Connect with us

Nasional

Gelar Sosialisasi Empat Pilar, Dwita Minta Konstituen Junjung Tinggi Toleransi

Published

on

Foto: Istimewa for Alteripost.co

 

Alteripost.co, Way Kanan-
Anggota Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) RI Fraksi Partai Gerindra Dwita Ria menggelar Sosialisasi 4 Pilar Kebangsaan di Kabupaten Way Kanan, didampingi oleh Anggota DPRD Fraksi Partai Gerindra Kabupaten Way Kanan, Senin (25/4/2022).

Dalam kesempatan itu, Dwita Ria menyampaikan bahwa masyarakat Lampung sangat menjunjung tinggi toleransi. Keberagaman suku yang ada di Lampung menjadi simbol kekuatan dan keterbukaan antar sesama.

Dwita Ria juga menyampaikan pentingnya penguatan serta pemahaman terhadap empat pilar kebangsaan yakni Pancasila, UUD 1945, Bhineka Tunggal Ika, dan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

“Sebagai warga negara Indonesia, kita harus memahami apa itu empat pilar kebangsaan kita yaitu Pancasila, UUD 1945, NKRI, dan Bhineka Tunggal Ika. Serta pentingnya penguatan agar kita bisa menerapkan itu dalam kehidupan keseharian kita” Ujar Ketua Dewan Penasehat DPD Partai Gerindra tersebut

Dwita juga menjelaskan, kemajemukan dan toleransi yang ada di daerah ini telah menunjukkan bahwa warga Lampung menjujung tinggi empat pilar kebangsaan. Hal itu terbukti dari ragam budaya dan suku yang ada di Lampung.

“Itulah kenapa kedaiaman bisa tercipta di tengah masyarakat Lampung yang beragam. Di pasar kita lihat ada suku Jawa, Bali, Padang, Palembang, semua berbaur dan saling menjaga ketertiban dan menghormati satu sama lain,” pungkas Dwita Ria

Kegiatan Sosialisasi 4 Pilar dilaksanakan disalah satu kediaman Ketua Pimpinan Anak Cabang Gerindra Baradatu, Kabupaten Way Kanan, yang diikuti oleh Pengurus Partai Gerindra se Kabupaten Way Kanan, Tokoh Masyarakat dan Tokoh Agama di Kabupaten berjuluk Bumi Petani. (rls)

Facebook Comments Box
Continue Reading
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Nasional

Lewat Webinar Merajut Nusantara, Lodewijk Ingatkan Masyarakat Tak Sembarangan Menyebarkan Data Pribadi di Medsos

Published

on

Foto: Wakil Ketua DPR RI H. Lodewijk F Paulus saat melangsungkan Webinar

 

Alteripost.co, Jakarta-
Anggota DPR RI dari Daerah Pemilihan (Dapil) Lampung I Letjen TNI (pur) H. Lodewijk F Paulus, bersama Kementerian Kominfo kembali menggelar Webinar Merajut Nusantara yang diikuti oleh ratusan Sahabat Lodewijk, Kamis (19/5/2022).

Webinar yang mengangkat tema Menjaga Privasi dan Keamanan Data Pribadi di Dunia Digital tersebut, menghadirkan narasumber H. Lodewijk F Paulus, Freddy Tulung (Praktisi Kehumasan dan Komunikasi Publik) dan Dr. Si. Dedi Darwis, M.Kom (Dosen Universitas Teknokrat Indonesia), dengan moderator Reyni Fransiska.

Dalam kesempatan tersebut, Lodewijk F Paulus membahas pentingnya Pelindungan Data Pribadi di Era Digital.

Lanjut Wakil Ketua DPR RI tersebut, Karena di era digital ini banyak sekali kejahatan yang memanfaatkan data pribadi sehingga perlu dilindungi. Namun banyak masyarakat yang belum paham, bahwa data pribadi rawan disalahgunakan oleh pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab.

“Perlindungan data di Indonesia saat ini masih lemah, mengakibatkan maraknya kebocoran data. Terbukti dengan sering terjadinya kasus kejahatan siber, seperti hacking (peretasan) maupun cracking (pembajakan) Media Sosial (Medsos) yang berujung pada pembobolan data pribadi, pemerasan hingga penipuan daring,” kata Sekertaris Jenderal (Sekjen) DPP Partai Golkar tersebut.

Untuk itu, kata dia, masyarakat harus berhati-hati dalam memberikan informasi yang ranahnya pribadi ketika berselancar di dunia maya atau Medsos.

“Upaya sederhana yang bisa kita lakukan saat ini adalah dengan berhati-hati dan tidak sembarangan dalam menyebarkan Data-data pribadi kita di dunia maya,” ucapnya.

Sementara itu, dosen Universitas Teknokrat Indonesia Dedi Darwis memberi kuat jitu Berperilaku Aman di dunia online. Ada lima hal yang perlu dilakukan yaitu; Selalu menghindari postingan data atau informasi pribadi, seperti nama lengkap, tanggal lahir, alamat rumah/sekolah dan nomor telepon.

Mengingat dan menyimpan password untuk diri sendiri. Usai online, pastikan selalu log off. Lalu waspada jika berkomunikasi dengan orang yang baru dikenal. Patuhi batasan umur yang telah ditetapkan di situs media sosial.

Dedi Darwis juga Wakil Dekan FTIK ini memberi kuat bagaimana cara meningkatkan “Scurity Awareness”. Dengan cara, literasi digital, bijak dalam menggunakan WiFi saat bertransaksi, menjaga etika ketika menggunakan Sosmed.

Lalu bagaimana cara mengamankan data digital, Dedi Darwis menyampaikan setidaknya ada enam langkah untuk mengamankan data digital yaitu; tidak menginstal sembarang aplikasi. Bijak dalam menggunakan vifi, tidak sembarang klik situs yang tidak kenal, memastikan terenkripsi, gunakan password yang sulit ditebak dan scrurity Awareness. (*)

Facebook Comments Box
Continue Reading