Nasional
Gus Yahya Klaim Sudah Kantongi Ratusan Suara
Alteripost.co, Bandarlampung-
Yahya Cholil Staquf atau akrab disapa Gus Yahya mengklaim bahwa ada 447 pengurus wilayah (PW) dan pengurus cabang (PC) telah berikrar untuk mendukung dirinya sebagai ketua Pengurus Besar Nahdatul Ulama (PBNU) lima tahun mendatang.
Menurutnya, dukungan itu diketahui ketika malam Rabu kemarin telah mengundang dan bertemu baik PC dan PW di gedung Graha Wangsa, Bandarlampung.
“447 PWNU dan PCNU yang semuanya berikrar mau ikut bersama kami. Saya berkeyakinan bahwa angka itu yang berkumpul adalah sungguh-sungguh mereka dengan jujur ikut bersama saya, sekurang-kurangnya ikut satu periode bersama saya,” ucap Gus Yahya, saat Konferensi Pers, di UIN Raden Intan, Kamis (23/12/2021).
Ia juga menjelaskan, yang telah memberikan dukungan itu harus dari hati dan jujur jangan ada paksaan.
“Saya juga telah sampaikan pada pw dan pc yang paling prinsip adalah harus atas dasar kejujuran semua. Karena muktamar ini untuk menuju abad ke 2 yang lebih baik lagi,” lanjutnya.
Selain itu jelasnya, pada sidang Laporan pertanggungjawaban (LPJ) meski telah diterima, namun ada sejumlah penanggap yang memberikan catatan.
“Catatan yang disampaikan ini sudah pernah saya dengar ketika bertemu dengan sejumlah 474 PC dan PW, dimana saya menerima keluhan mereka,” terangnya.
“Diantaranya yakni kebutuhan untuk memperkuat komunikasi PBNU dan konsolidasi program secara strukturitual sehingga organisasi ini bisa bergerak kearah yang sama,” pungkasnya. (*)
Lampung Selatan
Masuk Daerah Terbaik Nasional, TP PKK Lampung Selatan Terima Penghargaan Imunisasi Zero Dose
Alteripost Makassar – Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Kabupaten Lampung Selatan kembali menorehkan prestasi di tingkat nasional. Kali ini, TP PKK Lampung Selatan meraih Penghargaan Imunisasi Zero Dose (IZD) pada Puncak Peringatan ke-54 Hari Kesatuan Gerak (HKG) PKK Tahun 2026.
Penghargaan tersebut diterima Wakil Ketua TP PKK Kabupaten Lampung Selatan, Rheny Apriyani Syaiful Anwar, yang diserahkan langsung oleh Menteri Kesehatan Republik Indonesia, Budi G. Sadikin, bersama Ketua Umum TP PKK Pusat, Tri Tito Karnavian, di Hotel Claro Makassar, Sulawesi Selatan, Sabtu (11/7/2026).
Penghargaan nasional itu menjadi bentuk apresiasi atas komitmen dan dukungan aktif TP PKK Kabupaten Lampung Selatan dalam mempercepat penurunan jumlah anak zero dose atau anak yang belum pernah mendapatkan imunisasi.
Keberhasilan tersebut tidak terlepas dari penguatan kolaborasi antara Pemkab Lampung Selatan dan TP PKK dalam meningkatkan cakupan imunisasi sepanjang 2026.
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Lampung Selatan, Devi Arminanto, menjelaskan, Lampung Selatan merupakan salah satu daerah yang ditunjuk sebagai pilot project nasional dalam upaya percepatan penurunan jumlah anak zero dose.
Dalam pelaksanaannya, hingga Mei 2026, Kabupaten Lampung Selatan berhasil menuntaskan imunisasi kejar terhadap 4.626 anak atau mencapai 99,9 persen dari target sasaran. Capaian tersebut menempatkan Kabupaten Lampung Selatan sebagai salah satu daerah dengan tingkat keberhasilan tertinggi di Indonesia.
“Dalam pelaksanaannya, Lampung Selatan dinyatakan berhasil menurunkan jumlah anak zero dose sesuai target TP PKK Pusat dan Kementerian Kesehatan,” kata Devi Arminanto.
Menurut Devi, capaian tersebut merupakan hasil kerja bersama yang melibatkan berbagai pihak, mulai dari pemerintah daerah, TP PKK, tenaga kesehatan, hingga seluruh unsur yang terlibat dalam pelaksanaan imunisasi di lapangan.
Ia pun menyampaikan rasa syukur dan bangga atas apresiasi nasional yang berhasil diraih Lampung Selatan. Menurutnya, penghargaan tersebut menjadi bukti bahwa kolaborasi yang kuat mampu memberikan dampak nyata bagi peningkatan derajat kesehatan anak.
“Alhamdulillah, penghargaan ini merupakan hasil kerja keras dan kolaborasi semua pihak yang terlibat,” ujar Devi Arminanto.
Sementara itu, Puncak Peringatan ke-54 HKG PKK Tahun 2026 mengusung tema “Kuatkan 10 Program Pokok PKK, Laksanakan Asta Cita, Wujudkan Indonesia Emas 2045.”
Rangkaian kegiatan diawali dengan pemaparan materi oleh Menteri Kesehatan RI, Budi G. Sadikin, serta Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak RI, Arifah Fauzi.
Acara tersebut turut dihadiri Pelindung TP PKK, Selvi Gibran Rakabuming, Ketua Umum TP PKK Pusat, Tri Tito Karnavian, serta para Ketua TP PKK provinsi, kabupaten, dan kota dari seluruh Indonesia. (*)

