Bandar Lampung
Walikota Eva Dwiana Menghadiri KMHDI Cabang Kota Bandar Lampung
Alteripost.co Bandar Lampung – Kesatuan Mahasiswa Hindu Dharma Indonesia (KMHDI) Cabang Kota Bandar Lampung, menggelar Masa Penerimaan Anggota Baru (MPAB) XXII dan Seminar Kepemimpinan yang bertemakan Muda Berkarya Kota Tapis Berseri Berjaya.
Acara tersebut dibuka langsung oleh Walikota Bandar Lampung Eva Dwiana yang ditandai dengan Pemukulan Gong. Sabtu (4/12/2021), di Gedung Semergou Kantor Walikota.
Walikota Bandar Lampung Eva Dwiana berharap, “agar para anggota baru KMHDI dapat menjadi kader yang berkualitas dan menjadi generasi penerus dan pemersatu bangsa, mahasiswa harus dapat mengabdikan diri kepada masyarakat, baik di bidang ilmu pengetahuan umum maupun di bidang keagamaan. KMHDI sebagai wadah bagi mahasiswa Hindu memiliki tanggungjawab moral terhadap upaya melakukan pembinaan terhadap mahasiswa Hindu”.
Lanjut Walikota Eva, Pemerintah Kota (Pemkot) Bandar Lampung akan sangat terbuka untuk melakukan kolaborasi aktif dengan mahasiswa hindu untuk kemajuan daerah. Tuturnya.
“Bunda berharap kemampuan, kecerdasan serta kualitas dari para anggota KMHDI Lampung, mampu mengisi ruang ruang positif untuk pembangunan di Kota Bandar Lampung”. Pungkasnya. (*).
Bandar Lampung
MTQ ke-55 Bandar Lampung, Eva Dwiana Ajak Masyarakat Amalkan Nilai Alquran
Alteripost Bandar Lampung – Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) ke-55 Tingkat Kota Bandar Lampung Tahun 2026 resmi dimulai. Wali Kota Bandar Lampung Eva Dwiana mengingatkan agar kemeriahan kompetisi membaca, menghafal, memahami, dan menghayati Alquran tidak berhenti sebatas panggung perlombaan.
Pesan tersebut disampaikan Eva Dwiana saat membuka MTQ ke-55 Tingkat Kota Bandar Lampung di Stadion Mini Way Dadi, Sabtu malam (26/9/2026).
Menurut Eva, tantangan utama setelah pelaksanaan MTQ adalah bagaimana nilai-nilai Alquran benar-benar dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari masyarakat.
Ia menegaskan, MTQ bukan sekadar arena untuk menentukan peserta terbaik dalam setiap cabang perlombaan. Lebih dari itu, kegiatan tersebut merupakan bagian dari upaya membumikan Alquran sekaligus membentuk masyarakat yang berilmu, berakhlak, dan memiliki kepedulian terhadap sesama.
“MTQ bukan sekadar ajang untuk menunjukkan kemampuan dalam membaca, menghafal, memahami dan menghayati Alquran. Lebih dari itu, MTQ merupakan ikhtiar kita untuk membumikan Alquran dalam kehidupan,” ujar Eva.
Karena itu, Eva menilai tema MTQ ke-55, yakni “Dengan Semangat MTQ Kita Wujudkan Masyarakat yang Berilmu, Berakhlak dan Cinta Alquran dalam Kehidupan Sehari-hari”, sejalan dengan tujuan yang ingin dibangun Pemerintah Kota Bandar Lampung.
Sementara itu, Camat Sukabumi sekaligus tuan rumah pelaksanaan MTQ, Sahrial, S.Sos., M.M., mengatakan MTQ ke-55 Tingkat Kota Bandar Lampung Tahun 2026 diikuti sebanyak 402 kafilah dan 40 official dari 20 kecamatan.
Menurut Sahrial, sebanyak 77 dewan hakim turut dilibatkan dalam pelaksanaan MTQ. Para dewan hakim tersebut berasal dari Kementerian Agama Kota Bandar Lampung, UIN Raden Intan Lampung, serta pimpinan pondok pesantren.
“Pelaksanaan MTQ berlangsung mulai 26 hingga 29 September 2026,” katanya.
Ia menambahkan, panitia telah menyiapkan sembilan mimbar yang akan digunakan untuk berbagai cabang perlombaan selama pelaksanaan MTQ ke-55 Tingkat Kota Bandar Lampung.
Melalui pelaksanaan MTQ tersebut, diharapkan semangat mencintai dan mengamalkan Alquran tidak hanya terlihat selama perlombaan, tetapi juga menjadi bagian dari kehidupan masyarakat Kota Bandar Lampung. (Agus)

