Connect with us

Hukum dan Kriminal

Jelang Mudik Lebaran, Polda Lampung Imbau Pemilik Toko dan Perkantoran Tambah Fasilitas Keamanan

Published

on

Foto: Kabid humas Polda Lampung Kombes Pol Zahwani Pandra Arsyad (istimewa)

 

Alteripost.co, Bandarlampung-
Jajaran Kepolisian Daerah (Polda) Lampung, menghimbau kepada pemilik toko dan perkantoran di Lampung agar dapat memasang CCTV selama ditinggal mudik ke kampung halamannya. Hal tersebut untuk memperkuat fasilitas keamanan sekitar toko dan perkantoran ketika musim mudik lebaran.

Pemasangan CCTV tersebut ditujukan agar dapat mengantisipasi adanya aksi pelaku pencurian outdoor AC.

“Kita ketahui bahwa maraknya kehilangan outdoor AC ini. Kita khawatirkan para pelaku memanfaatkan masyarakat yang mudik untuk mengambil outdoor AC yang berada di depan. Oleh karena itu, pemasangan CCTV ini guna mengantisipasi adanya pencurian dan bila perlu dipasang pengaman pada outdoor AC,” kata Kapolda Lampung, Irjen Pol Hendro Sugiatno melalui Kabid Humas Polda Lampung, Kombes Pol Zahwani Pandra Arsyad di Bandarlampung, Minggu (24/4/2022).

Dia melanjutkan selain itu, Polda Lampung juga minta kepada security maupun penjaga malam agar dapat lebih waspada lagi jam-jam rawan pencurian khususnya pada malam hari.

Masyarakat maupun petugas malam diharapkan dapat melapor ke kepolisian terdekat seperti polsek-poksek masing-masing wilayah jika melihat orang yang dicurigai atau pun terjadi pencurian outdoor AC.

“Petugas yang berada di polsek-polsek siap siaga selama 24 jam. Petugas secepatnya akan merespon jika ada laporan tersebut,” kata dia.

Pandra menghimbau kepada masyarakat Lampung agar dapat menghubungi call center 110 secara gratis jika melihat peristiwa tindak pidana kejahatan.

“Tidak hanya melihat peristiwa tindak kejahatan saja, jika melihat seseorang yang mencurigai agar segera juga melaporkan baik melalui call center 110 maupun kepada petugas kepolisian terdekat,” kata dia lagi. (*)

Facebook Comments Box
Continue Reading
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Hukum dan Kriminal

KPK OTT Bupati Bogor, Alzier Prediksi Bakal Ada Kepala Daerah di Lampung Kena Angkut

Published

on

Foto: Tokoh Lampung M. Alzier Dianis Thabranie

 

Alteripost.co, Bandarlampung-
Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali melakukan Operasi Tangkap Tangan (OTT) Bupati Bogor Ade Yasin, beserta beberapa pihak dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Perwakilan Jawa Barat.

Plt. Juru Bicara Penindakan KPK, Ali Fikri, Rabu (27/4/2022), membenarkan hal itu dalam Operasi Tangkap Tangan (OTT) wilayah Jawa Barat yang dilakukan pada 26-27 April 2022.

“Benar, tadi malam, sampai 27/4/2022 pagi KPK melakukan kegiatan tangkap tangan atas dugaan tindak pidana korupsi pemberian dan penerimaan suap di wilayah Jawa Barat,” ujar Ali Fikri.

Lembaga antirasuah mempunyai waktu 1×24 jam untuk menentukan status hukum para pihak yang ditangkap tersebut. “Perkembangannya akan disampaikan lebih lanjut,” ujarnya.

Langkah tegas dari lembaga antirasuah mendapatkan apresiasi dari Tokoh Lampung M. Alzier Dianis Thabranie. Ia menyebut OTT yang dilakukan KPK mesti menjadi warning bagi seluruh kepala daerah yang sedang menjabat, agar jangan menyalahgunakan kekuasaan.

Lanjut Alzier, OTT merupakan tindakan yang efektif dalam menindak oknum-oknum pejabat yang ingin memperkaya diri sendiri dan golongan dengan cara-cara yang melawan regulasi.

“OTT yang dilakukan KPK terhadap Bupati Bogor harus menjadi warning (peringatan) kepada setiap kepala daerah di Indonesia ini. Supaya jangan menyalahgunakan kekuasaan, serta ingin memperkaya diri sendiri dengan cara-cara yang melawan regulasi,” tegas Alzier, Rabu (27/04/2022).

Alzier pun berharap, independensi dan profesionalisme KPK harus tetap terjaga. Sehingga dalam melakukan tindakan OTT dan pengembangan kasus dugaan Korupsi, Kolusi dan Nepotisme (KKN) dapat maksimal dan objektif.

Namun, jika para pejabat pemangku kebijakan ini masih melakukan praktek-praktek kotor, dengan menyalagunakan kekuasaan untuk memperkaya diri sendiri dan golongan. Maka Alzier pun memprediksi bakal ada Kepala Daerah, khususnya di Provinsi Lampung yang akan diangkut lembaga antirasuah tersebut.

Lalu, Alzier pun menyinggung kasus korupsi yang belum lama terjadi yang ikut menyeret salah satu nama Kepala Daerah di Provinsi Lampung.

“Soal kasus korupsi yang menyeret salah satu nama Kepala Daerah ini, ya secepatnya ditangkap KPK. Karena setelah melalui proses yang cukup panjang, dan dengan dasar Pakta-pakta persidangan, menguatkan bahwa dia ikut terlibat,” pungkas Alzier. (Gus)

Facebook Comments Box
Continue Reading