Bandar Lampung
Eva Dwiana Menghadiri Seminar Menghalau Radikalisme Dikalangan Pelajar
Alteripost.co Bandar Lampung – Walikota Bandar Lampung Eva Dwiana menghadiri Seminar menghalau radikalisme dikalangan pelajar oleh PMII Raden Intan Bandar Lampung, Rabu (3/11/2021).
Walikota Bandar Lampung Eva Dwiana mengatakan, “Seminar tentang radikalisme seperti ini sangat penting. PMII harus bisa memberikan pemahaman kepada masyarakat, bahwa pencegahan radikalisme bukan hanya tugas pemerintah atau aparat kepolisian saja, namun juga orang tua”.
“Anak-anak remaja harus diberikan pemahaman karena mereka adalah penerus, dan sebagai penerus harus memberikan yang terbaik buat negara bangsa dan orang tua, Kemudian orang tua memiliki peran penting dalam mencegah paham radikalisme dikalangan remaja”. Jelasnya.
Kemudian Dekan Fakultas Tarbiyah UIN Raden Intan Neva Dwiana mengatakan, dalam pencegahan masuknya paham radikalisme di kalangan remaja, bukan hanya tugas guru dan juga pemerintahan, tetapi juga tugas orang tua. “Karna orang tua harus mampu melihat konteks radikalisme ini seperti apa dan melakukan monitoring saat anak bermain HP, harus diawasi kemudian diberikan pemahaman tentang radikalisme seperti apa”.
“Jadi ada kerjasama orang tua, guru pemerintah dan masyarakat, orang tua merupakan orang paling dekat dengan anak-anak. Sehingga orang tua harus mempu melihat perubahan perilaku dan pola pikir anak”. Pungkasnya. (*).
Bandar Lampung
Tim Provinsi Nilai Gedong Air, Bunda Eva Bidik Prestasi Nasional 2026
Alteripost Bandar Lampung – Pemerintah Kota Bandar Lampung optimistis Kelurahan Gedong Air, Kecamatan Tanjungkarang Barat, mampu menjadi wakil Provinsi Lampung pada Lomba Kelurahan Tingkat Nasional 2026. Jumat (26/6/3026).
Optimisme tersebut disampaikan Wali Kota Bandar Lampung, Eva Dwiana, saat menerima kunjungan Tim Penilai Lomba Kelurahan Tingkat Provinsi Lampung di Kelurahan Gedong Air.
Eva Dwiana menjelaskan, lomba kelurahan merupakan agenda tahunan yang mengacu pada Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 81 Tahun 2015 tentang Evaluasi Desa dan Kelurahan. Kegiatan ini bertujuan mendorong pemberdayaan masyarakat melalui penguatan kelembagaan, peningkatan partisipasi warga, serta pelestarian budaya gotong royong.
“Harapan Bunda kita bisa mendapat juara dalam perlombaan ini. Tadi kan sudah dinilai, kita punya beberapa keunggulan, semoga saja bisa menang,” ujarnya.
Menurut Eva, Kelurahan Gedong Air memiliki keunggulan dari sisi keberagaman masyarakat. Warga yang berasal dari berbagai suku, seperti Jawa, Lampung, Sunda, Tionghoa, dan etnis lainnya, hidup berdampingan dengan semangat toleransi serta gotong royong yang tetap terjaga.
Keberagaman tersebut juga diperkuat dengan pelestarian budaya melalui berbagai kelompok seni, mulai dari karawitan, kuda kepang, sanggar seni Lampung, hingga pencak silat tradisional.
Selain itu, Kelurahan Gedong Air dinilai memiliki potensi ekonomi yang kuat melalui keberadaan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di berbagai sektor.
“Di sini juga punya potensi ekonomi yang kuat, seperti pelaku UMKM yang bergerak di sejumlah sektor,” kata Eva.
Ia menambahkan, Kelurahan Gedong Air juga aktif mendukung berbagai program pemerintah, di antaranya penyediaan bahan baku untuk Program Makanan Bergizi Gratis serta pemberdayaan masyarakat melalui Koperasi Merah Putih.
Eva berharap, hasil penilaian tingkat provinsi dapat mengantarkan Kelurahan Gedong Air menjadi wakil Provinsi Lampung pada Lomba Kelurahan Tingkat Nasional 2026.
“Harapan kita, Tim Penilai Lomba Kelurahan Tingkat Provinsi Lampung menetapkan Kelurahan Gedong Air sebagai wakil Provinsi Lampung untuk berkompetisi di tingkat nasional pada 2026,” tutupnya.(*)

