Connect with us

DPRD

WFS Gandeng ACT Bagikan Enam Ton Beras Gratis

Published

on

Foto: Istimewa for Alteripost.co

 

Alteripost.co, Lampung Selatan-
Ketua Komisi II DPRD Lampung Wahrul Fauzi Silalahi (WFS) menggandeng ACT Bandar Lampung , Team Rice Truck beserta Team Relief ACT Pusat Jakarta untuk membagikan enam Ton Beras Gratis menggunakan Armada Rice Truck Layanan Beras Gratis di 6 titik lokasi Lampung Selatan, baru-baru ini.

Pembagian berlangsung selama dua hari, yakni 3-4 Juni 2021di Masjid Namuri Anoem Desa Waylayap Hajimena Natar, Dusun Padmosari 3 Desa Haduyang Branti, Dusun Pulau Raya Desa Haduyang Branti, Dusun Talang Sawo Desa Karawang, Dusun 4 Sarirejo Natar dan Desa Waymuli Rajabasa Kalianda.

Ketua Komisi II DPRD Lampung Wahrul Fauzi Silalahi didampingi Kepala Desa Natar dan Kadus Dusun 4 Sari rejo Desa Natar mengatakan, pihaknya mengapresiasi dan mendukung gerakan ACT. Ia pun berjanji akan berusaha untuk menjadi bagian keluaraga dan perjuangan ACT.

Untuk itu, ke depan Wahrul akan terus bekerjasama demi ketahanan pangan serta kepentingan umat di Kabupaten Lampung Selatan khususnya di Desa Natar.

Team Rice Truck dan Team Relief ACT Pusat Jakarta Fernandes Purba menjelaskan untuk pertama kalinya Rice Truck hadir di Lampung khususnya Kabupaten Lampung Selatan.

Sementara itu, Regina Locita Pratiwi Selaku Program ACT Bandar Lampung sangat bangga dengan hadirnya Humanity Rice Truck untuk pertama kali beroperasi di Wilayah Provinsi Lampung. Harapanya kedepan Rice Truck akan terus menyambangi Provinsi Lampung, tentunya membutuhkan dukungan dari mitra dan donatur.

Pihaknya juga mengapresiasi kontribusi Wahrul Fauzi Silalahi selaku wakil rakyat yang terus memperhatikan kebutuhan masyarakat dengan mendukung penyaluran Beras Gratis.

“Untuk kali ini penyaluran fokus ke Kabupaten Lampung Selatan, harapanya kedepan bisa lebih luas lagi, tentunya kami berharap peran serta semua pihak sehingga bisa menghadirkan lagi Humanity Rice Truck ke Lampung,” ucapnya. (Rls)

Facebook Comments Box
Continue Reading
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

DPRD

DPRD Lampung Optimis RKPD 2027 Bakal Berkualitas dan Responsif Terhadap Aspirasi Masyarakat

Published

on

Foto: Istimewa for Alteripost.co

Alteripost.co Bandar Lampung – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Lampung menegaskan komitmennya dalam mengawal perencanaan pembangunan daerah melalui partisipasi aktif pada Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Provinsi Lampung Tahun 2026 dalam rangka penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Tahun 2027, yang dilaksanakan di Balai Keratun, Senin (13/4/2026).

Ketua DPRD Provinsi Lampung, Ahmad Giri Akbar, S.E., M.B.A., hadir bersama jajaran pimpinan DPRD, yakni Wakil Ketua I Kostiana, S.E., M.H., Wakil Ketua III Maulidah Zauroh, S.Ag., M.Pd.,Wakil Ketua IV Naldi Rinara S. Rizal, S.E., M.M., serta ketua dan anggota komisi serta didampingi Sekretaris DPRD Provinsi Lampung Descatama Paksi Moeda, S.T., S.E., M.M.

Kehadiran DPRD dalam forum tersebut merupakan wujud pelaksanaan fungsi penganggaran dan pengawasan, sekaligus memastikan bahwa arah kebijakan pembangunan daerah disusun secara terarah, terintegrasi, dan selaras dengan aspirasi masyarakat.

Dalam kesempatan tersebut, DPRD Provinsi Lampung menyampaikan bahwa Pokok-Pokok Pikiran (E-Pokir) DPRD yang merupakan hasil penyerapan aspirasi masyarakat dari seluruh kabupaten/kota di Provinsi Lampung. Sebanyak 483 usulan aspirasi masyarakat telah dihimpun dan menjadi bagian strategis dalam penyusunan kebijakan pembangunan daerah Tahun 2027.

Aspirasi yang disampaikan didominasi oleh kebutuhan pembangunan infrastruktur dasar, khususnya pengelolaan sumber daya air yang berpengaruh langsung terhadap produktivitas sektor pertanian.

Permasalahan banjir pada musim hujan serta keterbatasan air pada musim kemarau masih menjadi tantangan di sejumlah wilayah, sehingga diperlukan langkah penanganan yang komprehensif melalui pembangunan dan optimalisasi sistem irigasi.

Ketua DPRD Provinsi Lampung menegaskan bahwa peningkatan produktivitas pertanian tidak dapat dilepaskan dari pembenahan infrastruktur irigasi.

“Permasalahan utama yang dihadapi adalah pada sistem saluran air, sehingga penanganan harus dilakukan secara menyeluruh dan terintegrasi,” ujarnya.

Selain itu, DPRD Provinsi Lampung juga memberikan perhatian terhadap percepatan penyelesaian infrastruktur strategis, termasuk Bendungan Way Sekampung dan Bendungan Margatiga, sebagai bagian penting dalam mendukung ketahanan pangan daerah.

DPRD Provinsi Lampung turut mengapresiasi pelaksanaan Musrenbang yang difasilitasi Bappeda sebagai forum strategis dalam memperkuat sinergi antara pemerintah provinsi dan kabupaten/kota, serta dalam menyelaraskan perencanaan pembangunan daerah.

Sementara itu, Direktur Jenderal Bina Pembangunan Daerah Kementerian Dalam Negeri, Dr. Ir. Restuardy Daud, M.Sc., menyampaikan bahwa Musrenbang merupakan instrumen penting dalam memastikan keterpaduan perencanaan pembangunan antara pemerintah pusat dan daerah. Arah kebijakan pembangunan difokuskan pada penguatan ketahanan pangan dan energi, peningkatan kualitas sumber daya manusia, hilirisasi ekonomi, pembangunan kewilayahan, serta percepatan pengentasan kemiskinan.

Gubernur Lampung, Rahmat Mirzani Djausal, S.T., M.M., dalam sambutannya menekankan bahwa sektor pertanian masih menjadi tulang punggung perekonomian daerah, dengan kontribusi signifikan terhadap Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) Provinsi Lampung. Oleh karena itu, dukungan kebijakan dan pembangunan infrastruktur menjadi faktor kunci dalam meningkatkan produktivitas dan kesejahteraan masyarakat.

Kegiatan ini turut dihadiri oleh Wakil Gubernur Lampung dr. Jihan Nurlela, M.M., unsur Forkopimda Provinsi Lampung, bupati/wali kota se-Provinsi Lampung, kepala perangkat daerah, instansi vertikal, serta pemangku kepentingan terkait.

Melalui forum Musrenbang ini, DPRD Provinsi Lampung menegaskan komitmennya untuk terus mengawal seluruh tahapan perencanaan hingga pelaksanaan pembangunan daerah, guna mewujudkan pembangunan yang tepat sasaran, berkelanjutan, dan berorientasi pada peningkatan kesejahteraan masyarakat. (Red)

Facebook Comments Box
Continue Reading