Bandar Lampung
Walikota Bandar Lampung Meresmikan Pocadi
Alteripost.co Bandar Lampung – Walikota Bandar Lampung Eva Dwiana meresmikan Pojok Baca Digital (Pocadi), di Lantai 2 Mal Pelayanan Satu Pintu. Rabu (3/11/2021).
Pocadi Bandar Lampung memiliki koleksi 3.000 judul buku digital dan 150 eksemplar buku bantuan pemerintah pusat. Koleksi buku di Pocadi mulai dari buku Pendidikan, Keagamaan dan Pendidikan Anak. Ungkap Bunda Eva Sapannya.
Lanjut Bunda Eva mengatakan, Pocadi merupakan salah satu upaya menjadikan Kota Bandar Lampung sebagai Smart City atau Kota Cerdas, wujud nyata pelayanan berbasis teknologi informasi, “keberadaan pojok baca ini sangat penting karena berada di pusat pelayanan publik kepada masyarakat”. Jelasnya.
“Pocadi ini diharapkan memberikan pelayanan bahan bacaan digital bagi masyarakat yang sedang mengurus akta kependudukan dan perizinan lainnya di Mal Pelayanan Satu Pintu. Bagi masyarakat yang melakukan aktivitasnya di Dinas Perizinan atau Disdukcapil silakan datang ke pojok baca, disini bukunya ada 3.000 an”. Ungkap Bunda Eva.
Walikota pun meminta agar dalam pojok baca ini disediakan juga cerita tentang Provinsi Lampung dan Kota Bandar Lampung seperti apa. Informasi-informasi di Kota Bandar Lampung kalau bisa juga ada di sini, biar masyarakat juga paham apa yang kita lakukan, Selain itu juga ada sejarah meletusnya Gunung Krakatau, pahlawan dari Lampung itu siapa dan tokoh-tokoh dari Bandar Lampung. Terangnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Daerah Bandar Lampung Ahmad Husna mengungkapkan, Kota Bandar Lampung menjadi salah satu daerah dari delapan provinsi yang menerima Pojok Baca Digital dari pusat, hal ini juga sejalan dengan perintah Walikota kepada seluruh OPD agar memaksimalkan tupoksinya merealisasikan visi misi Walikota”. (*).
Bandar Lampung
Eva Dwiana Tinjau Perbaikan Jalan dan Drainase di Bandar Lampung
Alteripost Bandar Lampung – Pemerintah Kota (Pemkot) Bandar Lampung terus membenahi infrastruktur dan fasilitas umum, mulai dari perbaikan jalan, drainase, hingga penataan trotoar di sejumlah kecamatan. Upaya ini dilakukan untuk meningkatkan kenyamanan masyarakat dalam beraktivitas.
Wali Kota Bandar Lampung Eva Dwiana turun langsung meninjau sejumlah titik pekerjaan infrastruktur guna memastikan pelaksanaan perbaikan di lapangan berjalan sesuai kebutuhan masyarakat.
Peningkatan jalan menggunakan metode perkerasan kaku atau rigid pavement dilakukan di sejumlah ruas, di antaranya Jalan Pangeran Sultan Ageng Tirtayasa dan Jalan Batu Suluh di Kecamatan Sukabumi; Jalan Pulau Pisang dan Jalan Letkol Endro Suratmin di Kecamatan Sukarame; serta Jalan Ratu Dibalau dan Jalan R.A. Basyid di Kecamatan Tanjung Senang.
Pekerjaan serupa juga mencakup Jalan Wala Utama Lanjutan dan Jalan Pulau Singkep di Kecamatan Sukabumi.
Selain perbaikan jalan, Pemkot Bandar Lampung melakukan penataan trotoar di Jalan Ahmad Yani, Kecamatan Tanjung Karang Pusat, dan Jalan Sultan Agung, Kecamatan Way Halim. Penataan juga dilakukan di kawasan Jalan Jenderal Sudirman, Jalan H. Juanda, hingga Jalan Dr. Susilo, serta revitalisasi Jalan Pangeran Diponegoro di Kecamatan Teluk Betung Utara.
Eva Dwiana mengatakan, perbaikan jalan dan drainase terus dilakukan di sejumlah wilayah untuk meningkatkan kualitas infrastruktur perkotaan.
“Saat ini Pemerintah Kota Bandar Lampung sedang aktif melakukan perbaikan jalan dan drainase di sejumlah titik yang tersebar di Kota Bandar Lampung,” ujar Eva Dwiana.
Menurut dia, pembenahan tersebut meliputi sejumlah ruas jalan dan trotoar di berbagai kecamatan, termasuk Sukabumi, Sukarame, Tanjung Senang, Way Halim, dan Tanjung Karang Pusat.
Perbaikan drainase juga menjadi bagian penting dari upaya pembenahan infrastruktur. Saluran air yang berfungsi dengan baik diharapkan dapat memperlancar aliran air hujan dan mengurangi risiko genangan di kawasan perkotaan.
Pemkot Bandar Lampung mengimbau masyarakat agar berhati-hati saat melintasi lokasi proyek karena aktivitas pengerjaan berpotensi memengaruhi kelancaran lalu lintas.
Pemerintah kota berharap seluruh pekerjaan dapat diselesaikan sesuai target sehingga manfaat perbaikan infrastruktur tersebut dapat segera dirasakan masyarakat. (*)

