Bandar Lampung
Walikota Bandar Lampung Kunjungan Dalam Rangka Kegiatan Pembinaan WBP di Lapas kelas 2A Perempuan
Alteripost.co Bandar Lampung – Walikota Bandar Lampung Eva Dwiana beserta jajaran melaksanakan kunjungan dalam rangka kegiatan pembinaan warga binaan permasyakatan (WBP) di Lapas kelas IIA Perempuan Kota Bandar Lampung. Kamis (13/1/2022).
Dalam kesempatan ini Walikota Bandar Lampung Eva Dwiana memberikan bantuan dana dan akan memberikan alat produksi pembuatan tapis yang diharapkan, dapat digunakan semaksimal mungkin untuk keperluan di Lapas Perempuan. “Selain itu dapat meningkatkan karya karya warga binaan di Lapas tersebut”.
Walikota Bandar Lampung juga berharap, kepada seluruh warga binaan Lembaga Permasyarakatan Perempuan Kelas IIA Bandar Lampung, untuk selalu menaati perilaku hidup sehat dilingkungan serta tetap menerapkan Protokol Kesehatan (Prokes) 6M.
“Bunda mengapresiasi produk produk warga binaan dan berharap bisa berkolaborasi dengan Kanwil Kemenkumham Provinsi Lampung, mereka yang sudah dibina luar biasa. Nanti kalau kita diundang ke pusat atau dimana saja, Dinas Perindustrian bisa membawa hasil industri dari Lapas Perempuan”. Terangnya.
Plt. Kepala Kantor Kementerian Hukum dan Ham Lampung, mengaresiasi kolaborasi yang baik antara Kepala Kantor Hukum dan Ham Lampung dengan Pemerintah Kota (Pemkot) Bandar Lampung.
“Saya juga meminta stand kepada Pemkot Bandar Lampung, untuk memamerkan hasil karya warga binaan, sejauh ini produk produk kerajinan warga binaan dipasarkan secara online”. Pungkasnya. (*).
Bandar Lampung
MTQ ke-55 Bandar Lampung, Eva Dwiana Ajak Masyarakat Amalkan Nilai Alquran
Alteripost Bandar Lampung – Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) ke-55 Tingkat Kota Bandar Lampung Tahun 2026 resmi dimulai. Wali Kota Bandar Lampung Eva Dwiana mengingatkan agar kemeriahan kompetisi membaca, menghafal, memahami, dan menghayati Alquran tidak berhenti sebatas panggung perlombaan.
Pesan tersebut disampaikan Eva Dwiana saat membuka MTQ ke-55 Tingkat Kota Bandar Lampung di Stadion Mini Way Dadi, Sabtu malam (26/9/2026).
Menurut Eva, tantangan utama setelah pelaksanaan MTQ adalah bagaimana nilai-nilai Alquran benar-benar dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari masyarakat.
Ia menegaskan, MTQ bukan sekadar arena untuk menentukan peserta terbaik dalam setiap cabang perlombaan. Lebih dari itu, kegiatan tersebut merupakan bagian dari upaya membumikan Alquran sekaligus membentuk masyarakat yang berilmu, berakhlak, dan memiliki kepedulian terhadap sesama.
“MTQ bukan sekadar ajang untuk menunjukkan kemampuan dalam membaca, menghafal, memahami dan menghayati Alquran. Lebih dari itu, MTQ merupakan ikhtiar kita untuk membumikan Alquran dalam kehidupan,” ujar Eva.
Karena itu, Eva menilai tema MTQ ke-55, yakni “Dengan Semangat MTQ Kita Wujudkan Masyarakat yang Berilmu, Berakhlak dan Cinta Alquran dalam Kehidupan Sehari-hari”, sejalan dengan tujuan yang ingin dibangun Pemerintah Kota Bandar Lampung.
Sementara itu, Camat Sukabumi sekaligus tuan rumah pelaksanaan MTQ, Sahrial, S.Sos., M.M., mengatakan MTQ ke-55 Tingkat Kota Bandar Lampung Tahun 2026 diikuti sebanyak 402 kafilah dan 40 official dari 20 kecamatan.
Menurut Sahrial, sebanyak 77 dewan hakim turut dilibatkan dalam pelaksanaan MTQ. Para dewan hakim tersebut berasal dari Kementerian Agama Kota Bandar Lampung, UIN Raden Intan Lampung, serta pimpinan pondok pesantren.
“Pelaksanaan MTQ berlangsung mulai 26 hingga 29 September 2026,” katanya.
Ia menambahkan, panitia telah menyiapkan sembilan mimbar yang akan digunakan untuk berbagai cabang perlombaan selama pelaksanaan MTQ ke-55 Tingkat Kota Bandar Lampung.
Melalui pelaksanaan MTQ tersebut, diharapkan semangat mencintai dan mengamalkan Alquran tidak hanya terlihat selama perlombaan, tetapi juga menjadi bagian dari kehidupan masyarakat Kota Bandar Lampung. (Agus)

