Lampung
Pemprov Lampung Ikuti Arahan Pusat Terkait BMN
Alteripost.co, Bandarlampung-
Kepala BPKAD Provinsi Lampung Marindo Kurniawan mengikuti Rapat Koordinasi (Rakor) Pusat dan Daerah terkait Serah Terima Aset Barang Milik Negara (BMN) yang dilakukan secara Hybrid bertempat di Ruang Video Conference Lt. I Diskominfotik Provinsi Lampung, Jumat (08/07/2022).
Dalam kesempatan tersebut, Sekretaris Jenderal (Sekjen) Kementerian Dalam Negeri, Suhajar Diantoro, menyampaikan, bahwa Aset-aset yang sudah dibangun oleh Negara dan kemudian harus segera diserahterimakan kepada kawan-kawan di daerah dan kemudian dimanfaatkan dalam pembangunan untuk pemajuan daerah itu sendiri.
Sementara itu,Teguh Setyabudi dari Direktur Jenderal (Dirjen) Bina Pembangunan Daerah Kementerian Dalam Negeri juga memaparkan bahwa Kabupaten Lampung Timur masuk kedalam 50 daerah yang menjadi prioritas percepatan serah terima BMN ke Pemerintah Daerah (Pemda) yang terdiri dari 2 Provinsi dan 48 Kabupaten/Kota.
Selanjutnya Dirjen Cipta Karya Diana Kusumastuti, yang juga sebagai pembicara juga menyampaikan hal-hal yang menjadi kendala dan penyebab terhambatnya proses hibah aset cipta karya serta tahapan dari proses serah terima aset kepada instansi pengusul.
Perlu diketahui, dalam rapat tersebut dihadiri perwakilan BAPPEDA Provinsi Lampung, perwakilan Dinas Bina Marga dan Bina Konstruksi, perwakilan Dinas PKP dan Cipta Karya, dan Sekretaris Inspektorat. (Rls)
Lampung
Pemprov Lampung Ajak Masyarakat Selalu Merawat Persatuan
Alteripost.co, Bandarlampung-
Pemerintah Provinsi (Pemprov) Lampung menggelar Upacara Peringatan Hari Kesaktian Pancasila Tahun 2026 di Lapangan Korpri Komplek Kantor Gubernur, Kamis (1/10/2026).
Bertindak selaku Inspektur Upacara, Sekretaris Daerah Provinsi (Sekdaprov) Lampung Marindo Kurniawan membacakan amanat tertulis Gubernur Rahmat Mirzani Djausal.
Mengusung tema nasional “Pancasila Pemersatu Bangsa Menuju Indonesia Berdaulat, Adil, dan Makmur”, peringatan tahun ini menjadi pengingat strategis bahwa persatuan bangsa adalah fondasi utama dalam mewujudkan cita-cita kesejahteraan bersama.
Sekdaprov Marindo Kurniawan menekankan bahwa tantangan kebangsaan saat ini kian kompleks seiring masifnya arus digitalisasi.
“Namun tantangan zaman ini memang berbeda. Ancaman terhadap persatuan kita ini datang lewat layar gawai, lewat hoaks, ujaran kebencian, dan pesan yang memecah belah. Di situlah Pancasila harus hadir, bukan hanya dihafal, tetapi diamalkan dalam sikap sehari-hari,” ujar Sekdaprov membacakan sambutan Gubernur.
Bagi Pemprov Lampung, nilai-nilai luhur Pancasila wajib menjadi kompas moral dan pedoman operasional di setiap lini pembangunan daerah. Pembangunan tidak boleh hanya berfokus pada target pertumbuhan statistik semata, melainkan wajib menghadirkan keadilan sosial dan pemerataan hasil bagi seluruh elemen masyarakat.
“Inilah pembangunan yang berlandaskan Pancasila. Pembangunan yang menempatkan manusia sebagai tujuan utama dan kesejahteraan masyarakat sebagai orientasinya. Karena itu, jalan yang kita bangun harus membuka akses dan kesempatan ekonomi,” katanya.
“Pendidikan yang kita bangun harus membuka masa depan generasi muda. Pelayanan kesehatan harus menjangkau seluruh masyarakat. Pembangunan pertanian harus meningkatkan kesejahteraan petani, serta pemberdayaan UMKM harus membuka kesempatan masyarakat untuk tumbuh dan mandiri,” lanjutnya lagi.

Menutup sambutannya, Sekdaprov Marindo mengajak jajaran aparatur pemerintah dan segenap elemen masyarakat Lampung untuk menjadikan peringatan ini sebagai momentum merawat persatuan melalui aksi nyata sehari-hari.
“Pancasila tidak akan kuat hanya karena kita peringati setiap tahun. Pancasila kuat karena kita rawat setiap hari lewat sikap jujur, adil, dan saling menghargai. Tugas kita adalah memastikan nilai-nilai itu diwariskan utuh kepada generasi berikutnya, dan kita menjaganya dengan bekerja, bergotong royong, dan merawat persaudaraan,” pungkasnya.
Upacara tersebut berlangsung dengan khidmat dan dihadiri oleh perwakilan pimpinan DPRD Provinsi Lampung, jajaran Forkopimda Provinsi Lampung, instansi vertikal, pejabat Pimpinan Tinggi Pratama di lingkungan Pemprov Lampung, personel TNI/Polri, serta aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Pemprov Lampung.
Di akhir upacara, juga dilakukan penyerahan tali asih oleh Sekdaprov bagi tiga ASN di lingkungan Pemerintah Provinsi Lampung yang telah memasuki masa purna bakti. (Rls)

