Connect with us

DPRD

Kontingen Lampung Tampil Ciamik Dalam Perhelatan PON XX Papua, Ririn: Menuju Olahraga Lampung Berjaya

Published

on

Foto: Wakil Ketua II DPRD Lampung Ririn Kuswantari (istimewa)

 

Alteripost.co, Bandarlampung-
Kontingen Lampung melalui Cabang Olahraga (Cabor) Softball dan Muaythai berhasil meraih medali emas, serta Cabor Baseball menyumbang satu medali perak pada perhelatan Pekan Olahraga Nasional (PON) XX Papua, Minggu (3/10/2021).

Tentu pencapaian ini mendapatkan respon positif dari Wakil Ketua II DPRD Provinsi Lampung Ririn Kuswantari. Ia menilai, keberhasilan para kontingen melalui Cabor Softball, Muaythai dan Baseball meraih medali emas dan perak telah mengharumkan nama Lampung di kancah Nasional.

“Pencapaian Kontingen Lampung ini tentu harus kita apresiasi, mereka telah mengharumkan nama Lampung dalam kancah Olahraga Nasional,” ujar Ririn, Minggu (3/10/2021).

Ririn menyebut, para atlet Lampung yang tampil ciamik, serta menyetak sejarah baru dalam perhelatan PON ini sebagai sinyal menuju Olahraga Lampung Berjaya di bawah kepemimpinan Gubernur Arinal.

“Cabor Softball dan Baseball berhasil membuat sejarah baru, keduanya sukses masuk final, lalu sama-sama mendulang mendali. Ini sebuah pencapaian yang luar biasa dan kita sebagai masyarakat Lampung tentunya bangga,” pungkasnya.

“Dengan capaian luar biasa ini, kita meyakini salah satu cita-cita Gubernur Arinal dalam programnya yakni mewujudkan Olahraga Lampung Berjaya bakal terwujud,” lanjutnya.

Srikandi Golkar Lampung tersebut juga mengucapkan selamat kepada para kontingen Lampung yang telah maksimal berlaga di PON. Tentunya itu menjadi pengalaman berharga bagi para atlet untuk mengembangkan dan meningkatkan kemampuan diri.

“Tetap semangat kepada kontingen Lampung yang sedang dan telah berlaga di PON XX Papua, jadikan kompetisi bergengsi itu sebagai pengalaman dalam mengembangkan dan meningkatkan kemampuan diri. Dan terima kasih juga kepada atlet yang telah tampil ciamik untuk mengharumkan nama Lampung di kancah Olahraga Nasional,” paparnya. (Gus)

Facebook Comments Box
Continue Reading
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

DPRD

Antisipasi Adanya Kecurangan di PPDP, Komisi V DPRD Lampung Bakal Panggil Sejumlah Instansi

Published

on

Foto: Sekertaris Komisi V DPRD Lampung Mikdar Ilyas (istimewa)

 

Alteripost.co, Bandarlampung-
Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Lampung melakukan langkah cepat untuk mengantisipasi polemik carut marut Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) SMA/SMK 2024/2025. Salah satu upayanya dengan memanggil pihak terkait untuk mengantisipasi polemik carut marut Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) SMA/SMK 2024/2025.

Setidaknya tiga pihak yang akan dipanggil DPRD Provinsi Lampung dan akan diagendakan untuk rapat dengar pendapat (RDP) pada Kamis, 20 Juni 2024.

“Kita akan panggil Disdikbud Lampung, Ombudsman, dan MKKS untuk membahas budaya carut marut PPDB ini,” kata Sekretaris Komisi V DPRD Provinsi Lampung, Mikdar Ilyas, Rabu (19/06/2024).

PPDB SMA/SMK se-provinsi Lampung ini baru dibuka pada hari ini, Rabu 19 Juni 2024. Namun baru satu jalur yang dibuka, yaitu jalur afirmasi.

Sementara tiga jalur lainnya yakni zonasi, prestasi dan perpindahan orang tua akan dibuka pendaftaran pada 21 Juni 2024 mendatang.

Lebih lanjut Mikdar mengatakan RDP ini dimaksudkan agar segala keluhan masyarakat selama pelaksanaan PPDB bisa teratasi.

“Terutama persoalan syarat kartu keluarga (KK) peserta PPDB yang harus sinkron dengan nama kepala keluarga, akta dan ijazah. Artinya kan sudah tidak bisa lagi istilah nebeng KK,” lanjutnya.

Untuk itu, dalam menerapkan aturan tersebut haruslah dilakukan secara tegas. Dan dapat menindak ketika ditemui adanya oknum yang melakukan kecurangan.

“Apalagi kan Disdik sudah berjanji. Ketika, masih ada permainan nebeng KK, sistem akan menolak secara otomatis, dan jika ada oknum Pegawai yang melakukan itu, siap diberhentikan,” tegas Mikdar.

Dia menegaskan semua pihak harus mengawal pelaksanaan PPDB SMA/SMK di Provinsi Lampung agar pelaksanaannya dapat berjalan sesuai dengan aturan yang sudah ditetapkan. (*)

Facebook Comments Box
Continue Reading