Bandar Lampung
Wiyadi: Siapa Pun Yang Memimpin Rapat Paripurna Dirinya Tak Keberatan
Alteripost.co, Bandarlampung-
Rapat paripurna pembicaraan tingkat satu penyampaian Raperda pertangungjawaban APBD tahun anggaran 2020 kota Bandarlampung tertunda. Pasalnya 28 anggota Legislator bersikeras tidak akan mengikuti rapat jika dipmpin Ketua DPRD Wiyadi.
Anggota Fraksi Golkar Bandarlampung Ali Wardana menegaskan, rapat paripurna ini bisa dipimpin oleh siapapun, yang terpenting bukan Ketua DPRD kota Bandarlampung.
“Kepentingannya adalah anggota DPRD ini adalah korum, kami ini sekarang sudah korum tapi sedang menunggu kehadiran Pemerintah Daerah,” kata Ali Wardana saat paripurna dibatalkan.
Menurutnya, langkah ini juga bukan untuk menghambat pembangunan di Kota Tapis Berseri. Akan tetapi, pihaknya ingin melaksanakan agenda dari Banmus.
“Kabarnya kalau Banmus akan rapat, Bila menghasilkan putusan dan tidak korum maka itu perbuatan Ilegal. Kami ingin melaksanakan paripurna, kita tinggal tunggu dari pemerintah daerah,”ucapnya
Hal senada juga diungkapkan ketua fraksi PAN DPRD Kota Bandarlampung Hadi Tabrani. Ia menegaskan, jika dalam konteks ini pihaknya akan mendukung semua program pemerintah Kota Bandarlampung.
“Sebanyak 29 anggota fraksi siap melaksanakan paripurna, Tapi tidak dipimpin oleh saudara Wiyadi, Ketika absen juga kami sudah korum. Karena yang kami persoalkan, tidak ingin dipimpin oleh saudara Wiyadi dalam paripurna ini,” timpalnya.
Ia menambahkan, Ketua DPRD tidak mempunyai itikad baik untuk menyelesaikan persoalan internal yang ada di Legislatif.
“Sampai hari ini pun tidak ada itikad baik dari saudara Wiyadi untuk menyelesaikan konflik internal di antara kita, Itu yang kami anggap sebuah kesombongan dari beliau yang tidak ingin merangkul kita,” terangnya
Sementara itu , Ketua DPRD kota Bandarlampung Wiyadi saat dikonfirmasi mengungkapkan, dirinya sebagai pimpinan DPRD secara pribadi hanya melaksanakan tugas sesuai amanah konstitusi.
“Sebagai pimpinan DPRD ini juga adalah kolektif kolegial, siapapun bisa memimpin paripurna tersebut, walaupun wakil ketua satu, dua, dan tiga, “tegasnya
Selain itu, sambung dia, dirinya juga mengaku jika ada masukan yang diberikan oleh 29 anggota DPRD lainnya, dirinya akan menerima hal itu.
“Kalau sifatnya kritikan untuk perbaikan pasti saya akan menerimanya untuk diri saya pribadi,” urainya
Disinggung soal adanya konflik internal di DPRD, ia menjelaskan, ke depan akan mencari jalan terbaik untuk menyelesaikan konflik tersebut.
“Insya Allah kita akan cari jalan yang terbaik, yang pertama kita ini 50 anggota dewan diberikan amanat oleh masyarakat Bandarlampung untuk melaksanakan kewajibannya sebaik mungkin,” tambahnya. (*)
Bandar Lampung
Wali Kota Bandar Lampung Raih Penghargaan Bergengsi di Ajang Nasional
Alteripost Jakarta – Wali Kota Bandar Lampung, Hj. Eva Dwiana, kembali menorehkan prestasi di tingkat nasional dengan meraih penghargaan dalam ajang Women’s Inspiration Award 2026 yang diselenggarakan oleh iNews Media Group di Jakarta, Kamis (30/4/2026) malam.
Dalam ajang tersebut, Eva Dwiana menerima penghargaan pada kategori Women in Public Policy. Penghargaan ini menjadi bukti nyata keberhasilan Pemerintah Kota Bandar Lampung dalam merumuskan serta mengimplementasikan kebijakan publik yang inovatif, berdampak nyata, dan berkelanjutan bagi masyarakat.
Penilaian penghargaan mencakup berbagai aspek, di antaranya efektivitas program, keberpihakan pada kepentingan publik, transparansi, serta kontribusi dalam meningkatkan kualitas hidup dan pembangunan, baik di tingkat daerah maupun nasional.
Usai menerima penghargaan di Jakarta Concert Hall, iNews Tower, Eva Dwiana menyampaikan rasa syukur dan apresiasinya kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi.
“Penghargaan ini adalah hasil kerja keras dan kolaborasi kita bersama. Ini bukan hanya pengakuan atas kinerja pribadi, tetapi juga cerminan dari semangat kebersamaan dalam membangun Kota Bandar Lampung yang lebih baik,” ungkapnya.
Ia juga menegaskan bahwa penghargaan ini akan menjadi motivasi untuk terus meningkatkan pelayanan kepada masyarakat.
“Tentunya ini menjadi motivasi bagi kami untuk terus memberikan yang terbaik bagi masyarakat Kota Bandar Lampung tercinta,” tambahnya.
Pada kesempatan tersebut turut hadir Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA), Arifah Fauzi. Dalam sambutannya, ia menyampaikan bahwa ajang ini bukan sekadar pemberian penghargaan, tetapi juga menjadi inspirasi dalam memperjuangkan kesetaraan perempuan di Indonesia.
“Acara ini bukan hanya menjadi ajang penghargaan, tetapi juga sebuah perayaan atas kekuatan, kecerdasan, dan ketangguhan perempuan Indonesia,” tandas Arifah. (Rls)

