Bandar Lampung
Belasan Tahun Rusak Parah, Warga Rajabasa Jaya Minta Jalan Gemini Segera Diperbaiki
Alteripost.co, Bandarlampung-
Kegiatan reses yang dilakukan oleh anggota DPRD Kota Bandar Lampung Agus Djumadi di kelurahan Rajabasa Jaya diharapkan bisa menjadi solusi atas permasalahan yang selama 12 tahun ini belum terselesaikan.
Harapan tersebut disampaikan tokoh masyarakat dan warga Jalan Gemini, Kelurahan Rajabasa Jaya, saat berdialog dengan Agus Djumadi. Beberapa tokoh yang mengemukakan aspirasi mereka antara lain, Endi, Ustaz Ahmad Yani, Darmawan, dan Sunar. Mereka berharap ada perhatian dari pemerintah untuk segera memperbaiki jalan tersebut. Padalnya sudah 2 Walikota dan sudah 12 tahun jalan Gemini, Rajabasa Jaya, belum tersentuh perbaikan jalan.
Saat melihat kondisi jalan, Ketua Fraksi PKS DPRD Bandarlampung tersebut menilai bahwa jalan seoanjang 900 meter ini memang sudah harus diperbaiki, bahkan harus dilebarkan.
“Saya sudah cek ke lokasi, memang mendesak untuk diperbaiki. Bahkan jalan ini harus dilebarkan. Saat ini lebar jalan hanya 2,5 meter, idealnya 4 meter dengan kondisi lalu lintas yang ramai,” kata Agus, Sabtu, (21/8/2021).
Legislator PKS Bandarlampung tersebut berharap, perbaikan jalan Gemini, Rajabasa Jaya segera dilakukan, karena menjadi salah satu prioritas, mengingat jalan ini adalah akses ekonomi warga setempat.
“Intinya tokoh masyarakat disini, warga dan dan RT sangat mengharapkan adanya realisasi pada periode Walikota Eva Dwiana. Bahkan warga berkomitmen jika ada pelebaran jalan, mereka siap memberikan lahannya demi lancarnya lalu lintas karena jalur ini ramai sebagai akses ekonomi,” pungkas Agus. (rls)
Bandar Lampung
MTQ ke-55 Bandar Lampung, Eva Dwiana Ajak Masyarakat Amalkan Nilai Alquran
Alteripost Bandar Lampung – Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) ke-55 Tingkat Kota Bandar Lampung Tahun 2026 resmi dimulai. Wali Kota Bandar Lampung Eva Dwiana mengingatkan agar kemeriahan kompetisi membaca, menghafal, memahami, dan menghayati Alquran tidak berhenti sebatas panggung perlombaan.
Pesan tersebut disampaikan Eva Dwiana saat membuka MTQ ke-55 Tingkat Kota Bandar Lampung di Stadion Mini Way Dadi, Sabtu malam (26/9/2026).
Menurut Eva, tantangan utama setelah pelaksanaan MTQ adalah bagaimana nilai-nilai Alquran benar-benar dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari masyarakat.
Ia menegaskan, MTQ bukan sekadar arena untuk menentukan peserta terbaik dalam setiap cabang perlombaan. Lebih dari itu, kegiatan tersebut merupakan bagian dari upaya membumikan Alquran sekaligus membentuk masyarakat yang berilmu, berakhlak, dan memiliki kepedulian terhadap sesama.
“MTQ bukan sekadar ajang untuk menunjukkan kemampuan dalam membaca, menghafal, memahami dan menghayati Alquran. Lebih dari itu, MTQ merupakan ikhtiar kita untuk membumikan Alquran dalam kehidupan,” ujar Eva.
Karena itu, Eva menilai tema MTQ ke-55, yakni “Dengan Semangat MTQ Kita Wujudkan Masyarakat yang Berilmu, Berakhlak dan Cinta Alquran dalam Kehidupan Sehari-hari”, sejalan dengan tujuan yang ingin dibangun Pemerintah Kota Bandar Lampung.
Sementara itu, Camat Sukabumi sekaligus tuan rumah pelaksanaan MTQ, Sahrial, S.Sos., M.M., mengatakan MTQ ke-55 Tingkat Kota Bandar Lampung Tahun 2026 diikuti sebanyak 402 kafilah dan 40 official dari 20 kecamatan.
Menurut Sahrial, sebanyak 77 dewan hakim turut dilibatkan dalam pelaksanaan MTQ. Para dewan hakim tersebut berasal dari Kementerian Agama Kota Bandar Lampung, UIN Raden Intan Lampung, serta pimpinan pondok pesantren.
“Pelaksanaan MTQ berlangsung mulai 26 hingga 29 September 2026,” katanya.
Ia menambahkan, panitia telah menyiapkan sembilan mimbar yang akan digunakan untuk berbagai cabang perlombaan selama pelaksanaan MTQ ke-55 Tingkat Kota Bandar Lampung.
Melalui pelaksanaan MTQ tersebut, diharapkan semangat mencintai dan mengamalkan Alquran tidak hanya terlihat selama perlombaan, tetapi juga menjadi bagian dari kehidupan masyarakat Kota Bandar Lampung. (Agus)

