Nasional
Atlet Peraih Medali Emas Dapat Bonus, Ahmad Muzani: Bentuk Apresiasi
Alteripost.co, Bandarlampung-
Anggota DPR RI Fraksi Partai Gerindra dari Daerah Pemilihan Lampung I Ahmad Muzani memberikan apresiasi berupa bonus sejumlah uang, pada para atlet yang berprestasi di ajang Pekan Olah Raga (PON) XX 2021 Papua.
Adapun atlet yang mendapatkan medali emas diberi bonus Rp7,5 juta, lalu medali perak Rp5 juta dan perunggu Rp2,5 juta.
Bonus tersebut secara simbolis diberikan langsung oleh Sekretaris Jenderal (Sekjen) DPP Partai Gerindra tersebut, pada pelatih dan atlet yang mendapatkan medali, bertempat di Lembah Batu Resto, Bandar Lampung, Senin (25/10/2021) malam.
“Dengan anggaran apa adanya, tapi olahraga kita sangat membanggakan dengan masuk 10 besar di PON Papua. Oleh karena itu kita memberikan apresiasi bonus berupa uang, tapi jangan dilihat besarannya karena itu adalah suatu bentuk apresiasi kita,” ujar Ahmad Muzani.
Apresiasi ini, lanjutnya, diberikan pada semua atlet yang berprestasi di PON XX Papua, agar mereka lebih semangat lagi untuk bertanding di ajang berikutnya.
“Karena kita tahu membina prestasi olah raga ini luar biasa, berlatihnya panjang, biayanya tidak sedit. Karena olah raga adalah salah satu yang mudah diukur maka untuk memperoleh peringkat yang bagus butuh perjuangan tidak mudah,” kata Ahmad Muzani yang juga Wakil Ketua MPR RI.
Oleh karenanya jika Lampung ingin menjadi tuan rumah setelah PON di Aceh dan Medan. Maka rencana untuk membangun stadion harus dikawal. Seperti ada lobi-lobi lewat jalur politik melalui Menpora. “Kita sebagai wakil rakyat dari Lampung kita siap mendukungnya,” ucap dia.
Sementara itu, Wakil Ketua KONI Lampung, Agus Nompitu mengatakan, meski baru pulang dari PON Papua, namun pihaknya tidak lantas berleha-leha. Akan tetapi seluruh cabang olah raga bersiap diri dan terus berlatih untuk menuju PON di Aceh dan Medan.
“Karena dari Gubernur mengharapkan untuk mempasilitasi para atlet. Karena tidak ada sport sistem saja kita telah masuk 10 besar di PON Papua,” ucapnya.
“Lahannya juga telah disiapkan, untuk diharapkan jadi tuan rumah PON 2028. Untuk mengharumkan nama provinsi Lampung,” tandasnya. (*)
Nasional
Peran Ganesh dan Dimas Patut Diapresiasi, Timnas Pelajar U-14 Raih Juara Dua di Malaysia
Alteripost.co, Olahraga-Perjalanan membanggakan ditorehkan dua pelajar asal Lampung, Komang Arya Ganesh Nararya Nayottama dan Dimas Syafiq Sumantri, saat memperkuat Timnas Pelajar Indonesia U-14 dalam ajang Kuala Lumpur Youth Cup 2026 di Malaysia.
Keduanya menjadi bagian dari skuad yang dibina oleh Badan Liga Sepak Bola Pelajar Indonesia setelah berhasil melewati seleksi nasional yang ketat. Proses tersebut berlangsung dalam training camp di Bina Sentra Football Academy, Cirebon, Jawa Barat, pada April 2026.
Sebelum bertolak ke Malaysia, Ganesh dan Dimas bersama seluruh pemain Timnas Pelajar U-14 dilepas secara resmi di Kantor Kementerian Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia di Jakarta. Momen ini menjadi awal perjalanan mereka membawa harapan besar untuk mengharumkan nama bangsa.
Setibanya di Kuala Lumpur, skuad Garuda Muda langsung menjalani serangkaian persiapan, mulai dari adaptasi cuaca hingga pemantapan strategi. Meski menghadapi tim-tim kuat dari berbagai negara, semangat juang para pemain tidak surut.
Di fase grup, Timnas Pelajar Indonesia U-14 tampil meyakinkan dengan permainan disiplin dan kerja sama tim yang solid. Ganesh dan Dimas turut memberikan kontribusi penting dalam menjaga ritme permainan tim.
Perjalanan berlanjut ke babak semifinal, di mana Indonesia berhasil mengamankan kemenangan dan memastikan tiket ke partai final. Laga tersebut menjadi salah satu momen paling berkesan bagi Ganesh dan Dimas selama turnamen berlangsung.
Namun, di partai puncak, perjuangan mereka harus terhenti setelah kalah tipis 0-1 dari lawan. Meski demikian, hasil sebagai runner-up tetap menjadi pencapaian luar biasa di ajang internasional tersebut.
Ganesh, siswa SMP Xaverius Terbanggibesar, Lampung Tengah, dikenal aktif berlatih di SSB GGF FC dan SSB Be One Onoharjo. Sementara Dimas, siswa Jannatun Naim International College Bandarlampung, juga terus mengasah kemampuan bersama SSB Janic Bandar Lampung.

Perjalanan di Malaysia tidak hanya memberikan pengalaman bertanding di level internasional, tetapi juga membentuk mental, kedisiplinan, serta kepercayaan diri keduanya sebagai atlet muda.
Keberhasilan menembus final menjadi bukti bahwa pelajar asal daerah mampu bersaing di panggung global.
Ganesh dan Dimas pun diharapkan dapat terus berkembang dan menjadi inspirasi bagi generasi muda lainnya, khususnya di Provinsi Lampung, untuk meraih prestasi di bidang olahraga sepak bola.
Dengan pengalaman berharga ini, langkah mereka di dunia sepak bola masih panjang. Bukan tidak mungkin, suatu saat nanti, keduanya akan kembali membawa nama Indonesia ke level yang lebih tinggi. (Red)

