Lampung Tengah
Kunjungi Kecamatan Bandar Surabaya, Wabup Ardito: Kita Pastikan Pelayanan Publik Berjalan
Alteripost.co, Lampung Tengah-
Kegiatan Bupati Ngantor di Kampung Bunga Kampung di Kecamatan Bandar Surabaya dihadiri dan dibuka langsung Wakil Bupati (Wabup) Lampung Tengah (Lamteng) Ardito Wijaya mewakili Bupati Musa Ahmad yang berhalangan hadir, karena pada saat yang bersamaan Bupati Musa Ahmad mengikuti Teleconference dengan Menteri sekaligus Rakor Kepala Daerah se-Provinsi Lampung.
Turut hadir bersama Wakil Bupati Lamteng Asisten Administrasi Umum Dian Eko Susanto dan beberapa Kepala Perangkat Daerah, Jumat (24/6/2022).
Camat Bandar Surabaya Suwito dalam sambutannya mengatakan, ucapan selamat datang dan terimakasih kepada Bupati dan Wabup Lamteng yang telah menyiapkan pelayanan publik kepada Masyarakat Kecamatan Bandar Surabaya, sehingga memudahkan masyarakat untuk mendapatkan pelayanan langsung dari Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lamteng seperti pembuatan KTP, KK, AKTE Kelahiran dan Pelayanan pajak, layanan Kesehatan, KB, Perizinan, layanan perbankan dan lain-lain.
Pada kesempatan ini Wabup Lamteng Ardito Wijaya menyampaikan permohonan maaf dari Bupati Musa Ahmad karena tidak bisa hadir bersama masyarakat pada pembukaan Bunga Kampung kali ini.
Selanjutnya Wabup Ardito Wijaya mengatakan, maksud diadakannya kegiatan Bunga Kampung ini adalah untuk melayani masyarakat dalam mendapatkan dokumen dokumen kependudukan yang diperlukan oleh masyarakat.
Untuk itu Wabup mengharapkan, agar kegiatan ini dapat dimanfaatkan sebaik baiknya oleh masyarakat Kabupaten Lmteng.(*)
Lampung
Tinjau Jalan Gunung Batin–Daya Murni, Gubernur Mirza Tegaskan Tak Tolerir Pekerjaan Asal-asalan
Alteeipost Lampung Tengah – Gubernur Lampung, Rahmat Mirzani Djausal, melakukan peninjauan langsung terhadap progres penanganan reaksi cepat di ruas jalan Gunung Batin–Daya Murni, Kecamatan Terusan Nunyai, Kabupaten Lampung Tengah, Selasa (3/3/2026).
Peninjauan ini dilakukan untuk memastikan kesiapan infrastruktur, terutama pada titik-titik krusial yang menjadi akses penghubung pintu tol. Ruas jalan sepanjang 12 kilometer tersebut diketahui telah mengalami kerusakan selama bertahun-tahun akibat tingginya volume kendaraan berat yang melintas.
“Ini jalan provinsi di ruas Gunung Batin–Daya Murni. Ini juga sudah bertahun-tahun rusak. Tahun kemarin ada penanganan sedikit, tahun ini ditambahkan penangannya sampai ke perlintasan jalan tol,” ujar
Gubernur di sela-sela peninjauan.
Menurutnya, kerusakan jalan dipicu oleh maraknya kendaraan Over Dimension Over Loading (ODOL), khususnya angkutan komoditas singkong. Ia menyoroti ketimpangan antara kapasitas jalan provinsi dengan beban kendaraan yang melintas.
“Jalan provinsi itu maksimal 8 ton, dan dilewati 40 ton. Ya rusak! Tapi di satu sisi, sektor swasta juga harus pahami, jalan provinsi ini hanya untuk 8 ton, jangan dilewati 40 ton,” tegasnya.
Terkait teknis pengerjaan, Gubernur menjelaskan bahwa saat ini tim di lapangan melakukan penanganan sementara guna menjaga kelancaran arus lalu lintas menjelang Hari Raya Idul Fitri. Setelah itu, perbaikan akan dilanjutkan ke tahap permanen dengan spesifikasi aspal dua lapis yang diperkuat.
Ia juga menyoroti temuan teknis terkait pengerjaan sebelumnya yang dinilai tidak memenuhi standar. Dalam peninjauan tersebut, ditemukan ketebalan lapis bawah (base) yang tidak sesuai spesifikasi.
“Kualitas harus terjaga, tidak boleh dibayar kalau tidak sesuai spek, karena kita yang kasihan warganya. Lapis bawahnya batunya base-nya 35 cm, tadi (temuan lama) kurang dari 35 cm,” jelasnya.
Pemerintah Provinsi Lampung berkomitmen menuntaskan perbaikan ruas ini secara bertahap. Saat ini, penanganan difokuskan pada titik terparah sepanjang 3 kilometer dan akan terus dilanjutkan hingga seluruh ruas dapat berfungsi optimal dalam mendukung mobilitas dan aktivitas ekonomi masyarakat.(*)

