Bandar Lampung
Eva Dwiana Membuka Acara Pelatihan Dasar CPNS Formasi Umum Angkatan I-IV
BANDAR LAMPUNG – Walikota Bandar Lampung Eva Dwiana membuka acara Pelatihan Dasar Calon Pegawai Negri Sipil (CPNS) Formasi Umum Angkatan I Sampai Dengan IV dilingkungan Pemerintah Kota (Pemkot) Bandar Lampung, Diaula Gedung Semergou Sekretariat Pemkot Bandar Lampung, Senin (24/5/2021).
Sebanyak 160 CPNS yang akan mengikuti pelatihan selama dua bulan diminta sungguh-sungguh dalam menimba ilmu. 160 CPNS tersebut merupakan formasi guru yang ditempatkan di lingkungan sekolah Kota Bandar Lampung.
Selain itu, peserta juga diminta untuk menjaga kesehatan dan Walikota Bandar Lampung pun telah menugaskan tenaga medis dari Dinas Kesehatan.
Walikota Bandar Lampung Eva Dwiana dalam arahannya berharap, “para CPNS bisa melaksanakan amanah sesuai tugasnya Mudah-mudahan sekarang mereka yang mengikuti diklat, nantinya bisa menjadi amanah dengan tugasnya. Amanan yang mencakup semuanya, Bisa melakukan sesuai dengan harapan pemerintah pusat dan daerah dan juga harapan dari wali murid”.
Menurut Eva Dwiana, kedepannya Pemkot Bandar Lampung akan menerima pegawai guru sekitar 1.000 lebih dan juga tenaga kesehatan kurang lebih 48 orang, mudah-mudahan nanti Kota Bandar Lampung terisi semua kuotanya, penuh, karena sekarang ini banyak sekali yang pensiun mudah-mudahan PNS yang ikut diklat ini menjadi PNS yang tangguh, untuk Kota Bandar Lampung. Pungkasnya. (*).
Bandar Lampung
Wali Kota Eva Dwiana Hadir di Tengah Duka Korban Banjir Garuntang
Alteripost Bandar Lampung – Di tengah guyuran hujan deras pada Selasa (14/4/2026) malam, Wali Kota Bandar Lampung Eva Dwiana turun langsung menemui keluarga korban yang terbawa arus sungai di Kelurahan Garuntang, Kecamatan Bumi Waras.
Dalam kunjungannya, Bunda Eva sapaan akrabnya menyampaikan belasungkawa sekaligus memberikan bantuan berupa tali asih kepada keluarga korban. Ia juga menyalurkan bantuan bahan makanan bagi masyarakat yang terdampak banjir di wilayah tersebut.
Dari pantauan di lapangan, Wali Kota terlihat tetap berada di lokasi meskipun hujan deras masih mengguyur dan sejumlah gorong-gorong meluap hingga ke badan jalan. Ia juga berkoordinasi dengan berbagai pihak terkait untuk mempercepat penanganan banjir agar segera surut.
Selain itu, Bunda Eva memastikan warga yang terdampak langsung dievakuasi ke tempat yang lebih aman guna menghindari risiko lanjutan.
Salah satu keluarga korban, Andri (35), warga RT 06 Lingkungan 1, Kelurahan Garuntang, mengungkapkan detik-detik peristiwa yang merenggut nyawa istrinya, Dewi Melani (34).
Di hadapan Wali Kota, Andri menceritakan bahwa saat kejadian, dirinya sempat memegang tangan sang istri sebelum akhirnya terpisah akibat derasnya arus banjir bandang.
“Saat kejadian, satu anak saya berada di atas loteng. Kami sedang beres-beres, lalu air datang dengan cepat. Tiba-tiba tanggul di dekat rumah jebol,” ungkap Andri dengan nada sedih.
Peristiwa tersebut menjadi duka mendalam bagi keluarga korban sekaligus pengingat akan pentingnya kewaspadaan di tengah cuaca ekstrem yang melanda wilayah Kota Bandar Lampung dalam beberapa hari terakhir.(*)

