Lampung
Terpilih Secara Aklamasi Nakhodai KNPI Provinsi, Bung Iqbal Ajak Pemuda Bangun Provinsi Lampung
Alteripost.co, Bandarlampung-Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Provinsi Lampung Menggelar Musyawarah Daerah (Musda) ke XIII, dengan mengusung tagline “Pemuda Bangkit, Wujudkan Lampung Berjaya” di Ballroom Hotel Horison, Kamis (21/4/2022).
Dengan jumlah dukungan dari 62 OKP se-provinsi Lampung dan 15 DPD Kabupaten/Kota, dalam Musda tersebut secara aklamasi Iqbal Ardiansyah terpilih sebagai Ketua DPD KNPI Provinsi Lampung Periode 2022-2025.
Dengan ditetapkannya sebagai Ketua DPD KNPI Provinsi Lampung, maka Iqbal Ardiansyah sah menahkodai wadah tempat berhimpunnya organisasi kemasyarakatan dan pemuda itu.
Sebagai Ketua terpilih, Iqbal Ardiansyah langsung ditunjuk sebagai ketua Formatur dan diberikan waktu untuk menyusun kepengurusan dengan harus memperhatikan aspirasi dan masukan dari seluruh DPD KNPI kabupaten/kota serta seluruh OKP yang ada.
Dalam kesempatan itu, Ketua DPD KNPI Provinsi Lampung terpilih Iqbal Ardiansyah mengatakan bahwa pihaknya akan segera menyusun kepengurusan bersama tim formatur, dan siap mengayomi semua pengurus, baik di tingkat Provinsi maupun Kabupaten/Kota.
“Semoga saya bisa mengemban amanah ini dengan baik, sesuai dengan AD/ART yang ada,” ucapnya.
Lanjut dia, pihaknya akan berkonsentrasi mengajak para pemuda untuk menggelorakan lagi nilai-nilai budaya yang ada, agar Pemuda-pemuda di Lampung tidak terpecah belah ditengah era saat ini.
“Ayo sama-sama bersatu dan membangkitkan lagi gairah pemuda di Provinsi Lampung, dan ke depan semoga seluruh masyarakat bisa merasakan apa yang akan kami perbuat,” pungkasnya. (*)
Lampung
Gubernur Lampung Soroti Peran Strategis Sumbagsel dalam Peta Pembangunan Nasional
Alteripost Palembang – Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal menghadiri Halal Bihalal Masyarakat Perantau Sumatera Bagian Selatan (Sumbagsel) yang digelar di Griya Agung, rumah dinas Gubernur Sumatera Selatan, Sabtu (25/4/2026).
Kehadiran Gubernur yang akrab disapa Mirza itu menjadi simbol komitmen Pemerintah Provinsi Lampung dalam mempererat sinergi dan kolaborasi antardaerah di wilayah Sumbagsel.
Usai kegiatan, Mirza mengapresiasi terselenggaranya ajang silaturahmi yang mempertemukan perantau dari lima provinsi di kawasan tersebut. Ia menilai, banyak tokoh asal Sumbagsel kini telah menempati posisi strategis di tingkat nasional.
“Ke depan, kita berharap tokoh-tokoh tersebut dapat berkontribusi lebih dalam mengejar ketertinggalan Sumbagsel agar semakin maju dan memiliki daya saing,” ujarnya.
Ia juga menegaskan posisi strategis Lampung sebagai pintu gerbang Pulau Sumatera yang memiliki potensi besar dalam mendukung pengembangan kawasan Sumbagsel secara menyeluruh.
Sementara itu, Gubernur Sumatera Selatan Herman Deru menuturkan bahwa kegiatan ini bertujuan memperkuat ikatan kultural masyarakat Sumbagsel yang meliputi Sumatera Selatan, Lampung, Bengkulu, Jambi, dan Kepulauan Bangka Belitung.
“Keakraban dan kekerabatan ini diharapkan semakin nyata dalam langkah bersama membangun daerah, tanpa mengesampingkan wilayah lain di Indonesia,” kata Herman Deru.
Dalam kesempatan yang sama, Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan menyoroti perlunya percepatan pembangunan di kawasan Sumbagsel yang dinilai mulai tertinggal dibanding wilayah lain seperti Indonesia Timur dan Kalimantan.
“Dulu kita unggul, tetapi sekarang pertumbuhan di wilayah lain sangat pesat. Karena itu, kita perlu memetakan potensi Sumbagsel secara bersama-sama,” katanya.
Ia mendorong lima provinsi di Sumbagsel untuk menyusun peta jalan (roadmap) pembangunan guna mengoptimalkan potensi daerah dan mempercepat kemajuan kawasan.
Senada, Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian menegaskan bahwa dorongan untuk membangun daerah asal bukanlah bentuk primordialisme, melainkan bagian dari tanggung jawab untuk berkontribusi.
“Kita memerlukan kesolidan untuk memanfaatkan akses kuat terhadap kebijakan nasional. Dalam kurun 2027–2029, ada peluang percepatan program strategis seperti pembangunan Tol Trans Sumatera,” ujarnya.
Sementara itu, Ketua DPD RI Sultan Bachtiar Najamudin menekankan pentingnya sinergi kolektif antara tokoh nasional dan kepala daerah di Sumbagsel. Ia juga mengajak seluruh elemen untuk menghidupkan kembali semangat kejayaan maritim Sriwijaya dalam konteks pembangunan modern.
Momentum ini dinilai menjadi titik awal penguatan sinergi lintas daerah di Sumatera Bagian Selatan untuk menyelaraskan visi pembangunan, mengoptimalkan potensi bersama, serta mendorong percepatan kemajuan kawasan yang berdaya saing di tingkat nasional.(*)

