Bandar Lampung
MenPANRB Buka Anniversary Sekaligus Pameran UMKM APEKSI Expo-22 di Bandar Lampung
Alteripost.co Bandar Lampung – Asisten Perekonomian dan Pembangunan Kusnardi, mewakili Gubernur Lampung Arinal Djunaidi, mendampingi Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara pada acara Pembukaan pameran UMKM Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (APEKSI) Expo ke-22, di Gedung Graha Wangsa. Jumat (27/05/2022) .
Acara dihadiri oleh 74 kota se Indonesia yang menyemarakkan acara pembukaan tersebut dan 57 Walikota yang hadir secara langsung pada APEKSI Expo ke-22 yang dilaksanakan di Bandar Lampung tersebut.
Lampung sebagai tuan rumah tempat diselenggarakannya APEKSI Expo yang merupakan event Nasional yang dihadiri Walikota se Indonesia, tentu tidak terlepas dari peran Pemerintah Provinsi (Pemprov) Lampung yang berkomitmen penuh dalam pencegahan dan penanganan Covid-19 di Provinsi Lampung.
Selain sebagai ajang silaturahmi antar walikota se-Indonesia, acara ini juga merupakan ajang pameran bagi UMKM dari seluruh kota yang hadir untuk menampilkan produk unggulannya.
Dalam kesempatan tersebut Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Tjahjo Kumolo menyampaikan, bahwa forum APEKSI ini merupakan ajang untuk membangun komunikasi antar kepala daerah.
“Adanya forum APEKSI ini, selain membangun silaturahmi, membangun komunikasi, tapi juga menyamakan visi misi dalam menjalankan program strategis pemerintah pusat yang dipimpin oleh Gubernur dan Walikota terpilih menyesuaikan dengan daerah masing-masing”. Ungkap Tjahjo Kumolo.
Hadir dalam acara Bima Arya Walikota Bogor selaku Ketua Dewan Pengurus APEKSI.
Pembukaan APEKSI Expo ke-22 resmi dibuka dengan pemukulan gong yang dilakukan oleh Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Indonesia didampingi Asisten Perekonomian dan Pembangunan Kusnardi, Walikota Bogor selaku ketua Dewan Pengurus APEKSI, serta Walikota Bandar Lampung Eva Dwiana.
Walikota Bandar Lampung Eva Dwiana mengungkapkan, Suatu kehormatan kota Bandar Lampung, kota yang kita cintai menjadi tuan rumah penyelenggaraan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-22 Apeksi, 74 pemerintah kota (Pemkot) dengan 57 Walikota beserta rombongan yang hadir langsung dikota tapis berseri.
“Semoga dengan di adakannya event nasional seperti ini, kota Bandar Lampung semakin dikenal, UMKM kota Bandar Lampung terbantu”. Ungkapnya.
Acara dilanjutkan dengan kunjungan dan peninjauan stand UMKM yang berkesempatan mengikuti dan menggelar produk – produknya. (*).
Bandar Lampung
Eva Dwiana Terima Penghargaan Creative Financing, Bandar Lampung Jadi Percontohan
Alteripost Sumatra Selatan – Pemerintah Kota Bandar Lampung kembali menorehkan prestasi di tingkat nasional. Pada Sabtu, 25 April 2026, Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) memberikan apresiasi kepada Bandar Lampung sebagai juara pertama kategori creative financing tingkat kota.
Penghargaan tersebut diserahkan langsung oleh Tito Karnavian kepada Wali Kota Eva Dwiana dalam sebuah seremoni yang digelar di wilayah Sumatra Selatan.
Apresiasi ini menjadi bentuk pengakuan atas kinerja Pemerintah Kota Bandar Lampung dalam memperkuat tata kelola pemerintahan, meningkatkan kualitas pelayanan publik, serta menghadirkan inovasi pembangunan yang berdampak langsung bagi masyarakat.
Penilaian dilakukan melalui berbagai indikator, mulai dari efektivitas program, transparansi pengelolaan anggaran, hingga keberhasilan dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah. Bandar Lampung dinilai mampu menunjukkan konsistensi dalam menjalankan program pembangunan yang berorientasi pada kesejahteraan masyarakat.
“Terima kasih atas penghargaan yang diberikan kepada Pemerintah Kota Bandar Lampung. Penghargaan ini menjadi motivasi kami untuk terus bekerja demi kesejahteraan masyarakat,” ujar Eva Dwiana.
Dalam sambutannya, Eva Dwiana juga menegaskan bahwa capaian ini merupakan hasil kerja bersama seluruh jajaran pemerintah dan dukungan masyarakat. Ia menyebut, inovasi pembiayaan yang dilakukan tidak hanya bertujuan mempercepat pembangunan, tetapi juga memastikan setiap program benar-benar dirasakan manfaatnya oleh warga.
“Kami akan terus memperkuat inovasi, meningkatkan transparansi, serta memastikan setiap rupiah anggaran digunakan secara tepat sasaran. Pembangunan yang kami lakukan harus menyentuh langsung kebutuhan masyarakat,” tambahnya.
Ia juga mengajak seluruh perangkat daerah untuk tidak berpuas diri atas penghargaan tersebut. Menurutnya, tantangan ke depan akan semakin kompleks sehingga diperlukan kerja keras, kolaborasi, dan komitmen yang kuat.
“Penghargaan ini bukan akhir, tetapi awal untuk bekerja lebih baik lagi. Kami ingin Bandar Lampung menjadi kota yang maju, inklusif, dan berdaya saing,” tegasnya.
Selain itu, keberhasilan ini juga tidak lepas dari sinergi antara pemerintah daerah, masyarakat, dan para pemangku kepentingan. Kolaborasi tersebut dinilai berhasil menciptakan ekosistem pembangunan yang inklusif dan berkelanjutan.
Kemendagri berharap capaian ini dapat menjadi inspirasi bagi pemerintah daerah lain di Indonesia untuk terus meningkatkan kinerja serta pelayanan kepada masyarakat.
Pemerintah Kota Bandar Lampung pun menegaskan komitmennya untuk terus berinovasi dan mempertahankan capaian positif yang telah diraih. Dengan penghargaan ini, Bandar Lampung semakin mengukuhkan posisinya sebagai salah satu daerah progresif yang mampu menjadi contoh dalam mewujudkan pemerintahan yang efektif, transparan, dan berorientasi pada pelayanan publik.(*)

