DPRD
Selain Mendagri, DPRD Juga Apresiasi Capaian PAD Pemprov Lampung
Alteripost.co, Bandarlampung-
Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Muhammad Tito Karnavian berencana bakal membentuk tim untuk mempelajari kiat Pemerintah Provinsi (Pemprov) Lampung karena mampu mencapai Pendapatan Asli Daerah (PAD) yang tinggi pada 2021, yakni sebesar 99 persen.
Selain itu, penyerapan anggaran Pemprov Lampung juga dinilai telah maksimal. Karena telah merealisasikan belanjanya dengan capaian 94,01 persen. Angka itu membuat Lampung bertengger di urutan kedua provinsi yang belanjanya tinggi setelah Jawa Barat. Hal itu menandakan uang yang beredar di masyarakat melalui beragam program berjalan baik. Capaian itu juga akan dipelajari oleh Mendagri.
“Itu sangat bagus sekali, saya juga tidak ngerti ilmunya resepnya beliau (Gubernur,red) saya mungkin perlu belajar,” ujar Mendagri saat memberikan keterangan pers pada kunjungan kerjanya (Kunker) dalam rangka Monitoring, Evaluasi Program dan Kegiatan Strategis di Provinsi Lampung, yang berlangsung di Mahan Agung, Bandarlampung beberapa waktu lalu.
Selain Kemendagri, Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Lampung juga turut mengapresiasi capaian positif yang diraih Pemprov Lampung.
Wakil Ketua II DPRD Lampung Ririn Kuswantari mengatakan bahwa kinerja Gubernur Arinal beserta jajarannya patut diapresiasi. Pencapaian positif di 2021 mesti dipertahankan dan harapannya di tahun 2022 capaian PAD dan serapan anggaran Pemprov Lampung semakin baik lagi.
“Kita (DPRD Lampung,red) mengapresiasi pencapaian positif yang telah ditorehkan Gubernur Arinal beserta jajarannya. Langkah-langkah taktis ini mesti terus dijaga dalam menuju Lampung Berjaya,” ucapnya, Jumat (07/01/2022).
Ketua Kesatuan Perempuan Partai Golkar (KPPG) Lampung tersebut menambahkan, di bawah kepemimpinan Gubernur Arinal, Lampung telah melahirkan banyak terobosan kreatif dalam bidang pertanian yang merupakan salah satu unggulan dari daerah tersebut.
Menurut Ririn sapaan akrabnya, sektor pertanian menjadi salah satu fokus utama Gubernur Arinal dalam program kerjanya. Sehingga hadirnya Kartu Petani Berjaya (KPB) diharapkan jadi solusi dan wadah bagi kesejahteraan para petani di Lampung.
“Kita (di DPRD,red) pasti mendukung penuh program-program Pemprov Lampung yang menyentuh langsung ke masyarakat. Prinsipnya untuk kemajuan daerah dan kesejahteraan rakyat pasti kita support,” tegasnya. (Gus)
DPRD
DPRD Lampung Apresiasi Keberhasilan Polda Ungkap 379 Kasus Narkoba
Alteripost Bandar Lampung – Anggota Komisi V DPRD Provinsi Lampung, Deni Ribowo, mengapresiasi kinerja Kapolda Lampung Irjen Pol Helfi Assegaf beserta jajaran yang berhasil mengungkap 379 kasus penyalahgunaan dan peredaran narkotika dalam Operasi Antik Krakatau 2026.
Apresiasi tersebut disampaikan Deni pada Senin (28/9/2026). Ia menilai keberhasilan tersebut menunjukkan komitmen Polda Lampung dalam memberantas peredaran narkoba sekaligus melindungi masyarakat, khususnya generasi muda.
“Keberhasilan Polda Lampung mengungkap ratusan kasus narkotika dengan jumlah barang bukti yang sangat besar patut diapresiasi. Saya memberikan penghargaan kepada Kapolda Lampung beserta seluruh jajaran yang telah bekerja keras memutus mata rantai peredaran narkoba di Provinsi Lampung,” ujar Deni.
Dalam operasi tersebut, polisi mengamankan sejumlah barang bukti, di antaranya sabu-sabu sebanyak 85.916,71 gram atau sekitar 85,9 kilogram, ganja, ekstasi, obat-obatan terlarang, tembakau sintetis, serta barang bukti lainnya.
Total nilai ekonomis barang bukti yang diamankan disebut mencapai sekitar Rp158,8 miliar.
Menurut Deni, keberhasilan operasi tidak hanya diukur dari jumlah kasus yang diungkap, tetapi juga dari dampaknya terhadap upaya melindungi masyarakat Lampung dari bahaya narkotika.
“Pemberantasan narkotika tidak dapat dilakukan hanya oleh aparat penegak hukum. Perlu dukungan dan keterlibatan seluruh elemen masyarakat,” katanya.
Deni menekankan pentingnya sinergi antara kepolisian, pemerintah daerah, DPRD, tokoh masyarakat, dunia pendidikan, dan keluarga. Upaya pencegahan, kata dia, harus berjalan beriringan dengan penegakan hukum.
Ia juga mengajak masyarakat melaporkan apabila mengetahui adanya dugaan peredaran narkotika di lingkungan sekitar melalui layanan kepolisian 110.
“Informasi dari masyarakat sangat penting agar aparat dapat bergerak cepat melakukan pencegahan dan penindakan,” ujarnya.
Deni berharap keberhasilan Operasi Antik Krakatau 2026 menjadi momentum untuk memperkuat gerakan bersama dalam menciptakan Lampung yang aman dan terbebas dari ancaman narkoba, terutama melalui edukasi kepada generasi muda mengenai bahaya narkotika.(*)

