Nasional
Yuhuu, Gulung DKI Jakarta, Tim Softball Lampung Mendulang Mendali Emas Dalam Perhelatan PON XX Papua
Alteripost.co, Papua-
Tim Softball Putra Lampung menyumbangkan medali emas untuk Lampung, dalam perhelatan Pekan Olahraga Nasional (PON) XX Papua. Medali emas diraih setelah anak asuh Yolly Marisco ini berhasil menggulung DKI Jakarta dengan skor 7-3.
Bermain di Lapangan Softball AURI Jayapura dan disaksikan langsung pejabat Pemerintah Provinsi Lampung, Tim Softball Putra Lampung mampu tampil ciamik, sejak awal pertandingan, putra terbaik Lampung mampu mengandaskan permainan DKI Jakarta.
Untuk meraih medali emas ini, Tim Softball Putra Lampung tidaklah mudah. Diawal babak penyisihan, harus bertemu dengan juara bertahan PON tahun 2016 yakni Sulawesi Tenggara. Dengan keyakinan, Softball Lampung mengandaskan dengan skor 7-3.
Pertandingan selanjutnya, Softball Putra Lampung harus berhadapan dengan DKI Jakarta. Namun Tim Lampung harus mengakui keunggulan DKI Jakarta dengan skor 7-4. Selanjutnya Tim Putra Lampung bertemu dengan tuan rumah Papua, namun mampu mengandaskan perlawanan dengan skor telak 8-0.
Pertandingan berikutnya menghadapi Tim Putra Banten, dimana dalam pertandingan ini, Putra Lampung kembali menorehkan hasil positifnya dengan kemenangan telak 12-1. Selanjutnya Putra Lampung mampu meraih kemenangan keempatnya melawan Papua Barat, dengan skor 9-0.
Laga berikutnya Tim Softball Putra Lampung menang dari Kalimantan Timur dengan skor 7-0, setelah Tim Kalimantan Timur dinyatakan walkover (WO). Dengan hasil ini, Tim Softball Lampung menduduki runner up klasemen akhir Softball Putra dan melaju ke babak selanjutnya.
Dibabak semi final, Tim Putra Lampung kembali bertemu dengan DKI Jakarta. Dengan pertandingan ini, Putra Lampung berhasil membalaskan kekalahannya di fase penyisihan grup dengan skor 9-1 dan mengunci tiket final Softball PON XX Papua. (Rls)
Lampung Selatan
HUT ke-26 Apkasi, Bupati Lampung Selatan Dorong Inovasi Kemandirian Fiskal
Alteripost Deli Serdang – Komitmen Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lampung Selatan dalam memperkuat kemandirian fiskal daerah terus diwujudkan melalui berbagai forum strategis tingkat nasional.
Salah satunya ditunjukkan Bupati Lampung Selatan, Radityo Egi Pratama, saat mengikuti Dialog Otonomi Daerah dalam rangka Hari Ulang Tahun (HUT) ke-26 Asosiasi Pemerintah Kabupaten Seluruh Indonesia (Apkasi), sebagai upaya memperkuat kapasitas daerah dalam mengoptimalkan sumber-sumber pendapatan daerah.
Dialog yang berlangsung di Convention Hall, Kabupaten Deli Serdang, Provinsi Sumatra Utara, Kamis (2/7/2026), tersebut dibuka secara resmi oleh Wakil Menteri Dalam Negeri Republik Indonesia, Bima Arya Sugiarto.
Forum dialog tersebut menjadi salah satu agenda utama dalam rangkaian HUT ke-26 Apkasi yang mempertemukan para bupati dari seluruh Indonesia.
Selain mempererat sinergi antarpemerintah kabupaten, kegiatan itu juga menjadi ruang diskusi mengenai berbagai strategi penguatan otonomi daerah, peningkatan daya saing, hingga kolaborasi dalam menghadapi tantangan pembangunan yang semakin kompleks.
Dalam forum tersebut mengemuka bahwa pemerintah daerah dituntut semakin adaptif dan inovatif di tengah semakin terbatasnya ruang fiskal akibat kebijakan efisiensi anggaran.
Kondisi tersebut mendorong setiap daerah untuk mampu mengoptimalkan potensi pendapatan asli daerah (PAD), meningkatkan efektivitas belanja, serta membangun berbagai bentuk kolaborasi antardaerah.
Bupati Radityo Egi Pratama, mengatakan Dialog Otonomi Daerah memiliki peran penting sebagai wadah bertukar gagasan sekaligus memperkuat sinergi antarpemerintah kabupaten dalam merumuskan solusi atas berbagai tantangan pembangunan.
“Apkasi menjadi ruang kolaborasi bagi pemerintah kabupaten untuk saling belajar, berbagi pengalaman, dan memperkuat sinergi. Berbagai inovasi yang lahir dari forum ini diharapkan dapat menjadi referensi dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik serta mempercepat pembangunan di Kabupaten Lampung Selatan,” ujar Bupati Egi.
Menurut Egi, penguatan jejaring antardaerah menjadi modal penting dalam mendorong lahirnya berbagai inovasi, khususnya dalam meningkatkan kemandirian fiskal melalui optimalisasi potensi dan pengelolaan sumber pendapatan daerah yang berkelanjutan.
Selama 26 tahun, Apkasi terus berperan sebagai wadah strategis bagi pemerintah kabupaten di seluruh Indonesia dalam memperjuangkan aspirasi daerah, memperkuat kerja sama antardaerah, serta mendorong terwujudnya tata kelola pemerintahan yang semakin efektif, adaptif, dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat.
Melalui keikutsertaannya dalam forum nasional tersebut, Pemkab Lampung Selatan berharap dapat memperluas jejaring kerja sama sekaligus mengadopsi berbagai praktik terbaik dari daerah lain guna mendorong pembangunan yang inovatif, berdaya saing, dan berorientasi pada peningkatan kesejahteraan masyarakat. (*)

