Connect with us

Lampung

Jelang Mudik Lebaran, PLN Lampung Dirikan 12 Titik Posko Mudik

Published

on

Foto: Istimewa for Alteripost.co

 

Alteripost.co, Bandarlampung-
Perusahaan Listrik Negara (PLN) UID Lampung berupaya memberikan pelayanan ekstra kepada masyarakat di masa mudik lebaran Idul Fitri 1443H. Sebanyak 12 titik Posko Mudik PLN disiapkan di sepanjang jalur yang dilintasi pemudik di Provinsi Lampung.

Posko Mudik PLN itu menurut Senior Manager Distribusi PLN UID Lampung, Efi Ziarman, merupakan salah satu bentuk kepedulian PLN kepada masyarakat, khususnya yang sedang melakukan perjalanan mudik pada jalur mudik Provinsi Lampung. Dia mengatakan, para pemudik dapat beristirahat sejenak di Posko-Posko Mudik PLN, sehingga dapat kembali bugar saat melanjutkan perjalannannya.

“Posko-posko tersebut disiapkan agar para pemudik dapat melakukan perjalanannya dengan nyaman dan selamat sampai tujuan. Selain itu, kami juga ingin hadir di tengah masyarakat khususnya pada momen Idul fitri 1443 H,” kata Efi Ziarman.

Efi Ziarman menambahkan bahwa yang menarik pada posko mudik ini adalah para pemudik yang ingin beristirahat juga dapat melakukan charge secara gratis. Selain itu PLN juga menyediakan meja dan kursi, serta minuman ringan yang juga gratis.

Mengenai 12 titik Posko Mudik PLN, saat pemudik yang akan melintasi Tol Trans Sumatera, PLN telah menyediakan 3 Posko Mudik diantaranya Posko Mudik PLN Rest Area KM 49A dengan dilengkapi sarana SPKLU (Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum), Posko Mudik PLN Rest Area KM 172B dan Rest Area KM 234A.

Pada jalur lintas timur, terdapat 2 posko mudik diantaranya, Posko Mudik PLN ULP Sribhawono dan PLN ULP Kota Metro.

Sedangkan bagi para pemudik yang melintasi rute lintas barat terdapat 2 posko diantaranya Posko Mudik PLN ULP Talang Padang, PLN ULP Kota Agung

Selain itu untuk di jalur mudik lintas tengah terdapat Posko Mudik ULP Bumi Abung, PLN ULP Bukit Kemuning dan PLN ULP Bandar Jaya

Sebagai antisipasi pengamanan kelistrikan pada objek-objek vital, PLN juga menyiapkan Posko Mudik di Pelabuhan Bakauheni dan Bandar Udara Raden Intan II.

Lebih lanjut Efi Ziarman mengimbau beberapa hal yang perlu diperhatikan masyarakat sebelum mudik ke kampung halaman, seperti mematikan serta mencabut semua peralatan listrik sebelum meninggalkan rumah, memasang sensor cahaya agar lampu menyala dengan efisien, dan mengisi token listrik bagi pelanggan prabayar.

“Harapan kami dengan adanya posko mudik ini akan memudahkan masyarakat dalam melakukan perjalanan mudik tahun ini. Dan kami segenap manajemen PLN UID Lampung mengucapkan selamat Hari Raya Idul Fitri 1443 H,” pungkasnya. (rls)

Facebook Comments Box
Continue Reading
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Lampung

Beberapa Kegiatan Masih Jadi Temuan BPK, Alzier Sebut Kinerja Inspektorat Lampung Tidak Maksimal

Published

on

Foto: Tokoh Lampung M. Alzier Dianis Thabranie

 

Alteripost.co, Bandarlampung-
Kinerja Inspektorat Lampung kembali disoal usai sejumlah kegiatan di beberapa Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di Pemerintah Provinsi (Pemprov) Lampung jadi temuan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK). Seperti kegiatan yang terindikasi tidak sesuai ketentuan, serta ada beberapa kegiatan yang masuk kategori kelebihan pembayaran.

Salah satu tokoh Lampung Alzier Dianis Thabranie (ADT), turut mengomentari kinerja Inspektorat Lampung di bawah komando Inspektur Freddy SM.

Alzier menduga, masih cukup banyak kegiatan baik fisik maupun jasa di Tahun Anggaran (2021) yang menjadi temuan BPK menjadi bukti bahwa kinerja Inspektorat Lampung tidak maksimal.

“Inspektorat Lampung tidak maksimal dalam melakukan pembinaan dan pengawasan terhadap pelaksanaan kegiatan yang sedang dan telah berjalan. Sehingga sejumlah kegiatan masih jadi temuan BPK,” ucap Alzier, Kamis (19/05/2022).

Sebelumnya, anggota Komisi I DPRD Lampung Sahdana juga turut mengomentari kinerja Inspektorat Lampung. Bahkan ia sampai mempertanyakan kerja Inspektorat Lampung ngapain aja? Mengingat masih cukup banyak kegiatan di sejumlah OPD menjadi temuan BPK.

“Inspektorat sebagai pengawas internal kerjanya ngapain aja? Kenapa temuan BPK ini selalu sama dengan tahun-tahun sebelumnya. Seperti indikasi dalam realisasinya tidak sesuai ketentuan, ada juga kegiatan yang kelebihan pembayaran,” ucap Sahdana.

Sahdana menyebut, APIP atau Inspektorat Lampung harus proaktif dalam mengawasi, mengevaluasi dan memonitoring sejumlah kegiatan yang sedang dan telah berjalan. Itu harus dilakukan demi terwujudnya perubahan ke arah yang lebih baik, supaya kegiatan yang menjadi temuan BPK ini tidak terulang kembali.

“Harus ada perbaikan di tubuh Inspektorat Lampung, mereka mesti lebih proaktif dalam mengawasi dan memonitoring sejumlah kegiatan yang sedang direalisasikan di masing-masing OPD, supaya tidak menjadi temuan BPK lagi di tahun mendatang,” pungkas Sahdana.

Sementara itu, Kepala Inspektorat Lampung Inspektur Freddy SM saat dikonfirmasi terkait hal tersebut, mengatakan bahwa pihaknya secara terus menerus melakukan pembinaan dan pengawasan kepada masing-masing OPD.

“Kita terus melakukan pembinaan dan pengawasan, kita juga minta kepada para pengawas proyek yang ada di masing-masing OPD agar lebih teliti lagi dalam mengawasi proyek yang sedang berlangsung di lapangan, sehingga tidak terjadi kembali indikasi yang tidak sesuai dengan ketentuan dan kelebihan pembayaran,” ungkap mantan Sekda Kabupaten Lampung Selatan tersebut.

Perlu diketahui, belum lama ini BPK telah menyerahkan bahan rekomendasi kepada DPRD Lampung agar ditindaklanjuti dengan estimasi waktu 14 hari kerja. Sejumlah kegiatan disoal BPK karena menjadi temuan.

Seperti kegiatan fisik pembangunan gedung perawatan neurologi RSUDAM. Dalam rapat paripurna itu disebutkan bahwa pembangunan gedung perawatan neurologi RSUDAM dianggap BPK tidak sesuai spesifikasi sehingga mengakibatkan kerugian negara sebesar Rp2,92 miliyar.

Selain itu proyek pembangunan gedung tersebut juga terdapat pengurangan volume yang berpotensi mengakibatkan kerugian negara Rp73,38 juta. Serta jika dikupas semakin dalam masih ada beberapa kegiatan lainnya yang menjadi temuan BPK. (Gus)

Facebook Comments Box
Continue Reading