Bandar Lampung
Sinergitas Pemkab Lebak Banten Dengan Pemkot Bandar Lampung Dalam Penanganan Covid-19
Alteripost.co BANDAR LAMPUNG – Sinergitas Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lebak Banten dengan Pemerintah Kota (Pemkot) Bandar Lampung Dalam Penanganan Covid-19, Senin (9/8/2021) di ruang rapat kantor walikota Bandar Lampung.
Hadir dalam acara ini Staf Ahli Bupati Bidang Pemerintahan, Hukum dan Politik Drs. Robert Chandra bersama Jajarannya, yang disambut baik oleh Walikota Bandar Lampung Eva Dwiana bersama Wakil Walikota Bandar Lampung Deddy Amarullah, Asisten Bidang Pemerintahan, Hukum dan Politik Kota Bandar Lampung dan Kepala Dinas (Kadis) Komunikasi dn Informatika (Kominfo) Bandar Lampung.
Dalam Kunjungan tersebut Pemkab Lebak Banten saling bertukar pendapat dan saran dengan Pemkot Bandar Lampung mengenai Penanganan Covid-19 serta menggambarkan kondisi selama Pandemi yang berada di Kabupaten Lebak Banten.
Dalam Pertemuan tersebut Walikota Eva Dwiana juga berharap dan selalu berdoa, agar kondisi Pandemi ini segera berakhir dan Kota Bandar Lampung segera menuju Zona Hijau.
“Saya juga tidak henti hentinya selalu mengingatkan masyarakat kota Bandar Lampung, agar selalu mematuhi Protokol Kesehatan (Prokes) dan 5M, dengan selalu memakai masker, menjaga jarak, mencuci tangan, menjauhi kerumunan dan mengurangi mobilitas di mana pun demi keselamatan bersama”. Pungkasnya. (*).
Bandar Lampung
MTQ ke-55 Bandar Lampung, Eva Dwiana Ajak Masyarakat Amalkan Nilai Alquran
Alteripost Bandar Lampung – Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) ke-55 Tingkat Kota Bandar Lampung Tahun 2026 resmi dimulai. Wali Kota Bandar Lampung Eva Dwiana mengingatkan agar kemeriahan kompetisi membaca, menghafal, memahami, dan menghayati Alquran tidak berhenti sebatas panggung perlombaan.
Pesan tersebut disampaikan Eva Dwiana saat membuka MTQ ke-55 Tingkat Kota Bandar Lampung di Stadion Mini Way Dadi, Sabtu malam (26/9/2026).
Menurut Eva, tantangan utama setelah pelaksanaan MTQ adalah bagaimana nilai-nilai Alquran benar-benar dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari masyarakat.
Ia menegaskan, MTQ bukan sekadar arena untuk menentukan peserta terbaik dalam setiap cabang perlombaan. Lebih dari itu, kegiatan tersebut merupakan bagian dari upaya membumikan Alquran sekaligus membentuk masyarakat yang berilmu, berakhlak, dan memiliki kepedulian terhadap sesama.
“MTQ bukan sekadar ajang untuk menunjukkan kemampuan dalam membaca, menghafal, memahami dan menghayati Alquran. Lebih dari itu, MTQ merupakan ikhtiar kita untuk membumikan Alquran dalam kehidupan,” ujar Eva.
Karena itu, Eva menilai tema MTQ ke-55, yakni “Dengan Semangat MTQ Kita Wujudkan Masyarakat yang Berilmu, Berakhlak dan Cinta Alquran dalam Kehidupan Sehari-hari”, sejalan dengan tujuan yang ingin dibangun Pemerintah Kota Bandar Lampung.
Sementara itu, Camat Sukabumi sekaligus tuan rumah pelaksanaan MTQ, Sahrial, S.Sos., M.M., mengatakan MTQ ke-55 Tingkat Kota Bandar Lampung Tahun 2026 diikuti sebanyak 402 kafilah dan 40 official dari 20 kecamatan.
Menurut Sahrial, sebanyak 77 dewan hakim turut dilibatkan dalam pelaksanaan MTQ. Para dewan hakim tersebut berasal dari Kementerian Agama Kota Bandar Lampung, UIN Raden Intan Lampung, serta pimpinan pondok pesantren.
“Pelaksanaan MTQ berlangsung mulai 26 hingga 29 September 2026,” katanya.
Ia menambahkan, panitia telah menyiapkan sembilan mimbar yang akan digunakan untuk berbagai cabang perlombaan selama pelaksanaan MTQ ke-55 Tingkat Kota Bandar Lampung.
Melalui pelaksanaan MTQ tersebut, diharapkan semangat mencintai dan mengamalkan Alquran tidak hanya terlihat selama perlombaan, tetapi juga menjadi bagian dari kehidupan masyarakat Kota Bandar Lampung. (Agus)

