Bandar Lampung
Eva Dwiana Bersama Tim Satgas Covid-19 Kota Bandar Lampung, Melakukan Swab Antigen Di Pemukiman
Alteripost.co BANDAR LAMPUNG – Walikota Bandar Lampung Eva Dwiana Bersama Tim Satuan Tugas (Satgas) Covid-19 Kota Bandar Lampung, Melakukan Swab Antigen Di Pemukiman Padat Penduduk Secara Acak. Kamis (5/8/2021).
Setelah melakukan tinjauan bencana alam puting beliung di Kecamatan Panjang, Walikota Bandar Lampung Eva Dwiana bersama Tim melakukan swab antigen secara acak di pemukiman padat penduduk di Kota Bandar Lampung.
Kali ini sekitar 50 warga di pemukiman padat penduduk menjadi sasaran tes dan tak ada satupun yang dinyatakan reaktif Covid-19.
Bunda Eva mengatakan, kepada warga tidak perlu takut untuk melakukan tes swab antigen, karna dengan melakukan tes ini kita bisa mendeteksi Covid-19 ditubuh kita.
“Saya selalu menghimbau kepada masyakarat khususnya masyarakat Kota Bandar Lampung, untuk selalu menaati protokol kesehatan (Prokes) dan 5M memakai masker. Menjaga jatak, mencucui tangan, mengurangi mobilitas dan menjauhi kerumunan agar secepatnya Kota Bandar Lampung memasuki zona aman, karena kita adalah satgas untuk diri sendiri dan keluarga”. Pungkasnya. (*).
Bandar Lampung
Eva Dwiana Ingatkan Warga Waspada Gangguan Pernapasan akibat Debu Vulkanik
Alteripost Bandar Lampung – Wali Kota Bandar Lampung Eva Dwiana mengimbau masyarakat meningkatkan kewaspadaan menyusul menyebarnya debu vulkanik akibat aktivitas erupsi Gunung Anak Krakatau.
Eva Dwiana juga mengarahkan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) bersama Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) Kota Bandar Lampung untuk mengambil langkah penanganan terhadap dampak debu vulkanik yang terjadi di sejumlah wilayah.
Menindaklanjuti arahan tersebut, BPBD dan Damkarmat mengerahkan sejumlah armada untuk melakukan penyemprotan air di sejumlah ruas jalan protokol. Langkah tersebut dilakukan untuk membasahi debu vulkanik yang menempel di permukaan jalan sehingga mengurangi debu yang kembali beterbangan dan mengganggu masyarakat maupun pengguna jalan.
Kepala Dinas Damkarmat Kota Bandar Lampung Antoni Irawan membenarkan adanya pengerahan armada bersama BPBD untuk melakukan penyemprotan.
“Atas arahan Ibu Wali Kota, kami bersama BPBD melakukan penyemprotan di sejumlah ruas jalan protokol. Ini sebagai langkah penanggulangan untuk mengurangi efek debu vulkanik yang beterbangan dan mengganggu masyarakat,” ujar Antoni Irawan.
Selain penanganan di jalan, Eva Dwiana juga meminta pamong di setiap kecamatan melakukan pendataan terhadap wilayah yang terdampak debu vulkanik.
Pendataan tersebut dilakukan untuk mengetahui sebaran wilayah terdampak sekaligus menjadi dasar pemerintah dalam menentukan langkah penanganan berikutnya.
“Pamong di kecamatan juga diarahkan untuk melakukan pendataan dan mengumpulkan informasi wilayah mana saja yang terkena dampak debu vulkanik. Data ini penting agar penanganan dapat dilakukan secara cepat dan tepat,” kata Antoni.
Pemkot Bandar Lampung juga mengimbau masyarakat yang mengalami keluhan kesehatan setelah terpapar debu vulkanik, terutama gangguan pernapasan atau gejala infeksi saluran pernapasan akut (ISPA), agar segera mendapatkan layanan kesehatan.
Warga dapat menghubungi maupun mendatangi puskesmas yang tersebar di seluruh wilayah Kota Bandar Lampung untuk mendapatkan pelayanan kesehatan.
Masyarakat juga diminta menggunakan masker ketika beraktivitas di luar ruangan serta meningkatkan kewaspadaan saat berkendara. Debu vulkanik dapat mengganggu kualitas udara, mengurangi jarak pandang, dan membuat permukaan jalan menjadi licin.
Pemerintah Kota Bandar Lampung mengingatkan masyarakat agar tetap tenang dan tidak panik. Warga juga diminta mengikuti informasi resmi dari pemerintah dan instansi terkait mengenai perkembangan aktivitas Gunung Anak Krakatau.(*)

