Bandar Lampung
Walikota Eva Dwiana : Tingginya Angka Kasus Akibat Munculnya Kesadaran Masyarakat Untuk Melaporkan
Alteripost.co Bandar Lampung – Pemerintah Kota (Pemkot) Bandar Lampung Melalui Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) Kota Bandar Lampung, bersama Lembaga Advokasi Anak (LADA) DAMAR Lampung dan lembaga pelayanan perlindungan perempuan dan anak lainnya, mengadakan Sosialisasi Pencegahan Kekerasan Terhadap Perempuan dan Anak (KTPA) dan Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO), di Ruang Tapis Lingkungan Pemkot Bandar Lampung. Kamis (4/11/2021).
Acara sosialisasi tersebut dibuka langsung oleh Walikota Bandar Lampung Eva Dwiana, didampingi oleh Direktur Unbound Indonesia Rachel Luschen, Asisten Direktur Unbound Indonesia TesalinikaK.E. Pelealu, Direktur Lada Damar Sely Fitriani dan Kepala Dinas PPPA Kota Bandar Lampung Sri Asiyah.
Walikota Bandar Lampung Eva Dwiana mengatakan, tingginya angka kasus di Bandar lampung tersebut akibat munculnya kesadaran masyarakat, untuk melaporkan tindak kekerasan ke lembaga terkait.
” Bunda juga mengingatkan kepada masyarakat kota bandar lampung tetap berhati-hati. Ikuti semua anjuran yang disosialisasikan oleh Dinas PPPA serta mengimbau kepada masyarakat tidak mudah tergiur dengan apapun, baik janji dan uang dan bersama-sama menekan tingkat KTPA di Kota Bandar Lampung.
Sementara itu, Kepala Dinas PPPA Bandar Lampung Siti Asyah mengungkapkan, selain sosialisasi pihaknya juga sudah melakukan kerja sama dengan beberapa lembaga yang menangani masalah KTPA dan membentuk Perlindungan Anak Terpadu Berbasis Masyarakat (PATBM), yang terintegrasi di 126 kelurahan di Kota Bandar Lampung. (*).
Bandar Lampung
Pelepasan Jemaah Haji Bandar Lampung, Pemkot Beri Tali Asih Rp1 Juta
Alteripost Bandar Lampung – Pemerintah Kota Bandar Lampung bersama Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah Kota Bandar Lampung melaksanakan pelepasan jemaah calon haji tahun 1447 H/2026 M di Masjid Al-Furqon, Rabu (22/04/2026).
Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah Kota Bandar Lampung, H. Musal Badri Kesuma, S.Ag., M.Pd., memastikan kesiapan jemaah hampir sempurna. Ia menyebut, setelah melalui tahapan verifikasi, pemeriksaan kesehatan, kelengkapan dokumen, pelunasan hingga manasik, jemaah haji asal Kota Bandar Lampung telah mencapai kesiapan 99 persen.
“Tahun ini jumlah jemaah haji asal Kota Bandar Lampung sebanyak 1.159 orang, terdiri dari 514 pria dan 645 wanita, ditambah petugas haji,” ujarnya.
Para calon jemaah haji dijadwalkan berangkat secara bertahap dalam lima kelompok terbang (kloter), yakni kloter 7 pada 26 April, kloter 12 pada 2 Mei, kloter 16 pada 5 Mei, kloter 17 pada 6 Mei, serta kloter 31 pada 19 Mei 2026.
Seluruh jemaah juga telah mengikuti manasik haji sebanyak lima kali sebagai bekal dalam menjalankan ibadah di Tanah Suci.
Dalam kesempatan tersebut, pihak Kementerian Haji dan Umrah turut mengapresiasi perhatian Pemerintah Kota Bandar Lampung kepada para jemaah berupa tali asih sebesar Rp1 juta, souvenir, serta dukungan lainnya.
Wali Kota Bandar Lampung, Hj. Eva Dwiana, menyampaikan bahwa pelepasan ini menjadi awal perjalanan suci para jemaah menuju Tanah Suci Mekkah. Ia juga berharap ke depan nilai bantuan dapat ditingkatkan menjadi Rp2 juta.
“Saya mengucapkan selamat kepada seluruh jemaah calon haji. Semoga diberikan kelancaran dalam menjalankan ibadah, selalu menjaga kesehatan, kekompakan, serta dapat kembali ke tanah air dalam keadaan sehat dan menjadi haji yang mabrur,” ujarnya.
Ia juga mengingatkan seluruh jemaah untuk menaati aturan dan petunjuk dari petugas haji agar pelaksanaan ibadah berjalan lancar.
Di akhir sambutannya, Wali Kota turut menitipkan doa kepada para jemaah agar Pemerintah Kota Bandar Lampung dapat terus meningkatkan kesejahteraan masyarakat. (Agus).

