Bandar Lampung
Pemkot Dan KONI Bandar Lampung Melakukan Vaksinasi Ketiga
BANDAR LAMPUNG Alteripost.co –Guna mempercepat pencapaian vaksinasi di Kota Bandar lampung, Pemerintah Kota (Pemkot) bekerja sama dengan Komite Olahraga Nasional Indonesia (Koni) Bandar Lampung melakukan vaksinasi ketiga atau booster kepada Atlet, Pelatih dan Pengurus Koni Bandar Lampung.
Vaksinasi yang di pusatkan Sekretariat Koni Bandar Lampung komplek Stadion Pahoman, dihadiri langsung Ketua Umum Koni yang juga Walikota Bandar lampung Eva Dwiana. “Bunda minta kepada semua atlet, pelatih dan pengurus Koni Bandar lampung untuk tetap mematuhi protokol kesehatan (Prokes), walaupun telah melakukan vaksinasi ketiga atau booster, karena pandemic Covid-19 belum berakhir. Ujar Eva Dwiana yang biasa di sapa Bunda Eva. Kamis (10/3/2022).
Selain itu, Walikota juga meminta kepada Atlet dan Pelatih yang belum melaksanakan vaksinasi ketiga atau booster untuk segera melaksanakan, bisa mendatangi semua fasilitas kesehatan seperti Puskesmas yang ada di Bandar lampung. “Vaksinasi ini merupakan salah satu upaya kita untuk membentengi diri sendiri, agar imunitas dapat bekerja maksimal jika nantinya terpapar Covid-19″. Imbuh bunda Eva.
Sementara Wakil Ketua 1 Koni Bandarl Lampung Trisno Andreas mengaku, dalam vaksinasi ini pihaknya menargetkan 200 orang atlet dan pelatih yang mengikuti vaksin. “Iya kita targetkan atlet, pelatih dan pengurus Koni Bandar Lampung sebanyak 200 orang, informasinya sudah kita sebar melalui masing-masing pengurus cabang olahraga”.
Nabila salah satu atlet binaa Koni Bandar Lampung cabang olahraga Taekwondo mengaku senang dengan adanya vaksinasi ini, mengingat Covid-19 masih ada. “Vaksin inikan untuk kesehatan kita semua, selain untuk diri sendiri, juga untuk orang sekitar kita, agar kita sehat semua”. (*).
Bandar Lampung
Eva Dwiana Tinjau Perbaikan Jalan dan Drainase di Bandar Lampung
Alteripost Bandar Lampung – Pemerintah Kota (Pemkot) Bandar Lampung terus membenahi infrastruktur dan fasilitas umum, mulai dari perbaikan jalan, drainase, hingga penataan trotoar di sejumlah kecamatan. Upaya ini dilakukan untuk meningkatkan kenyamanan masyarakat dalam beraktivitas.
Wali Kota Bandar Lampung Eva Dwiana turun langsung meninjau sejumlah titik pekerjaan infrastruktur guna memastikan pelaksanaan perbaikan di lapangan berjalan sesuai kebutuhan masyarakat.
Peningkatan jalan menggunakan metode perkerasan kaku atau rigid pavement dilakukan di sejumlah ruas, di antaranya Jalan Pangeran Sultan Ageng Tirtayasa dan Jalan Batu Suluh di Kecamatan Sukabumi; Jalan Pulau Pisang dan Jalan Letkol Endro Suratmin di Kecamatan Sukarame; serta Jalan Ratu Dibalau dan Jalan R.A. Basyid di Kecamatan Tanjung Senang.
Pekerjaan serupa juga mencakup Jalan Wala Utama Lanjutan dan Jalan Pulau Singkep di Kecamatan Sukabumi.
Selain perbaikan jalan, Pemkot Bandar Lampung melakukan penataan trotoar di Jalan Ahmad Yani, Kecamatan Tanjung Karang Pusat, dan Jalan Sultan Agung, Kecamatan Way Halim. Penataan juga dilakukan di kawasan Jalan Jenderal Sudirman, Jalan H. Juanda, hingga Jalan Dr. Susilo, serta revitalisasi Jalan Pangeran Diponegoro di Kecamatan Teluk Betung Utara.
Eva Dwiana mengatakan, perbaikan jalan dan drainase terus dilakukan di sejumlah wilayah untuk meningkatkan kualitas infrastruktur perkotaan.
“Saat ini Pemerintah Kota Bandar Lampung sedang aktif melakukan perbaikan jalan dan drainase di sejumlah titik yang tersebar di Kota Bandar Lampung,” ujar Eva Dwiana.
Menurut dia, pembenahan tersebut meliputi sejumlah ruas jalan dan trotoar di berbagai kecamatan, termasuk Sukabumi, Sukarame, Tanjung Senang, Way Halim, dan Tanjung Karang Pusat.
Perbaikan drainase juga menjadi bagian penting dari upaya pembenahan infrastruktur. Saluran air yang berfungsi dengan baik diharapkan dapat memperlancar aliran air hujan dan mengurangi risiko genangan di kawasan perkotaan.
Pemkot Bandar Lampung mengimbau masyarakat agar berhati-hati saat melintasi lokasi proyek karena aktivitas pengerjaan berpotensi memengaruhi kelancaran lalu lintas.
Pemerintah kota berharap seluruh pekerjaan dapat diselesaikan sesuai target sehingga manfaat perbaikan infrastruktur tersebut dapat segera dirasakan masyarakat. (*)

