Connect with us

Bandar Lampung

Eva Dwiana Menegaskan Pemkot Bandar Lampung, Tidak Ada Rencana Untuk Meemasang Tapping Box

Published

on

BANDAR LAMPUNG – Walikota Bandar Lampung Eva Dwiana menegaskan pemerintah kota (Pemkot) Bandar lampung, tidak ada rencana untuk memasang tapping box atau alat perekam transaksi kepada pedagang kali lima. Hal tersebut disampaikan walikota Eva Dwiana. Jum,at (2/7/2021).

Menurut Bunda Eva sapaan akrabnya, Pemerintah memahani kondisi perekonomian masyarakat khususnya pedagang kaki lima, atas dasar itu pemerintah tidak akan memungut pajak bagi pedagang kaki lima ataupun pedagang emperan.

“Bunda tegaskan tak akan ada pemasangan tapping box terhadap pedagang kaki lima, Bunda memahani kondisi perekonomian PKL ataupun pedagang emperan”. Ucapnya.

Dalam kesempatan itu, Walikota perempuan pertama dikota Bandar Lampung tersebut meminta kepada Badan Pengelola Pajak dan Retribusi Daerah (BPPRD) Kota Bandar lampung fokus dalam memasimalkan
Tapping box yang sudah terpasang. Terangnya.

“Pedagang kaki lima tidak perlu panik atas isu yang beredar, BPPRD telah bunda minta agar fokus mengoptimalkan pendapatan terhadap tapping box yang telah terpasang”. Ujarnya.

Eva Dwiana menambahkan, pemkot bandar lampung tidak akan memungut pajak ataupun retribusi diluar aturan yang telah di tentukan, Pemasangan tapping box diperuntukkan bagi pelaku usaha yang memiliki tempat usaha tetap seperti ruko dan beromset jutaan rupiah. Pungkasnya. (rls).

Facebook Comments Box
Continue Reading
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Bandar Lampung

Pelepasan Jemaah Haji Bandar Lampung, Pemkot Beri Tali Asih Rp1 Juta

Published

on

Alteripost Bandar Lampung – Pemerintah Kota Bandar Lampung bersama Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah Kota Bandar Lampung melaksanakan pelepasan jemaah calon haji tahun 1447 H/2026 M di Masjid Al-Furqon, Rabu (22/04/2026).

Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah Kota Bandar Lampung, H. Musal Badri Kesuma, S.Ag., M.Pd., memastikan kesiapan jemaah hampir sempurna. Ia menyebut, setelah melalui tahapan verifikasi, pemeriksaan kesehatan, kelengkapan dokumen, pelunasan hingga manasik, jemaah haji asal Kota Bandar Lampung telah mencapai kesiapan 99 persen.

“Tahun ini jumlah jemaah haji asal Kota Bandar Lampung sebanyak 1.159 orang, terdiri dari 514 pria dan 645 wanita, ditambah petugas haji,” ujarnya.

Para calon jemaah haji dijadwalkan berangkat secara bertahap dalam lima kelompok terbang (kloter), yakni kloter 7 pada 26 April, kloter 12 pada 2 Mei, kloter 16 pada 5 Mei, kloter 17 pada 6 Mei, serta kloter 31 pada 19 Mei 2026.

Seluruh jemaah juga telah mengikuti manasik haji sebanyak lima kali sebagai bekal dalam menjalankan ibadah di Tanah Suci.

Dalam kesempatan tersebut, pihak Kementerian Haji dan Umrah turut mengapresiasi perhatian Pemerintah Kota Bandar Lampung kepada para jemaah berupa tali asih sebesar Rp1 juta, souvenir, serta dukungan lainnya.

Wali Kota Bandar Lampung, Hj. Eva Dwiana, menyampaikan bahwa pelepasan ini menjadi awal perjalanan suci para jemaah menuju Tanah Suci Mekkah. Ia juga berharap ke depan nilai bantuan dapat ditingkatkan menjadi Rp2 juta.

“Saya mengucapkan selamat kepada seluruh jemaah calon haji. Semoga diberikan kelancaran dalam menjalankan ibadah, selalu menjaga kesehatan, kekompakan, serta dapat kembali ke tanah air dalam keadaan sehat dan menjadi haji yang mabrur,” ujarnya.

Ia juga mengingatkan seluruh jemaah untuk menaati aturan dan petunjuk dari petugas haji agar pelaksanaan ibadah berjalan lancar.

Di akhir sambutannya, Wali Kota turut menitipkan doa kepada para jemaah agar Pemerintah Kota Bandar Lampung dapat terus meningkatkan kesejahteraan masyarakat. (Agus).

Facebook Comments Box
Continue Reading