DPRD
Lesty: Penerapan Prokes Adalah Upaya Memutus Rantai Penyebaran Covid-19
Alteripost.co, Lampung Selatan-
Anggota DPRD Provinsi Lampung Lesty Putri Utami kembali melakukan sosialisasi peraturan daerah (Sosperda) nomor 3 tahun 2020 tentang Adaptasi Kebiasaan Baru (AKB) di Desa Kertosari, Kecamatan Tanjung Bintang, Lampung Selatan, Sabtu (21/05/2021).
Dalam kegiatan tersebut dihadiri Meutya Erlina Arisandi, tenaga medis Puskesmas Rawat Inap Tanjung Bintang, Kepala Desa Kertosari, Albert Halamoan Sidaurup dan perangkat desa setempat.
Narasumber sosialisasi, Meutya Erlina menjelaskan bahwa tentang pentingnya mencegah penularan Covid-19. Dengan mematuhi anjuran pemerintah tentang 5M. Yaitu memakai masker, mencuci tangan, menjaga jarak, menjauhi kerumunan, dan membatasi mobilitas. “Jika tidak terlalu penting jangan keluar rumah,” pintanya.
Menurut dia, penerapan 5M sangat penting dan berperan besar dalam usaha mencegah penularan Covi-19. “Jika dipersentasekan, 5M berperan sekitar 40 persen dalam menjaga dari penularan Covid-19. Sisanya, yaitu 60 pesen menjaga imunitas tubuh,” katanya.
Sementara itu, Lesty Putri Utami mengajak masyarakat mengikuti anjuran Pemerintah, terutama terkait dengan Pandemi Covid-19. Dengan demikian diharapkan ke depan akan menjadi lebih baik.
“Penerapan Prokes adalah bagian dari upaya memutus rantai penyebaran Covid-19, jadi seluruh elemen masyarakat mesti saling mawas diri dan bergotong royong dalam mengakhiri Pandemi ini,” ucap Srikandi PDI-Perjuangan Lampung tersebut. (Rls)
DPRD
Mukhlis Basri Sarankan Pemangku Kebijakan Kembali Duduk Bersama Tangani Banjir di Bandarlampung
Alteripost.co, Bandarlampung-
Hujan deras dengan intensitas tinggi disertai petir yang mengguyur Kota Bandarlampung beberapa waktu lalu, mengakibatkan banjir luapan di sejumlah titik permukiman warga.
Fenomena tersebut selalu berulang dan tentunya jika belum ditangani secara serius maka akan mengakibatkan kerugian bagi masyarakat.
Menanggapi hal tersebut, Ketua Komisi IV DPRD Lampung Mukhlis Basri menyarankan para pemangku kebijakan untuk kembali duduk bersama untuk mencari solusi dan dapat segera mengeksekusi hasil dalam mengatasi persoalan banjir yang terus berulang.
“Tentunya harus meninggalkan ego masing-masing, Kepala Daerah baik di tingkat Provinsi dan Kota harus kembali duduk bersama untuk mengatasi persoalan banjir ini,” kata Udo Mukhlis sapaan akrabnya, Kamis (16/04/2026).
Mukhlis mengatakan, solusi yang paling ideal saat ini adalah memperbanyak titik-titik serapan air. Seperti membangun embung besar sebagai upaya menampung debit air hujan yang turun dengan intensitas tinggi.
“Tentunya ini bisa jadi pertimbangan bagi pemangku kebijakan untuk segera merencanakan pembangunan daerah serapan air. Walaupun memang harus ada pertimbangan seperti di anggaran dan lokasi yang akan dibangun. Nah di sini pentingnya para kepala daerah duduk bersama untuk mencari titik terangnya,” ujar Mukhlis.
Mukhlis juga mengimbau kepada masyarakat untuk selalu waspada dan berhati-hati saat hujan turun. Ia juga menyarankan kepada masyarakat supaya jangan membuang sampah sembarangan dan menjaga kebersihan di lingkungan masing-masing.
“Tetap waspada dan berhati-hati saat hujan deras turun, serta jangan membuang sampah sembarangan dan selalu menjaga kebersihan lingkungan,” ucapnya. (Gus)

