Bandar Lampung
Walikota Bandar Lampung Hadiri Rakor Lintas Sektoral Dalam Rangka Kesiapan Pengamanan Nataru
Alteripost.co Bandar Lampung – Walikota Bandar Lampung menghadiri Rapat Koordinasi (Rakor) Lintas Sektoral dalam rangka kesiapan pengamanan Natal 2021 dan Tahun Baru 2022 (Nataru), di Hotel Novotel Bandar Lampung. Rabu (8/12/2021).
Pengamanan perayaan Nataru yang akan datang ini diharapkan, lebih meningkat dari tahun sebelumnya, baik dalam hal pengamanan lalu lintas orang maupun pengamanan gedung gedung vital dan rumah-rumah ibadah. Ungkap Walikota Bandar Lampung Eva Dwiana.
Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Lampung Fahrizal Darminto mewakili Gubernur Lampung mengatakan, dengan diadakannya Rakor ini, diharapkan dapat merancang dan menyepakati pola serta aksi tindakan pengamanan yang tepat dalam rangka menciptakan kondisi masyarakat yang kondusif selama perayaan Nataru.
Kapolda Lampung Irjen Pol Drs. Hendro Sugiatno menyampaikan, terkait kebijakan pemerintah PPKM level tiga yang batal diterapkan di seluruh indonesia, tapi protokol kesehatan (Prokes) selama Nataru tetap di perketat guna menjaga penyebaran Covid-19.
“Saya juga berpesan agar Satgas Covid-19, harus tetap mengecek tempat tempat yang menimbulkan kerumunan masyarakat disaat malam pergantian tahun kususnya di tempat hiburan, wisata dan pusat perbelanjaan”. Pungkasnya. (*).
Bandar Lampung
MTQ ke-55 Bandar Lampung, Eva Dwiana Ajak Masyarakat Amalkan Nilai Alquran
Alteripost Bandar Lampung – Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) ke-55 Tingkat Kota Bandar Lampung Tahun 2026 resmi dimulai. Wali Kota Bandar Lampung Eva Dwiana mengingatkan agar kemeriahan kompetisi membaca, menghafal, memahami, dan menghayati Alquran tidak berhenti sebatas panggung perlombaan.
Pesan tersebut disampaikan Eva Dwiana saat membuka MTQ ke-55 Tingkat Kota Bandar Lampung di Stadion Mini Way Dadi, Sabtu malam (26/9/2026).
Menurut Eva, tantangan utama setelah pelaksanaan MTQ adalah bagaimana nilai-nilai Alquran benar-benar dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari masyarakat.
Ia menegaskan, MTQ bukan sekadar arena untuk menentukan peserta terbaik dalam setiap cabang perlombaan. Lebih dari itu, kegiatan tersebut merupakan bagian dari upaya membumikan Alquran sekaligus membentuk masyarakat yang berilmu, berakhlak, dan memiliki kepedulian terhadap sesama.
“MTQ bukan sekadar ajang untuk menunjukkan kemampuan dalam membaca, menghafal, memahami dan menghayati Alquran. Lebih dari itu, MTQ merupakan ikhtiar kita untuk membumikan Alquran dalam kehidupan,” ujar Eva.
Karena itu, Eva menilai tema MTQ ke-55, yakni “Dengan Semangat MTQ Kita Wujudkan Masyarakat yang Berilmu, Berakhlak dan Cinta Alquran dalam Kehidupan Sehari-hari”, sejalan dengan tujuan yang ingin dibangun Pemerintah Kota Bandar Lampung.
Sementara itu, Camat Sukabumi sekaligus tuan rumah pelaksanaan MTQ, Sahrial, S.Sos., M.M., mengatakan MTQ ke-55 Tingkat Kota Bandar Lampung Tahun 2026 diikuti sebanyak 402 kafilah dan 40 official dari 20 kecamatan.
Menurut Sahrial, sebanyak 77 dewan hakim turut dilibatkan dalam pelaksanaan MTQ. Para dewan hakim tersebut berasal dari Kementerian Agama Kota Bandar Lampung, UIN Raden Intan Lampung, serta pimpinan pondok pesantren.
“Pelaksanaan MTQ berlangsung mulai 26 hingga 29 September 2026,” katanya.
Ia menambahkan, panitia telah menyiapkan sembilan mimbar yang akan digunakan untuk berbagai cabang perlombaan selama pelaksanaan MTQ ke-55 Tingkat Kota Bandar Lampung.
Melalui pelaksanaan MTQ tersebut, diharapkan semangat mencintai dan mengamalkan Alquran tidak hanya terlihat selama perlombaan, tetapi juga menjadi bagian dari kehidupan masyarakat Kota Bandar Lampung. (Agus)

