Nasional
Gulung Juara Bertahan Dengan Skor 11-3, Mirza Optimis Tim Softball Lampung Mendulang Mendali Emas di PON XX Papua
Alteripost.co, Papua-
Awal yang baik ditorehkan tim Softball Putra Lampung, pada pertandingan perdana melawan juara bertahan Tim Softball Sulawesi Utara (Sultra) di Lapangan Unce Rabu (22/09/2021), pada PON XX Papua, dengan Skor 11 – 3 untuk kemenangan tim Sai Bumi Ruwa Jurai tersebut.
Ketua Perbasi Lampung Rahmat Mirzani Djausal turut bahagia atas kemenangan yang diraih oleh tim Softball Lampung di laga perdana dalam perhelatan PON XX Papua.
“Tentu ini adalah langkah awal yang baik, untuk meraih target yang kita harapkan. Skor akhir yang ditorehkan pun sangat bagus,” kata Ketua Fraksi Gerindra DPRD Lampung tersebut.
Sekertaris Komisi V DPRD Lampung tersebut berpesan, kepada tim Softball Lampung untuk tetap konsen, fokus dan terus kompak dalam mengarungi pertandingan pada PON XX Papua kali ini.
“Pada pertandingan perdana ini hasilnya sangat bagus, pesan saya tetap semangat, konsentrasi dan jangan jumawa,” tegasnya.
Mirza sapaan akrabnya pun optimis bahwa tim Softball Putra Lampung bakal mendulang emas pada perhelatan PON XX Papua.
“Kita optimis dan menargetkan untuk tim Softball Lampung bisa mendulang emas di PON XX di Papua. Karena kita sudah melakukan TC dan pemusatan pelatihan,” pungkasnya. (Gus)
Lampung Selatan
HUT ke-26 Apkasi, Bupati Lampung Selatan Dorong Inovasi Kemandirian Fiskal
Alteripost Deli Serdang – Komitmen Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lampung Selatan dalam memperkuat kemandirian fiskal daerah terus diwujudkan melalui berbagai forum strategis tingkat nasional.
Salah satunya ditunjukkan Bupati Lampung Selatan, Radityo Egi Pratama, saat mengikuti Dialog Otonomi Daerah dalam rangka Hari Ulang Tahun (HUT) ke-26 Asosiasi Pemerintah Kabupaten Seluruh Indonesia (Apkasi), sebagai upaya memperkuat kapasitas daerah dalam mengoptimalkan sumber-sumber pendapatan daerah.
Dialog yang berlangsung di Convention Hall, Kabupaten Deli Serdang, Provinsi Sumatra Utara, Kamis (2/7/2026), tersebut dibuka secara resmi oleh Wakil Menteri Dalam Negeri Republik Indonesia, Bima Arya Sugiarto.
Forum dialog tersebut menjadi salah satu agenda utama dalam rangkaian HUT ke-26 Apkasi yang mempertemukan para bupati dari seluruh Indonesia.
Selain mempererat sinergi antarpemerintah kabupaten, kegiatan itu juga menjadi ruang diskusi mengenai berbagai strategi penguatan otonomi daerah, peningkatan daya saing, hingga kolaborasi dalam menghadapi tantangan pembangunan yang semakin kompleks.
Dalam forum tersebut mengemuka bahwa pemerintah daerah dituntut semakin adaptif dan inovatif di tengah semakin terbatasnya ruang fiskal akibat kebijakan efisiensi anggaran.
Kondisi tersebut mendorong setiap daerah untuk mampu mengoptimalkan potensi pendapatan asli daerah (PAD), meningkatkan efektivitas belanja, serta membangun berbagai bentuk kolaborasi antardaerah.
Bupati Radityo Egi Pratama, mengatakan Dialog Otonomi Daerah memiliki peran penting sebagai wadah bertukar gagasan sekaligus memperkuat sinergi antarpemerintah kabupaten dalam merumuskan solusi atas berbagai tantangan pembangunan.
“Apkasi menjadi ruang kolaborasi bagi pemerintah kabupaten untuk saling belajar, berbagi pengalaman, dan memperkuat sinergi. Berbagai inovasi yang lahir dari forum ini diharapkan dapat menjadi referensi dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik serta mempercepat pembangunan di Kabupaten Lampung Selatan,” ujar Bupati Egi.
Menurut Egi, penguatan jejaring antardaerah menjadi modal penting dalam mendorong lahirnya berbagai inovasi, khususnya dalam meningkatkan kemandirian fiskal melalui optimalisasi potensi dan pengelolaan sumber pendapatan daerah yang berkelanjutan.
Selama 26 tahun, Apkasi terus berperan sebagai wadah strategis bagi pemerintah kabupaten di seluruh Indonesia dalam memperjuangkan aspirasi daerah, memperkuat kerja sama antardaerah, serta mendorong terwujudnya tata kelola pemerintahan yang semakin efektif, adaptif, dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat.
Melalui keikutsertaannya dalam forum nasional tersebut, Pemkab Lampung Selatan berharap dapat memperluas jejaring kerja sama sekaligus mengadopsi berbagai praktik terbaik dari daerah lain guna mendorong pembangunan yang inovatif, berdaya saing, dan berorientasi pada peningkatan kesejahteraan masyarakat. (*)

