Connect with us

Nasional

Lewat Webinar Merajut Nusantara, Lodewijk Ingatkan Masyarakat Tak Sembarangan Menyebarkan Data Pribadi di Medsos

Published

on

Foto: Wakil Ketua DPR RI H. Lodewijk F Paulus saat melangsungkan Webinar

 

Alteripost.co, Jakarta-
Anggota DPR RI dari Daerah Pemilihan (Dapil) Lampung I Letjen TNI (pur) H. Lodewijk F Paulus, bersama Kementerian Kominfo kembali menggelar Webinar Merajut Nusantara yang diikuti oleh ratusan Sahabat Lodewijk, Kamis (19/5/2022).

Webinar yang mengangkat tema Menjaga Privasi dan Keamanan Data Pribadi di Dunia Digital tersebut, menghadirkan narasumber H. Lodewijk F Paulus, Freddy Tulung (Praktisi Kehumasan dan Komunikasi Publik) dan Dr. Si. Dedi Darwis, M.Kom (Dosen Universitas Teknokrat Indonesia), dengan moderator Reyni Fransiska.

Dalam kesempatan tersebut, Lodewijk F Paulus membahas pentingnya Pelindungan Data Pribadi di Era Digital.

Lanjut Wakil Ketua DPR RI tersebut, Karena di era digital ini banyak sekali kejahatan yang memanfaatkan data pribadi sehingga perlu dilindungi. Namun banyak masyarakat yang belum paham, bahwa data pribadi rawan disalahgunakan oleh pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab.

“Perlindungan data di Indonesia saat ini masih lemah, mengakibatkan maraknya kebocoran data. Terbukti dengan sering terjadinya kasus kejahatan siber, seperti hacking (peretasan) maupun cracking (pembajakan) Media Sosial (Medsos) yang berujung pada pembobolan data pribadi, pemerasan hingga penipuan daring,” kata Sekertaris Jenderal (Sekjen) DPP Partai Golkar tersebut.

Untuk itu, kata dia, masyarakat harus berhati-hati dalam memberikan informasi yang ranahnya pribadi ketika berselancar di dunia maya atau Medsos.

“Upaya sederhana yang bisa kita lakukan saat ini adalah dengan berhati-hati dan tidak sembarangan dalam menyebarkan Data-data pribadi kita di dunia maya,” ucapnya.

Sementara itu, dosen Universitas Teknokrat Indonesia Dedi Darwis memberi kuat jitu Berperilaku Aman di dunia online. Ada lima hal yang perlu dilakukan yaitu; Selalu menghindari postingan data atau informasi pribadi, seperti nama lengkap, tanggal lahir, alamat rumah/sekolah dan nomor telepon.

Mengingat dan menyimpan password untuk diri sendiri. Usai online, pastikan selalu log off. Lalu waspada jika berkomunikasi dengan orang yang baru dikenal. Patuhi batasan umur yang telah ditetapkan di situs media sosial.

Dedi Darwis juga Wakil Dekan FTIK ini memberi kuat bagaimana cara meningkatkan “Scurity Awareness”. Dengan cara, literasi digital, bijak dalam menggunakan WiFi saat bertransaksi, menjaga etika ketika menggunakan Sosmed.

Lalu bagaimana cara mengamankan data digital, Dedi Darwis menyampaikan setidaknya ada enam langkah untuk mengamankan data digital yaitu; tidak menginstal sembarang aplikasi. Bijak dalam menggunakan vifi, tidak sembarang klik situs yang tidak kenal, memastikan terenkripsi, gunakan password yang sulit ditebak dan scrurity Awareness. (*)

Facebook Comments Box
Continue Reading
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Bandar Lampung

Pemkot Bandar Lampung Replikasi Sisgita untuk Optimalkan Penerimaan Daerah

Published

on

Alteripost Bandar Lampung – Pemerintah Kota (Pemkot) Bandar Lampung terus memperkuat langkah strategis dalam mewujudkan transparansi sekaligus mengoptimalkan Pendapatan Asli Daerah (PAD).

Upaya tersebut ditandai dengan penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) dan Perjanjian Kerja Sama (PKS) replikasi Sistem Integrasi Geospasial Informasi Tanah dan Pajak (Sisgita) bersama Pemerintah Kota Tangerang Selatan.

Kegiatan berlangsung di Aula Blandongan, Gedung Utama Balai Kota Tangerang Selatan, Senin (21/9/2026), dan dihadiri Wali Kota Bandar Lampung, Hj. Eva Dwiana.

Kerja sama antardaerah tersebut merupakan tindak lanjut atas arahan teknis Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) serta Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN).

Kerja sama ini berfokus pada percepatan integrasi Nomor Induk Bidang (NIB) dengan Nomor Objek Pajak (NOP), serta validasi Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan (BPHTB) secara digital dan terintegrasi.

Melalui penerapan teknologi peta digital terpadu tersebut, Pemkot Bandar Lampung berkomitmen meningkatkan akurasi data perpajakan, mencegah kebocoran potensi penerimaan daerah, serta mempermudah pelayanan di bidang pertanahan dan perpajakan bagi masyarakat.

Penerapan Sisgita diharapkan dapat memperkuat sinergi antara data pertanahan dan perpajakan sehingga pengelolaan potensi PAD dapat dilakukan secara lebih transparan, akurat, dan terintegrasi.(*)

Facebook Comments Box
Continue Reading