Bandar Lampung
Walikota Eva Dwiana Menghadiri Pelaksanaan Vaksinasi Covid-19
Alteripost.co Bandar Lampung – Walikota Bandar Lampung Eva Dwiana menghadiri pelaksanaan Vaksinasi Covid-19 oleh PT. HM Sampoerna Tbk dan Paguyuban Sampoerna Retail Community (SRC) bersama dengan Pemerintah Kota (Pemkot) Bandar Lampung, merupakan salah satu langkah untuk mendukung Pemkot Bandar Lampung. Ada 400 dosis vaksin yang diberikan Sampoerna untuk masyarakat, di Els Coffe Kalibalok Bandar Lampung, Rabu (3/11/2021).
Walikota mengapresiasi PT. HM Sampoerna Tbk dan Paguyuban SRC atas dukungan kepada Pemkot Bandar Lampung, atas terselenggaranya Vaksinasi Covid-19 bagi masyarakat Kota Bandar Lampung. “Pemkot Bandar Lampung selalu percepatan vaksinasi terus dilakukan. Bersama PT Sampoerna dan Paguyuban SRC saling bersinergi untuk membentuk herd immunity warga”.
Mudah-mudahan apa yang dilakukan memberi manfaat untuk masyarakat. Kalau kita guyub insyaallah Desember ini kita masuk zona hijau atau zona aman, Kita bersatu untuk masyarakat”. Ungkap Bunda Eva Sappannya.
Bunda Eva mengapresiasi perhatian yang diberikan Sampoerna terhadap mitra usaha, keluarga dan juga masyrakat sekitar. Pungkasnya.
Sementara itu Head of Commercial Business Development PT. HM Sampoerna, Rima Tanago mengatakan, bahwa pihaknya mendukung percepatan vaksinasi untuk masyarakat di Bandar Lampung, serta mendukung upaya pemerintah dalam mengakselerasi pertumbuhan ekonomi melalui komitmen berkelanjutan terhadap pemberdayaan dan pembangunan kapabilitas Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM).
“Harapan kami, vaksinasi dapat menjadi langkah pertama menuju pemulihan. Vaksin akan memberikan perlindungan tambahan dari Covid-19”. Terang Rima. (*).
Bandar Lampung
Respons Cepat Pemkot dan PT KAI, Ruas Jalan Hanoman yang Rusak Parah Kini Mulus
Alteripost Bandar Lampung – Ruas Jalan Hanoman di bawah jembatan rel kereta api, Kecamatan Tanjung Karang Timur, Bandar Lampung, yang sebelumnya rusak parah, akhirnya diperbaiki.
Informasi yang diterima awak media menyebutkan, perbaikan dilakukan oleh PT Kereta Api Indonesia (KAI) Tanjung Karang setelah adanya permintaan dari Wali Kota Bandar Lampung. Pengerjaan dilaksanakan pada Jumat (21/11/2025) malam.
Salah satu warga setempat, Andi, menyampaikan apresiasinya atas langkah cepat pemerintah dan PT KAI dalam merespons keluhan warga.
“Alhamdulillah sudah diperbaiki. Saya yang setiap hari melintas sangat berterima kasih kepada Pemkot Bandar Lampung dan PT KAI yang telah merespons cepat,” ujarnya, Sabtu (22/11/2025).
Meski demikian, Andi tetap berharap pemerintah lebih serius memperhatikan kondisi infrastruktur utama di Kota Bandar Lampung.
“Saya berharap ke depan Pemkot lebih sigap memperbaiki jalan rusak. Infrastruktur jalan ini sangat penting dalam aktivitas masyarakat. Kalau jalannya bagus, kebijakan Pemkot pun pasti lebih didukung,” tuturnya.
Berdasarkan pantauan di lokasi, perbaikan jalan sudah dilakukan secara signifikan sehingga kini pengguna jalan dapat melintas tanpa hambatan.
Sebelumnya: Dana Hibah Dikritik, Jalan Alternatif Rusak Parah
Sebelumnya diberitakan, Pemerintah Kota (Pemkot) Bandar Lampung pada tahun 2025 mengucurkan dana hibah kepada sejumlah instansi, salah satunya Kejaksaan Tinggi (Kejati) Lampung dengan total anggaran sebesar Rp60 miliar. Dari jumlah tersebut, Rp15 miliar telah disalurkan pada tahun ini.
Kebijakan itu menuai beragam tanggapan dari masyarakat. Banyak warga menilai dana hibah tersebut tidak terlalu mendesak, terlebih masih banyak infrastruktur yang membutuhkan perhatian serius, termasuk Jalan Alternatif Hanoman di Kecamatan Tanjung Karang Timur yang mengalami kerusakan cukup parah.
Salah satu warga, Zaenal, saat itu menilai Pemkot seharusnya lebih memprioritaskan kebutuhan masyarakat.
“Jalan ini sudah berulang kali rusak. Ini kan jalan di bawah jembatan rel kereta dan menjadi jalur alternatif yang sering dilewati warga. Seharusnya pemkot memperbaiki jalan ini daripada memberikan dana hibah ke instansi lain,” ujarnya.
Zaenal juga menyayangkan kurangnya respons Pemkot terhadap keluhan masyarakat.
“Kami sudah berkali-kali melapor ke pamong setempat, tapi sampai sekarang belum ada perbaikan. Padahal ini jalan utama bagi warga. Seharusnya pemkot lebih responsif,” jelasnya.
Ia menambahkan, kerusakan jalan tersebut berpotensi membahayakan pengguna jalan.
> “Lubangnya cukup dalam. Sudah beberapa kali mobil kecil masuk ke kubangan dan mengalami lecet bodi atau sasis bengkok karena benturan. Kalau dibiarkan, ini jelas membahayakan,” ungkapnya.
Zaenal kala itu berharap Pemkot Bandar Lampung segera melakukan perbaikan agar masyarakat dapat kembali melintas dengan aman.
Pada pemberitaan sebelumnya, Kepala Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kota Bandar Lampung, Dedi Sutiyoso, ketika dikonfirmasi melalui WhatsApp, pesan yang dikirimkan hanya berstatus centang satu dan hingga berita ditayangkan belum memberikan tanggapan. Begitu pula Manager Humas PT KAI Tanjung Karang, Zaki, yang belum merespons pertanyaan terkait kemungkinan bantuan CSR untuk perbaikan jalan tersebut.
Dengan telah selesainya perbaikan di Ruas Jalan Hanoman ini, warga berharap langkah serupa dapat diterapkan pada titik-titik kerusakan jalan lain di Bandar Lampung.(*)

