Connect with us

DPRD

Ketua BK DPRD Lampung Sebut Literasi Digital Sangat Penting Untuk Milenial

Published

on

Foto: Istimewa for Alteripost.co

 

Alteripost.co, Bandarlampung-
Anggota DPRD Lampung dari Fraksi PKS Syarif Hidayat mendorong program literasi digital siswa di lampung pada pertemuan dgn pelaksana kegiatan di kantor Fraksi PKS DPRD Provinsi Lampung, Senin (20/06).

Program ini dilandasi dari dunia internet yang saat ini semakin dipenuhi konten “sampah” diantaranya makin banyaknya informasi yang berbau berita bohong, ujaran kebencian, dan radikalisme, bahkan praktik- praktik penipuan. Sehingga keberadaan konten negatif yang merusak ekosistem digital ini harus ditangkal dengan membangun kesadaran dari tiap-tiap individu.

Termasuk juga kesadaran dan berpikir kritis terhadap berbagai dampak positif dan negatif yang mungkin terjadi akibat penggunaan teknologi dalam kehidupan sehari-hari. Memacu individu untuk beralih dari konsumen informasi yang pasif menjadi produsen aktif, baik secara individu maupun sebagai bagian dari komunitas.

Untuk itu, generasi muda perlu di dorong untuk meningkatkan kemampuan literasi digital, sehingga mampu bertahan dalam perubahan dunia yang semakin cepat.

Ketua Badan Kehormatan (BK) DPRD Lampung itu merasa bahwa kegiatan tersebut perlu dikolaborasikan dengan baik karena dengan literasi digital, generasi muda akan lebih adaptif terhadap perkembangan teknologi yang semakin cepat, sehingga tidak saja mereka semakin sadar atau aware dengan perkembangan zaman, namun cakap pula dalam menangkal penyebaran hoaks dan berbagai konten digital negatif lainnya.

“Literasi digital perlu kita dorong, agar generasi muda bisa lebih adaptif terhadap perkembangan teknologi yang semakin cepat, sehingga mereka semakin sadar dan cakap dalam menangkal penyebaran berita hoaks di media sosial,” kata Syarif.

“Harapannya dengan program literasi digital ini akan menciptakan ekosistem digital yang baik di Indonesia, sehingga cepatnya perkembangan digital yang terjadi dapat memberikan dampak yang positif, bukan justru menimbulkan dampak negatif bahkan perpecahan,” ungkap Anggota Komisi V DPRD Lampung.

Dalam program literasi digital ini, khususnya di Lampung ditargetkan akan diikuti oleh 85000 tenaga pendidik dan siswa. (rls)

Facebook Comments Box
Continue Reading
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

DPRD

DPRD Lampung Apresiasi Keberhasilan Polda Ungkap 379 Kasus Narkoba

Published

on

Alteripost Bandar Lampung – Anggota Komisi V DPRD Provinsi Lampung, Deni Ribowo, mengapresiasi kinerja Kapolda Lampung Irjen Pol Helfi Assegaf beserta jajaran yang berhasil mengungkap 379 kasus penyalahgunaan dan peredaran narkotika dalam Operasi Antik Krakatau 2026.

Apresiasi tersebut disampaikan Deni pada Senin (28/9/2026). Ia menilai keberhasilan tersebut menunjukkan komitmen Polda Lampung dalam memberantas peredaran narkoba sekaligus melindungi masyarakat, khususnya generasi muda.

“Keberhasilan Polda Lampung mengungkap ratusan kasus narkotika dengan jumlah barang bukti yang sangat besar patut diapresiasi. Saya memberikan penghargaan kepada Kapolda Lampung beserta seluruh jajaran yang telah bekerja keras memutus mata rantai peredaran narkoba di Provinsi Lampung,” ujar Deni.

Dalam operasi tersebut, polisi mengamankan sejumlah barang bukti, di antaranya sabu-sabu sebanyak 85.916,71 gram atau sekitar 85,9 kilogram, ganja, ekstasi, obat-obatan terlarang, tembakau sintetis, serta barang bukti lainnya.

Total nilai ekonomis barang bukti yang diamankan disebut mencapai sekitar Rp158,8 miliar.

Menurut Deni, keberhasilan operasi tidak hanya diukur dari jumlah kasus yang diungkap, tetapi juga dari dampaknya terhadap upaya melindungi masyarakat Lampung dari bahaya narkotika.

“Pemberantasan narkotika tidak dapat dilakukan hanya oleh aparat penegak hukum. Perlu dukungan dan keterlibatan seluruh elemen masyarakat,” katanya.

Deni menekankan pentingnya sinergi antara kepolisian, pemerintah daerah, DPRD, tokoh masyarakat, dunia pendidikan, dan keluarga. Upaya pencegahan, kata dia, harus berjalan beriringan dengan penegakan hukum.

Ia juga mengajak masyarakat melaporkan apabila mengetahui adanya dugaan peredaran narkotika di lingkungan sekitar melalui layanan kepolisian 110.

“Informasi dari masyarakat sangat penting agar aparat dapat bergerak cepat melakukan pencegahan dan penindakan,” ujarnya.

Deni berharap keberhasilan Operasi Antik Krakatau 2026 menjadi momentum untuk memperkuat gerakan bersama dalam menciptakan Lampung yang aman dan terbebas dari ancaman narkoba, terutama melalui edukasi kepada generasi muda mengenai bahaya narkotika.(*)

Facebook Comments Box
Continue Reading