Connect with us

Lampung Tengah

Bupati Musa Hadiri Baksos dan Kukuhkan Pengurus SOKSI

Published

on

Foto: Istimewa for Alteripost.co

 

Alteripost.co, Lampung Tengah-
Bupati Lampung Tengah (Lamteng) Musa Ahmad menghadiri Acara Bakti Sosial dan Pengukuhan Pengurus Depicab Sentral Organisasi Karyawan Swadiri Indonesia (SOKSI) Kabupaten Lamteng. Minggu (3/7/2022) di Rumah Aspirasi Lucken Bandar Jaya Barat.

Dalam kesempatan tersebut turut hadir Ketua Depidar VII Soksi Lampung, Kepala Dinas Nakertrans, Ketua Soksi Kabupaten Kota, serta Camat Terbanggi Besar.

Ketua SOKSI Lamteng Lucken Felario mengatakan, SOKSI merupakan salah satu kekuatan dalam memperkuat pilar kebangsaan, mengembangkan dan meningkatkan ruang gerak karya dan kekaryaan dalam menjawab setiap bentuk tantangan yang dihadapi oleh masyarakat, bangsa dan negara melalui Pembangunan Nasional sebagai pengamalan Pancasila dalam segala bidang.

Untuk itu, saya mengajak kepada keluarga besar Soksi Lamteng untuk terus bersinergi dalam pembangunan di Lamteng menuju Rakyat Lamteng Berjaya. Dalam kesempatan itu Pula diadakan Baksos dan Sunatan Masal.

Sementara itu Ketua Depidar VII Soksi Lampung Azwar Yacoeb mengatakan, akan terus mendorong SOKSI terus mampu mengembangkan, memenuhi kebutuhan strategis Partai Golkar.

Azwar juga menyinggung amanat Almarhum Suhardiman, yang dikenal sebagai tokoh utama pendiri SOKSI yakni agar SOKSI menciptakan kekaryaan dan jati diri sebagai landasan perjuangan SOKSI. Katanya.

Bupati Lamteng Musa Ahmad mengucapkan selamat kepada saudara-saudara yang dilantik hari ini, dan mengharapkan pelantikan ini dapat menjadi energi baru bagi SOKSI Sebagai mitra Pemerintah, maka SOKSI harus dapat menunjukkan kemandiriannya dalam menjalankan roda dan aktivitas organisasi.

Di samping itu, juga harus dapat dan mampu menggerakkan organisasi guna memperjuangkan kepentingan bersama, dalam rangka perwujudan dan percepatan pembangunan daerah, dalam kerangka pembangunan nasional. Hal ini sangat urgen dan strategis, sebagai bagian dari upaya kita berpartisipasi membangun daerah kita. Karena pembangunan tidak akan berhasil dengan sempurna apabila hanya dilaksanakan oleh Pemerintah. Sehingga kita perlu menyatukan dan menyelaraskan gerak serta langkah kita bersama. Pungkasnya.(*)

Facebook Comments Box
Continue Reading
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Lampung

Tinjau Jalan Gunung Batin–Daya Murni, Gubernur Mirza Tegaskan Tak Tolerir Pekerjaan Asal-asalan

Published

on

Alteeipost Lampung Tengah – Gubernur Lampung, Rahmat Mirzani Djausal, melakukan peninjauan langsung terhadap progres penanganan reaksi cepat di ruas jalan Gunung Batin–Daya Murni, Kecamatan Terusan Nunyai, Kabupaten Lampung Tengah, Selasa (3/3/2026).

Peninjauan ini dilakukan untuk memastikan kesiapan infrastruktur, terutama pada titik-titik krusial yang menjadi akses penghubung pintu tol. Ruas jalan sepanjang 12 kilometer tersebut diketahui telah mengalami kerusakan selama bertahun-tahun akibat tingginya volume kendaraan berat yang melintas.

“Ini jalan provinsi di ruas Gunung Batin–Daya Murni. Ini juga sudah bertahun-tahun rusak. Tahun kemarin ada penanganan sedikit, tahun ini ditambahkan penangannya sampai ke perlintasan jalan tol,” ujar

Gubernur di sela-sela peninjauan.
Menurutnya, kerusakan jalan dipicu oleh maraknya kendaraan Over Dimension Over Loading (ODOL), khususnya angkutan komoditas singkong. Ia menyoroti ketimpangan antara kapasitas jalan provinsi dengan beban kendaraan yang melintas.

“Jalan provinsi itu maksimal 8 ton, dan dilewati 40 ton. Ya rusak! Tapi di satu sisi, sektor swasta juga harus pahami, jalan provinsi ini hanya untuk 8 ton, jangan dilewati 40 ton,” tegasnya.

Terkait teknis pengerjaan, Gubernur menjelaskan bahwa saat ini tim di lapangan melakukan penanganan sementara guna menjaga kelancaran arus lalu lintas menjelang Hari Raya Idul Fitri. Setelah itu, perbaikan akan dilanjutkan ke tahap permanen dengan spesifikasi aspal dua lapis yang diperkuat.

Ia juga menyoroti temuan teknis terkait pengerjaan sebelumnya yang dinilai tidak memenuhi standar. Dalam peninjauan tersebut, ditemukan ketebalan lapis bawah (base) yang tidak sesuai spesifikasi.
“Kualitas harus terjaga, tidak boleh dibayar kalau tidak sesuai spek, karena kita yang kasihan warganya. Lapis bawahnya batunya base-nya 35 cm, tadi (temuan lama) kurang dari 35 cm,” jelasnya.

Pemerintah Provinsi Lampung berkomitmen menuntaskan perbaikan ruas ini secara bertahap. Saat ini, penanganan difokuskan pada titik terparah sepanjang 3 kilometer dan akan terus dilanjutkan hingga seluruh ruas dapat berfungsi optimal dalam mendukung mobilitas dan aktivitas ekonomi masyarakat.(*)

Facebook Comments Box
Continue Reading