Connect with us

DPRD

Kembali Sosialisasikan PIP dan WK, Apriliati: Nilai-nilai Pancasila Harus Diterapkan

Published

on

Foto: Aprilliati saat kembali melangsungkan kegiatan Sosialisasi Pembinaan Ideologi Pancasila dan Wawasan Kebangsaan

 

Alteripost.co, Bandarlampung-
Bertempat di Sukarame Bandarlampung. Anggota DPRD Provinsi Lampung Aprilliati, S.H, M.H kembali menggelar Sosialisasi Pembinaan Ideologi Pancasila dan Wawasan Kebangsaan (PIP & WK), Minggu (06/06/2021).

Dalam sambutannya, Ketua Fraksi PDI-Perjuangan DPRD Lampung tersebut mengatakan bahwa pentingnya menghidupkan kembali nilai-nilai Pancasila, di kehidupan sehari-hari masyarakat supaya generasi muda bangsa dapat menjadi penerus yang menjaga Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Aprilliati mengatakan, dengan kemajuan teknologi digital perkembangan zaman di tengah kemerosotan nilai-nilai Pancasila, menjadi perhatian untuk dapat mengawal bangsa Indonesia.

“Supaya generasi muda bangsa dapat menjaga keutuhan bangsa dengan menanamkan Pancasila, UUD 1945, Bhineka Tunggal Ika, dalam menjaga Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI),” tambahnya.

Sementara itu, Kapolsek Sukarame Warsito yang menjadi narasumber diacara tersebut berharap, generasi muda bangsa Indonesia tidak terpengaruh dari globalisasi negara luar.

“Dari itu kegiatan ini penting untuk dapat menumbuhkan jiwa-jiwa nasionalisme kepada pemuda-pemudi bangsa Indonesia,” tutupnya.

Selanjutnya, hadir pula Sri Ningsih Djamsari yang juga anggota DPRD Kota Bandarlampung Fraksi PDI Perjuangan, dirinya mengatakan bahwa pendidikan Pancasila sejak dini itu penting.

“Dengan Sosialisasi Pembinaan Ideologi Pancasila dan Wawasan Kebangsaan ini sangat penting untuk ditanamkan sejak dini kepada pemuda-pemudi bangsa,” tegasnya.

Kegiatan yang berlangsung tetap menerapkan protokol kesehatan, seperti memakai masker, menjaga jarak dan dilakukan pengecekan suhu tubuh. (*)

Facebook Comments Box
Continue Reading
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

DPRD

DPRD Lampung Apresiasi Keberhasilan Polda Ungkap 379 Kasus Narkoba

Published

on

Alteripost Bandar Lampung – Anggota Komisi V DPRD Provinsi Lampung, Deni Ribowo, mengapresiasi kinerja Kapolda Lampung Irjen Pol Helfi Assegaf beserta jajaran yang berhasil mengungkap 379 kasus penyalahgunaan dan peredaran narkotika dalam Operasi Antik Krakatau 2026.

Apresiasi tersebut disampaikan Deni pada Senin (28/9/2026). Ia menilai keberhasilan tersebut menunjukkan komitmen Polda Lampung dalam memberantas peredaran narkoba sekaligus melindungi masyarakat, khususnya generasi muda.

“Keberhasilan Polda Lampung mengungkap ratusan kasus narkotika dengan jumlah barang bukti yang sangat besar patut diapresiasi. Saya memberikan penghargaan kepada Kapolda Lampung beserta seluruh jajaran yang telah bekerja keras memutus mata rantai peredaran narkoba di Provinsi Lampung,” ujar Deni.

Dalam operasi tersebut, polisi mengamankan sejumlah barang bukti, di antaranya sabu-sabu sebanyak 85.916,71 gram atau sekitar 85,9 kilogram, ganja, ekstasi, obat-obatan terlarang, tembakau sintetis, serta barang bukti lainnya.

Total nilai ekonomis barang bukti yang diamankan disebut mencapai sekitar Rp158,8 miliar.

Menurut Deni, keberhasilan operasi tidak hanya diukur dari jumlah kasus yang diungkap, tetapi juga dari dampaknya terhadap upaya melindungi masyarakat Lampung dari bahaya narkotika.

“Pemberantasan narkotika tidak dapat dilakukan hanya oleh aparat penegak hukum. Perlu dukungan dan keterlibatan seluruh elemen masyarakat,” katanya.

Deni menekankan pentingnya sinergi antara kepolisian, pemerintah daerah, DPRD, tokoh masyarakat, dunia pendidikan, dan keluarga. Upaya pencegahan, kata dia, harus berjalan beriringan dengan penegakan hukum.

Ia juga mengajak masyarakat melaporkan apabila mengetahui adanya dugaan peredaran narkotika di lingkungan sekitar melalui layanan kepolisian 110.

“Informasi dari masyarakat sangat penting agar aparat dapat bergerak cepat melakukan pencegahan dan penindakan,” ujarnya.

Deni berharap keberhasilan Operasi Antik Krakatau 2026 menjadi momentum untuk memperkuat gerakan bersama dalam menciptakan Lampung yang aman dan terbebas dari ancaman narkoba, terutama melalui edukasi kepada generasi muda mengenai bahaya narkotika.(*)

Facebook Comments Box
Continue Reading