Connect with us

Pesawaran

Kunker ke Pesawaran, PWI Siap Berkolaborasi Dengan Pemkab

Published

on

Foto: Ketua beserta jajaran pengurus PWI Lampung saat beraudiensi dengan Bupati Dendi

 

Alteripost.co, Pesawaran-
Guna menjalin silaturahmi dan berkolaborasi dengan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pesawaran, Ketua beserta jajaran pengurus Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Lampung beraudiensi dengan Bupati Dendi, Senin (31/01/2022).

Kehadiran Ketua PWI Provinsi Lampung Wirahadikusumah beserta jajaran, serta didampingi pengurus PWI Pesawaran mendapat sambutan hangat Bupati Pesawaran Dendi Ramadhona.

Dalam kesempatan diskusi tersebut, Dendi berujar bahwa PWI selama ini telah banyak mendukung berbagai kegiatan Pemerintah.

” Kami tidak anti kritik, selagi memang itu untuk membangun Kabupaten Pesawaran tidak masalah,” ujarnya.

Menurut Bupati Dendi, berbagai kinerja PWI Pesawaran sudah terbukti diantaranya dengan turut woro – woro kepada masyarakat penerapan prokes saat terjadi pandemi Covid-19.

”Dan ini salah satu kinerja yang ditunjukkan oleh PWI Pesawaran. Artinya memang PWI sudah ada sinergitas dengan pemerintah setempat,” lanjut Dendi sapaan akrabnya.

Ditambahkan Bupati, terkait dengan kegiatan pusat POR SIWO di akhir 2023 kami siap karena diperkirakan juni 2023 Fasilitas olahraga sudah siap.

Terkait dengan adanya penyelenggaraan peringatan Hari Pers Nasional ( HPN) di Lampung pada 2024 mendatang, pada prinsipnya Kabupaten Pesawaran siap mendukung.

”Kalau memang Pesawaran merupakan tuan rumah PORSIWO 2023 pada prinsipnya kami siap menjadi tuan rumah, akan tetapi Fasilitas olahraga yang akan dibangun baru selesai akir Juli 2023.Jadi i intinya pelaksanaan baru bisa setelah Juli 2023,” ucapnya.

Sedangkan ketua PWI Lampung yang hadir didampingi jajarannya mengatakan, kehadiran di Pesawaran merupakan rangkaian Roadshow ke beberapa Kabupaten / Kota yang ada di Provinsi Lampung.

”Atas petunjuk Gubernur Lampung agar melakukan roadshow ke Kabupaten/ Kota di mana ada rencana PWI sebagai tuan rumah Hari Pers Nasional (HPN) 2024 di Lampung. Sehingga kami berharap mendapat dukungan seluruh Bupuati Kabupaten /Kota,” kata Wira sapaan akrabnya. (rls)

Facebook Comments Box
Continue Reading
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Pesawaran

Respon Cepat Pemkab Pesawaran Beserta Stakeholder Terkait Buat Jembatan Darurat

Published

on

Foto: Bupati Pesawaran Dendi saat diwawancarai awak media

 

Alteripost.co, Pesawaran-
Respon Cepat dilakukan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pesawaran dalam menangani kerusakan jembatan di Kecamatan Teluk Pandan akibat terjangan banjir dengan memasang plat baja, sebelumnya Bupati Pesawaran Dendi Ramadhona menyatakan perlu langkah cepat untuk memperbaiki jembatan tersebut agar bisa segera dilalui masyarakat.

“Tindaklanjut penanganan jembatan yang rusak kemarin, hari ini kita berupaya agar kendaraan roda empat bisa lewat, kita berkoordinasi Brigif 4 Marinir, Polri dan masyarakat, serta hari ini Pemerintah Provinsi Lampung dan balai jalan nasional sudah mengirimkan cross grider untuk pembuatan jembatan sementara agar bisa dilewati kendaraan roda empat,” ungkap Dendi, Selasa (28/12/2021).

Menurutnya, percepatan perbaikan jembatan itu dilakukan agar segera bisa digunakan kembali, mengingat akses tersebut merupakan salah satu penghubung ke sejumlah wilayah Kecamatan yang ada di Kabupaten Pesawaran.

“Perbaikannya kita targetkan akan selesai dalam dua hari kedepan, sebab, kita tidak ingin rusaknya akses itu mengganggu aktifitas warga dan perputaran perekonomian masyarakat tentunya,” ujar dia.

“Dan kami selaku Pemerintah Daerah juga akan terus berkoordinasi dengan Pemprov Lampung maupun instansi terkait untuk proses perbaikan jembatan permanennya,” timpalnya.

Begitu juga disampaikan Camat Telukpandan, Edi Sutrisno mengatakan proses pemasangan plat baja diperkirakan memakan waktu dua hingga tiga hari ke depan. Sementara, jalan baru bisa dilalui sepeda motor menggunakan jembatan darurat selebar kurang lebih dua meter menggunakan batang kelapa.

“Jadi pasca kejadian ambrolnya bahu jalan di jembatan Way Gebang, kita lakukan rapat koordinasi bersama pemerintah kabupaten serta unsur terkait baik kepolisian maupun marinir bersama Dinas PU Provinsi, hasilnya adalah perbaikan jembatan menggunakan plat baja,” kata Edi.

Edi menyebutkan, sebelumnya jembatan sepanjang kurang lebih tujuh meter itu ambrol disebabkan meluapnya aliran sungai yang terhalang ranting serta batang kayu.

“Karenanya pasca kejadian, pemerintah kabupaten bersama marinir, kepolisian serta warga sekitar bergotong-royong melakukan pembersihan sekitar jembatan agar tidak mengalami kejadian serupa saat diguyur hujan deras,” ungkap Edi. (Red)

Facebook Comments Box
Continue Reading