Bandar Lampung
Pemkot Bandar Lampung Resmi Menunda Pelaksanaan PTM
Alteripost.co Bandar Lampung – Pemerintah Kota (Pemkot) Bandar Lampung resmi menunda pelaksanaan Pembelajaran Tatap Muka (PTM) yang awalnya direncanakan dimulai pada 7 Februari 2022. Hal itu dikatakan Walikota Bandar Lampung Eva Dwiana saat mengadakan konferensi pers di Ruang Rapat Walikota. Kamis (3/2/2022).
Pada konferensi pers tersebut Walikota Bandar Lampung menyampaikan, penundaan pelaksanaan PTM untuk seluruh sekolah di Bandar Lampung, “penundaan PTM ini menyusul adanya siswa yang terpapar di tengah pelaksanaan PTM, yakni pada SMK SMTI Bandar Lampung, dimana terdapat 850 siswa yang mengikuti PTM”.
“Walikota Bandar Lampung meminta para wali murid untuk lebih bersabar, karena pembelajaran masih dilakukan secara dalam jaringan (daring)”.
Kemudian Plt Kepala Dinas (Kadis) Kesehatan Kota Bandar Lampung Desti Mega Putri mengatakan, per tanggal 2 Februari 2022 kasus positif Covid-19 di Bandar Lampung ada 130 orang. Sebanyak 98 orang (75%) bergejala ringan dan melakukan isolasi mandiri (isoman). Sedangkan 32 orang (25%) dirawat di dua rumah sakit rujukan Covid-19 di Kota Bandar Lampung.
“Faktor penyebab pasien terpapar Covid-19 adalah perjalanan ke luar kota. Pasien positif ditemukan dari hasil tracing pihak puskesmas dan ada juga yang merasakan gejala lalu melakukan rapid test ke puskesmas dan dinyatakan positif, dari 130 kasus tersebut 75% melakukan isoman dengan gejala yang cukup ringan karena rata-rata sudah divaksin dan yang dirawat ada 25%”. Terangnya.
Selanjutnya Untuk perawatan pasien Covid-19 menggunakan dua rumah sakit di Bandar Lampung. Dari 774 tempat tidur yang tersedia, terpakai 32 tempat tidur atau sekitar 24%, total rumah sakit rujukan Covid-19 di Bandar Lampung ada 13 rumah sakit dengan rincian 12 rumah sakit pemerintah dan kota dan satu rumah sakit darurat. Pungkasnya. (*).
Bandar Lampung
Eva Dwiana Tinjau Perbaikan Jalan dan Drainase di Bandar Lampung
Alteripost Bandar Lampung – Pemerintah Kota (Pemkot) Bandar Lampung terus membenahi infrastruktur dan fasilitas umum, mulai dari perbaikan jalan, drainase, hingga penataan trotoar di sejumlah kecamatan. Upaya ini dilakukan untuk meningkatkan kenyamanan masyarakat dalam beraktivitas.
Wali Kota Bandar Lampung Eva Dwiana turun langsung meninjau sejumlah titik pekerjaan infrastruktur guna memastikan pelaksanaan perbaikan di lapangan berjalan sesuai kebutuhan masyarakat.
Peningkatan jalan menggunakan metode perkerasan kaku atau rigid pavement dilakukan di sejumlah ruas, di antaranya Jalan Pangeran Sultan Ageng Tirtayasa dan Jalan Batu Suluh di Kecamatan Sukabumi; Jalan Pulau Pisang dan Jalan Letkol Endro Suratmin di Kecamatan Sukarame; serta Jalan Ratu Dibalau dan Jalan R.A. Basyid di Kecamatan Tanjung Senang.
Pekerjaan serupa juga mencakup Jalan Wala Utama Lanjutan dan Jalan Pulau Singkep di Kecamatan Sukabumi.
Selain perbaikan jalan, Pemkot Bandar Lampung melakukan penataan trotoar di Jalan Ahmad Yani, Kecamatan Tanjung Karang Pusat, dan Jalan Sultan Agung, Kecamatan Way Halim. Penataan juga dilakukan di kawasan Jalan Jenderal Sudirman, Jalan H. Juanda, hingga Jalan Dr. Susilo, serta revitalisasi Jalan Pangeran Diponegoro di Kecamatan Teluk Betung Utara.
Eva Dwiana mengatakan, perbaikan jalan dan drainase terus dilakukan di sejumlah wilayah untuk meningkatkan kualitas infrastruktur perkotaan.
“Saat ini Pemerintah Kota Bandar Lampung sedang aktif melakukan perbaikan jalan dan drainase di sejumlah titik yang tersebar di Kota Bandar Lampung,” ujar Eva Dwiana.
Menurut dia, pembenahan tersebut meliputi sejumlah ruas jalan dan trotoar di berbagai kecamatan, termasuk Sukabumi, Sukarame, Tanjung Senang, Way Halim, dan Tanjung Karang Pusat.
Perbaikan drainase juga menjadi bagian penting dari upaya pembenahan infrastruktur. Saluran air yang berfungsi dengan baik diharapkan dapat memperlancar aliran air hujan dan mengurangi risiko genangan di kawasan perkotaan.
Pemkot Bandar Lampung mengimbau masyarakat agar berhati-hati saat melintasi lokasi proyek karena aktivitas pengerjaan berpotensi memengaruhi kelancaran lalu lintas.
Pemerintah kota berharap seluruh pekerjaan dapat diselesaikan sesuai target sehingga manfaat perbaikan infrastruktur tersebut dapat segera dirasakan masyarakat. (*)

