Connect with us

Bandar Lampung

Eva Dwiana Menyayangkan Pemukulan Perawat Puskesmas Kedaton Kota Bandar Lampung

Published

on

BANDAR LAMPUNG – Soal Tabung Oksigen, Walikota Bandar Lampung Eva Dwiana menyayangkan pemukulan perawat Puskesmas Kedaton Kota Bandar Lampung, pukul 04.30 wib pagi. Minggu (4/7/2021).

Menurut Walikota Eva Dwiana, seharusnya jika memerlukan tabung oksigen, pasien dibawa ke puskesmas. Tabung oksigen harus selalu ada di puskesmas. Tak boleh dibawa, dipinjam, karna untuk persiapan jika ada pasien yang memerlukan. Usai menjenguk korban pemukulan di Rumah Sakit Umum Daerah Abdul Moeloek (RSUDAM) Bandar Lampung.

Akibat pemukulan itu, Rendi Kurniawan dirawat di RSUDAM, karena mengalami luka di pelipis dan trauma psikis. Menurut Kepala Dinas (Kadis) Kesehatan Kota Bandar Lampung Edwin Rusli, pihaknya sudah berkoordinasi dengan pihak kepolisian untuk mengungkap pelaku pemukulan.

“Setelah dari Puskemas Kedaton, para pelaku ini kemudian pergi ke Puskesmas Gedongair untuk mencari tabung oksigen. Namun di sana tidak dapat juga. Pihak kepolisian sedang mempelajari rekaman CCTV yang ada di Puskesmas Gedongair”. Ujar Edwin Rusli.

Edwin mengakui memang sedang terjadi kelangkaan akibat pasokan dari Jawa berkurang. Namun untuk stok di seluruh puskesmas di Bandar Lampung, masih tersedia. (*).

Facebook Comments Box
Continue Reading
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Bandar Lampung

Pemkot Bandar Lampung Replikasi Sisgita untuk Optimalkan Penerimaan Daerah

Published

on

Alteripost Bandar Lampung – Pemerintah Kota (Pemkot) Bandar Lampung terus memperkuat langkah strategis dalam mewujudkan transparansi sekaligus mengoptimalkan Pendapatan Asli Daerah (PAD).

Upaya tersebut ditandai dengan penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) dan Perjanjian Kerja Sama (PKS) replikasi Sistem Integrasi Geospasial Informasi Tanah dan Pajak (Sisgita) bersama Pemerintah Kota Tangerang Selatan.

Kegiatan berlangsung di Aula Blandongan, Gedung Utama Balai Kota Tangerang Selatan, Senin (21/9/2026), dan dihadiri Wali Kota Bandar Lampung, Hj. Eva Dwiana.

Kerja sama antardaerah tersebut merupakan tindak lanjut atas arahan teknis Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) serta Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN).

Kerja sama ini berfokus pada percepatan integrasi Nomor Induk Bidang (NIB) dengan Nomor Objek Pajak (NOP), serta validasi Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan (BPHTB) secara digital dan terintegrasi.

Melalui penerapan teknologi peta digital terpadu tersebut, Pemkot Bandar Lampung berkomitmen meningkatkan akurasi data perpajakan, mencegah kebocoran potensi penerimaan daerah, serta mempermudah pelayanan di bidang pertanahan dan perpajakan bagi masyarakat.

Penerapan Sisgita diharapkan dapat memperkuat sinergi antara data pertanahan dan perpajakan sehingga pengelolaan potensi PAD dapat dilakukan secara lebih transparan, akurat, dan terintegrasi.(*)

Facebook Comments Box
Continue Reading