Connect with us

Ruwajurai

Dirut RSUDAM: Alhamdulillah, Persalinan Wagub Nunik Lancar dan Aman

Published

on

Foto: Wagub Lampung Nunik bersama keluarga saat hendak melakukan proses persalinan (istimewa)

 

Alteripost.co, Bandarlampung-
Wakil Gubernur Provinsi Lampung Chusnunia Chalim atau biasa disapa Nunik mempercayakan proses kelahiran putranya kepada tim medis Rumah Sakit Umum DAERAH Abdul Moeloek (RSUDAM) Provinsi Lampung di ruang perawatan Delima, Senin (06/12/2021).

Dalam siaran persnya, Direktur Utama (Dirut) RSUDAM dr. Lukman Pura, Sp.PD.,K-GH.,MHSM mengatakan bahwa proses persalinan Wagub Nunik dilakukan secara seksio sesarea (SC) yang ditangani langsung oleh tim medis yang terdiri dari dr Zulkarnaen Hussein, Sp.OG (K), dr Nurul Islamy, Sp.OG, dr Rodiani, Sp.OG, DR. dr Prambudi Rukmono, Sp.A (K) dan dr Leni Ervina, Sp.A (K), dr. Ari wahyuni. Sp.An, dr. Sriwahyuniati Purwaningsih. Sp.An.

Proses operasi seksio sesarea berjalan lancar, bayi berjenis kelamin laki-laki lahir pada pukul 08:45 WIB dengan berat 2780 gram dan panjang 45 cm dengan sehat dan selamat.

“Alhamdulillah, proses persalinan Wagub Nunik berjalan lancar. Bayi berjenis kelamin laki-laki lahir pada pukul 08:45 WIB dengan berat 2780 gram dan panjang 45 cm,” ucapnya. (Rls/Gus)

Facebook Comments Box
Continue Reading
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Ruwajurai

Jelang Idul Fitri, PLN Lampung Inspeksi SPKLU di Jalur Strategis Pemudik

Published

on

Alteripost Lampung – Menjelang arus mudik dan arus balik Ramadan serta Idul Fitri 1447 Hijriah, General Manager PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi (UID) Lampung melakukan inspeksi langsung terhadap kesiapan Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) serta keandalan sistem kelistrikan di sejumlah titik strategis, khususnya di sepanjang ruas jalan tol yang menjadi jalur utama pemudik di Provinsi Lampung.

Inspeksi dilakukan di beberapa rest area dan lokasi SPKLU yang berada di jalur Tol Trans Sumatera guna memastikan seluruh infrastruktur pendukung kendaraan listrik siap melayani masyarakat yang melakukan perjalanan mudik. Hal ini terutama bagi pengguna kendaraan listrik yang melintasi wilayah Lampung sebagai gerbang Pulau Sumatera.

Sebagai bentuk kesiapan menghadapi peningkatan mobilitas kendaraan listrik, PLN UID Lampung telah menyiapkan sebanyak 67 unit Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) yang tersebar di 40 lokasi di seluruh wilayah Lampung. Selain itu, PLN juga menyiapkan 3 unit SPKLU Emergency yang disiagakan untuk mengantisipasi kondisi darurat apabila pengguna kendaraan listrik membutuhkan pengisian daya di luar titik SPKLU yang tersedia.

General Manager PLN UID Lampung, Rizky Mochamad, menyampaikan bahwa PLN terus memperkuat kesiapan infrastruktur SPKLU seiring meningkatnya minat masyarakat terhadap kendaraan listrik. Hal ini tercermin dari lonjakan signifikan transaksi pengisian kendaraan listrik di wilayah Lampung dalam dua tahun terakhir.

Pada tahun 2024 tercatat sebanyak 3.360 kali transaksi pengisian di SPKLU dengan konsumsi energi mencapai 58.672 kWh. Angka tersebut meningkat signifikan pada tahun 2025 menjadi 15.659 kali transaksi dengan total konsumsi energi sebesar 358.303 kWh.

Rizky mengatakan peningkatan tersebut menjadi indikator semakin berkembangnya ekosistem kendaraan listrik di wilayah Lampung, terutama saat periode mudik.
“Peningkatan transaksi SPKLU yang cukup signifikan menunjukkan minat masyarakat terhadap kendaraan listrik terus tumbuh.

Karena itu, kami memastikan kesiapan SPKLU di sepanjang jalur tol serta keandalan pasokan listrik agar pemudik pengguna kendaraan listrik dapat melakukan perjalanan dengan aman dan nyaman selama periode Ramadan dan Idul Fitri,” ujar Rizky.

Selain melakukan pengecekan kesiapan SPKLU, PLN juga memastikan keandalan sistem kelistrikan yang menyuplai fasilitas pengisian kendaraan listrik, termasuk kesiapan jaringan distribusi, peralatan pendukung, serta petugas di lapangan.

Sebagai bagian dari masa siaga Ramadan dan Idul Fitri 1447 Hijriah, PLN UID Lampung juga menyiapkan posko siaga kelistrikan dengan personel yang bersiaga selama 24 jam guna mengantisipasi potensi gangguan listrik dan memastikan pelayanan tetap optimal bagi masyarakat.(*)

Facebook Comments Box
Continue Reading