penuh, tapi setidak-tidaknya ada yang dicairkan beberapa bulan sebagai persiapan menyambut lebaran,” kata Agus. (Rls)
Bandar Lampung
Bandar Lampung Expo 2026 Dongkrak Ekonomi, Nilai Transaksi Meningkat Jadi Rp3,1 Miliar
Alteripost Bandar Lampung – Bandar Lampung Expo 2026 resmi ditutup oleh Wali Kota Bandar Lampung Eva Dwiana di Gedung Graha Mandala Alam, Jumat (24/7/2026) malam. Selama sepekan penyelenggaraan, sejak 17 hingga 24 Juli 2026, ajang tahunan tersebut mencatat perputaran uang sekitar Rp3,1 miliar, meningkat dibandingkan tahun lalu yang mencapai Rp2,4 miliar.
Kepala Dinas Perdagangan Kota Bandar Lampung, Erwin, mengatakan capaian transaksi pada Expo tahun ini menunjukkan peningkatan yang signifikan. Menurutnya, sektor Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), khususnya bidang kuliner, menjadi penyumbang terbesar terhadap nilai transaksi.
“Transaksi pada penutupan acara malam ini tercatat mencapai sekitar Rp3,1 miliar. Angka tersebut meningkat dibandingkan tahun lalu yang mencapai sekitar Rp2,4 miliar,” ujar Erwin.
Ia menjelaskan, dominasi sektor kuliner menunjukkan tingginya minat masyarakat terhadap produk-produk UMKM lokal yang ditampilkan selama pameran berlangsung.
Bandar Lampung Expo 2026 menghadirkan puluhan stan dari Organisasi Perangkat Daerah (OPD), instansi vertikal, BUMN, BUMD, hingga pelaku UMKM lokal. Berbagai produk unggulan daerah, layanan publik, dan hiburan turut menjadi daya tarik bagi ribuan pengunjung selama pelaksanaan expo.
Sementara itu, Wali Kota Bandar Lampung Eva Dwiana menyampaikan rasa syukur atas suksesnya seluruh rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-342 Kota Bandar Lampung, termasuk penyelenggaraan Bandar Lampung Expo 2026 yang mendapat sambutan antusias dari masyarakat.
Menurut Eva, keberhasilan kegiatan tersebut merupakan hasil kolaborasi antara Pemerintah Kota Bandar Lampung, Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), panitia penyelenggara, serta berbagai pihak yang telah mendukung pelaksanaan acara.
“Alhamdulillah, seluruh rangkaian HUT Kota Bandar Lampung ke-342 berjalan lancar dan puncaknya sudah kita laksanakan. Ini adalah pesta rakyat. Terima kasih kepada seluruh jajaran Forkopimda, Bapak Gubernur, panitia, serta rekan-rekan wartawan yang terus mengawal kegiatan ini dari awal hingga akhir,” ujar Eva.
Eva juga memberikan apresiasi kepada para pelaku UMKM yang menjadi salah satu daya tarik utama dalam expo. Ia berharap para pelaku usaha terus meningkatkan kualitas produk dan pelayanan, mengingat Bandar Lampung merupakan salah satu kota tujuan wisata dan pusat aktivitas masyarakat dari berbagai daerah di Sumatra hingga Pulau Jawa.
Menurutnya, perkembangan UMKM akan memberikan dampak positif terhadap pertumbuhan ekonomi daerah sekaligus meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD).
Di akhir sambutannya, Eva meminta seluruh OPD di lingkungan Pemerintah Kota Bandar Lampung terus meningkatkan kinerja dan memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat demi mewujudkan pembangunan kota yang semakin maju.
“Harapannya Bandar Lampung terus berkembang, pembangunan berjalan semakin baik, dan seluruh OPD dapat memberikan pelayanan terbaik untuk masyarakat,” tutupnya.(*)

