Connect with us

Lampung Selatan

Bupati Nanang Pinta ASN Harus Siap Di Tugaskan Di Mana Saja

Published

on

KALIANDA Alteripost.co – Bupati Lampung Selatan H. Nanang Ermanto melantik dan mengambil sumpah janji Pejabat Fungsional Hasil Penyetaraan Jabatan di lingkungan Pemerintah Daerah Kabupaten Lampung Selatan di aula sebuku, rumah dinas bupati setempat, Minggu (29/5/2022).

Pelantikan tersebut berdasarkan Surat Keputusan Bupati Lampung Selatan Nomor : 821/395/V.05/2022 Tentang Pemberhentian Dari Jabatan Administrasi Serta Pengangkatan Kedalam Jabatan Fungsional Melalui Mekanisme Penyetaraan Jabatan Di Lingkungan Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan.

Adapun pejabat yang dilantik berjumlah 255 orang yang terakumulasi dari beberapa Perangkat Daerah yang ada di lingkungan Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan.

Bupati Lampung Selatan H. Nanang Ermanto mengatakan, penyetaraan jabatan ini merupakan kewajiban, dalam menjalankan instruksi Presiden Republik Indonesia yang ditindaklanjuti oleh Menteri Dalam Negeri dan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara.

“Pelantikan ini bukan keinginan bupati, tetapi ini adalah instruksi dari Presiden Republik Indonesia, yang mana Kabupaten Lampung Selatan harus melakukan penyetaraan dari jabatan struktural kedalam jabatan fungsional, ini adalah kewajiban yang harus kita lakukan,” ujar Bupati Lampung Selatan.

Nanang menuturkan, pejabat negara mempunyai tuntutan yaitu harus mempunyai kinerja yang baik, jadi dibutuhkan suatu prestasi kebersamaan dan gotong royong untuk membangun Lampung Selatan.

“Kita ini sebagai jembatan pemerintah untuk ada ditengah masyarakat dan membangun Lampung Selatan. Bersama-sama menggali potensi daerah, supaya pertumbuhan ekonomi didaerah makin meningkat, untuk kebaikan Kabupaten dan untuk kesejahteraan rakyat,” tutur Nanang.

Lebih lanjut, Nanang meminta sebagai Aparatur Sipil Negara (ASN) untuk selalu siap ditugaskan di manapun. Sesuai dengan Undang-Undang Nomor 5 tahun 2014, tentang ASN harus siap ditugaskankan dimana saja.

“Jadi kita ini harus menjalankan sesuai dengan Undang-Undang, jangan dengan kemauan dan kegoisan sendiri. ASN juga harus siap ditugaskankan dimana saja. Untuk mendapatkan pencapaian yang baik demi Lampung Selatan, saya membutuhkan orang-orang yang bekerja sesuai dengan tujuan visi dan misi untuk memajukan Lampung Selatan”. Pungkasnya.(*)

Facebook Comments Box
Continue Reading
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Lampung Selatan

Bersama Bima Arya, Bupati Egi Tekankan Pentingnya Kepemimpinan dan Penguatan SDM

Published

on

Alteripost Kalianda – Seminar Nasional Bedah Buku Babad Alas karya Wakil Menteri Dalam Negeri RI, Bima Arya Sugiarto, menjadi ruang berbagi pengalaman kepemimpinan sekaligus penguatan sumber daya manusia menuju Indonesia Emas 2045.

Kegiatan yang berlangsung di Aula Krakatau, Kantor Bupati Lampung Selatan, Jumat (19/6/2026), dihadiri Bupati Lampung Selatan Radityo Egi Pratama bersama Wakil Menteri Dalam Negeri RI Bima Arya Sugiarto, akademisi, mahasiswa, serta unsur Forkopimda.

Seminar tersebut mengupas isi buku Babad Alas yang memuat refleksi perjalanan Bima Arya selama satu dekade memimpin Kota Bogor. Melalui pendekatan ideologi, strategi, dan taktik pemerintahan, buku tersebut menawarkan berbagai pembelajaran mengenai kepemimpinan, tata kelola pemerintahan, hingga pelayanan publik.

Turut hadir sebagai pengulas buku Feni Rosalia, Rektor Universitas Indonesia Mandiri, perwakilan Universitas Muhammadiyah Kalianda, Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) Yayasan Pembangunan Kalianda, Universitas An-Nur, serta para mahasiswa dan akademisi.

Kegiatan dimoderatori Asisten Bidang Ekonomi dan Pembangunan Sekretariat Daerah Kabupaten Lampung Selatan, Tri Umaryani.

Dalam sambutannya, Bupati Lampung Selatan Radityo Egi Pratama menegaskan bahwa keberhasilan mewujudkan Indonesia Emas 2045 sangat ditentukan oleh kualitas sumber daya manusia yang dimiliki bangsa.

Menurut Egi, negara maju tidak hanya mengandalkan kekayaan sumber daya alam, tetapi juga kemampuan masyarakatnya dalam mengelola dan mengoptimalkan seluruh potensi yang ada.

Ia menilai, buku Babad Alas menyajikan banyak pelajaran berharga mengenai tantangan, dinamika, dan proses pengambilan keputusan yang dihadapi seorang pemimpin dalam menjalankan pemerintahan.

“Pengalaman yang tertuang dalam buku Babad Alas memberikan pelajaran bahwa perubahan tidak lahir dari kenyamanan, melainkan dari keberanian mengambil langkah, membangun kolaborasi, dan bekerja secara konsisten untuk mencapai tujuan yang lebih besar,” ujar Egi.

Lebih lanjut, Egi mengajak mahasiswa dan civitas akademika untuk terus meningkatkan kapasitas diri, memperluas wawasan, serta mempersiapkan diri menjadi pemimpin yang berintegritas, adaptif, dan memiliki kepedulian terhadap masyarakat.

Sementara itu, Wakil Menteri Dalam Negeri RI Bima Arya Sugiarto menjelaskan bahwa Babad Alas merupakan catatan perjalanan kepemimpinannya selama 10 tahun memimpin Kota Bogor yang berangkat dari semangat pemerintahan yang bersih dan melayani masyarakat.

Menurut Bima, ideologi kepemimpinan harus diterjemahkan ke dalam strategi yang tepat agar mampu menghasilkan perubahan nyata yang dirasakan masyarakat.

“Pemimpin adalah agen harapan. Ideologi tanpa strategi tidak akan efektif. Harapan itu harus dicicil melalui kerja-kerja nyata dan dibangun bersama tim yang loyal, solid, militan, dan kompeten,” kata Bima.

Dalam kesempatan tersebut, Bima Arya juga mengapresiasi berbagai terobosan yang dilakukan Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan di bawah kepemimpinan Bupati Radityo Egi Pratama, terutama dalam pembenahan sektor pendidikan, pembangunan infrastruktur, serta upaya memperkuat identitas daerah.

Melalui seminar nasional ini, diharapkan lahir berbagai gagasan, inspirasi, dan pembelajaran yang dapat menjadi bekal bagi generasi muda untuk membangun kepemimpinan yang adaptif, kolaboratif, dan berorientasi pada pelayanan masyarakat demi menyongsong Indonesia Emas 2045.(*)

Facebook Comments Box
Continue Reading