Connect with us

Lampung Selatan

Pemkab Lamsel Sosialisasikan Perbup Tentang Batas Wilayah

Published

on

Foto: Istimewa for Alteripost.co

 

Alteripost.co, Lampung Selatan-
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lampung Selatan (Lamsel) mengelar acara sosialisasi penetapan dan penegasan batas desa/kelurahan yang digelar di Aula Rajabasa, kantor bupati setempat. Senin (25/10/2021).

Kegiatan yang diikuti camat dan serta para kepala desa dan lurah itu, dibuka oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Lampung Selatan Thamrin. Dalam acara itu juga sekaligus dilakukan penyerahan Peraturan Bupati (Perbup) Peta Batas Desa/Kelurahan.

Hadir juga dalam acara itu kepada Subdit Tata Wilayah Desa Direktorat Jenderal (Ditjen) Bina Pemdes Kementerian Dalam Negeri RI Achmad Zaen Bahlizar dan Supervisor Pemetaan Madya Badan Informasi Geospasial RI Agus Makmuriyanto selaku pemateri.

Kepala Bagian Tata Pemerintahan Setdakab Lampung Selatan, Muhamamd Ali menjelaskan, maksud diadakannya kegiatan tersebut adalah untuk memberikan pemahaman tentang pentingnya penetapan dan penegasan batas desa secara administrasi.

“Tujuannya guna untuk memberikan kepastian hokum. Sehingga kedepannya dapat menghindari adanya kekeliruan, kesalahan, tumpang tindih informasi dan ketidakpastian hukum”. Kata Muhammad Ali dalam laporannya.

Sementara, Sekda Thamrin mengatakan, bahwa penetapan dan penegasan batas desa bertujuan untuk menegakkan tertib administrasi pemerintah dan untuk memberikan kejelasan serta kepastian hukum terhadap batas wilayah yang memenuhi aspek teknis dan yuridis.

Oleh sebab itu kata Thamrin, penetapan, penegasan dan pengesahan batas desa harus berpedoman pada dokumen batas desa yang mempunyai kekuatan hukum.

Untuk itu lanjut Thamrin, batas desa harus ditetapkan dengan produk hukum berupa Peraturan Bupati yang diawali dengan pengumpulan dan penelitian dokumen yuridis pembentukan desa, dokumen historis desa, dan pemilihan peta dasar yang selanjutnya dilakukan survei untuk menentukan koordinat sebagai penentu batas desa. (*)

Facebook Comments Box
Continue Reading
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Lampung Selatan

Pertukaran Budaya Lewat Senam Pagi: Delegasi AIYEP 2025 Bergabung dengan ASN Lampung Selatan

Published

on

Alteripost Kalianda – Suasana Lapangan Korpri, Kompleks Perkantoran Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lampung Selatan, tampak lebih semarak dari biasanya pada Jumat (5/12/2025).

Senam rutin setiap Jumat pagi yang umumnya hanya diikuti jajaran Aparatur Sipil Negara (ASN), kali ini diramaikan kehadiran para delegasi Australia Indonesia Youth Exchange Program (AIYEP) 2025.

Puluhan peserta program pertukaran pemuda tersebut bergabung dengan ratusan ASN, menghadirkan suasana yang lebih hidup dan penuh warna.

Musik energik yang biasa mengiringi sesi senam seolah menjadi lebih riang dengan antusiasme para delegasi muda asal Australia dan Indonesia itu.

Pada awal kegiatan, sejumlah peserta AIYEP tampak canggung mengikuti gerakan instruktur senam. Namun ritme dinamis dan gerakan yang mudah diikuti membuat mereka cepat menyesuaikan diri.

Tak butuh waktu lama, para delegasi ikut larut dalam suasana, tersenyum, bergerak lincah, bahkan sesekali tertawa saat mencoba gerakan yang bagi mereka terasa baru.

Salah satu peserta AIYEP 2025 asal Melbourne, Ruturaj, mengaku terkesan dan menikmati pengalaman barunya tersebut.

“Latihannya sangat menyenangkan. Banyak gerakannya dan itu cara yang sangat bagus untuk memulai hari,” ujarnya dengan antusias setelah kegiatan selesai.

Ia juga menilai rutinitas senam pagi seperti ini sangat positif, baik untuk menjaga kebugaran maupun mempererat kebersamaan.

“Tetaplah aktif, dan ya, saya rasa itu juga sangat bagus untuk kesehatan Anda. Saya benar-benar bersenang-senang,” tambahnya.

Kegiatan senam bersama ini menjadi momen interaksi budaya yang menarik bagi peserta AIYEP, sekaligus menunjukkan komitmen Pemkab Lampung Selatan dalam menjaga pola hidup sehat bagi para ASN.

Kolaborasi santai di pagi hari tersebut tidak hanya menghadirkan keringat dan tawa, tetapi juga memperkuat hubungan antargenerasi dan antarbangsa melalui aktivitas sederhana namun bermakna. (*)

Facebook Comments Box
Continue Reading