Lampung
Gubernur Arinal Janji Kabupaten Tubaba Bakal Jadi Sentra Ternak di Provinsi Lampung
Alteripost.co, Tubaba-
Dalam rangka Kunjungan Kerja (Kunker) ke Kabupaten Tulang Bawang Barat (Tubaba), Gubernur Lampung Arinal Djunaidi janji bakal membuat Kabupaten Tubaba sebagai Sentra Ternak di Provinsi Lampung.
“Tulang Bawang Barat ini termasuk lumbungnya ternak. Populasi hewan ternak paling banyak didominasi oleh ternak sapi sebanyak 26.644 ekor, dan kambing sebanyak 89.864 ekor,” ucap Gubernur, Selasa (26/07/2022).
“Kemarin waktu kunjungan ke Mesuji, saya mencanangkan Kabupaten Mesuji sebagai daerah Sentra Perikanan, karena memang potensi perikanannya sangat besar, disini juga potensi ternaknya bagus, kenapa tidak kita jadikan Kabupaten Sentra Peternakan,” ucap Arinal.
Adapun kunjungan Gubernur di Kabupaten Tubaba, adalah dalam rangka peluncuran implementasi Program Elektronik Kartu Petani Berjaya (E-KPB) yang terintegrasi dengan Program Smart Village di Kabupaten Tulang Bawang Barat (Tubaba), kegiatan dipusatkan di Pasar Pulung Kencana, Kecamatan Tulang Bawang Tengah.
Dalam kunjungan tersebut Gubernur melakukan berbagai kegiatan, diantaranya meninjau kegiatan Vaksinasi Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) yang dilaksanakan di halaman Pasar Pulung Kencanan.
“Pada kegiatan hari ini kita juga meninjau lokasi Vaksinasi PMK (Penyakit Mulut dan Kuku). Sebagaimana kita ketahui bahwa kasus PMK di Provinsi Lampung pertama kali terkonfirmasi positif di Desa Mulya Jaya, Kec. Gunung Agung Kabupaten Tulang Bawang Barat pada bulan Mei 2022 dengan jumlah kasus 78 ekor. Tetapi sejak tanggal 19 Juni 2022 sudah tidak ada pertambahan kasus lagi di Kabupaten Tulang Bawang Barat,” ucap Gubernur
“Berbagai upaya yang telah kita lakukan dalam rangka pengendalian PMK, hari ini Tubaba sudah tidak ada, tapi jangan membuat kita lengah,” tegas Gubernur.
Menurut Pj Bupati Tubaba Zaidirina, Vaksinasi PMK Tahap I di Kabupaten Tubaba mendapatkan 3000 dosis vaksin dan sudah direalisasikan sebanyak 100 persen.
“Kemudian pada vaksinasi PMK Tahap II kami mendapatkan sebanyak 4000 dosis dan sampai dengan hari ini sudah terealisasikan sebanyak 1.300 dosis. Hingga hari ini, ternak Tubaba dapat kami nyatakan bebas dari Penyakit Mulut dan Kuku,” ujar Pj Bupati Zaidirina saat mendampingi Gubernur pada kegiatan tersebut. (Rls)
Lampung
Pemprov Lampung Ajak Masyarakat Selalu Merawat Persatuan
Alteripost.co, Bandarlampung-
Pemerintah Provinsi (Pemprov) Lampung menggelar Upacara Peringatan Hari Kesaktian Pancasila Tahun 2026 di Lapangan Korpri Komplek Kantor Gubernur, Kamis (1/10/2026).
Bertindak selaku Inspektur Upacara, Sekretaris Daerah Provinsi (Sekdaprov) Lampung Marindo Kurniawan membacakan amanat tertulis Gubernur Rahmat Mirzani Djausal.
Mengusung tema nasional “Pancasila Pemersatu Bangsa Menuju Indonesia Berdaulat, Adil, dan Makmur”, peringatan tahun ini menjadi pengingat strategis bahwa persatuan bangsa adalah fondasi utama dalam mewujudkan cita-cita kesejahteraan bersama.
Sekdaprov Marindo Kurniawan menekankan bahwa tantangan kebangsaan saat ini kian kompleks seiring masifnya arus digitalisasi.
“Namun tantangan zaman ini memang berbeda. Ancaman terhadap persatuan kita ini datang lewat layar gawai, lewat hoaks, ujaran kebencian, dan pesan yang memecah belah. Di situlah Pancasila harus hadir, bukan hanya dihafal, tetapi diamalkan dalam sikap sehari-hari,” ujar Sekdaprov membacakan sambutan Gubernur.
Bagi Pemprov Lampung, nilai-nilai luhur Pancasila wajib menjadi kompas moral dan pedoman operasional di setiap lini pembangunan daerah. Pembangunan tidak boleh hanya berfokus pada target pertumbuhan statistik semata, melainkan wajib menghadirkan keadilan sosial dan pemerataan hasil bagi seluruh elemen masyarakat.
“Inilah pembangunan yang berlandaskan Pancasila. Pembangunan yang menempatkan manusia sebagai tujuan utama dan kesejahteraan masyarakat sebagai orientasinya. Karena itu, jalan yang kita bangun harus membuka akses dan kesempatan ekonomi,” katanya.
“Pendidikan yang kita bangun harus membuka masa depan generasi muda. Pelayanan kesehatan harus menjangkau seluruh masyarakat. Pembangunan pertanian harus meningkatkan kesejahteraan petani, serta pemberdayaan UMKM harus membuka kesempatan masyarakat untuk tumbuh dan mandiri,” lanjutnya lagi.

Menutup sambutannya, Sekdaprov Marindo mengajak jajaran aparatur pemerintah dan segenap elemen masyarakat Lampung untuk menjadikan peringatan ini sebagai momentum merawat persatuan melalui aksi nyata sehari-hari.
“Pancasila tidak akan kuat hanya karena kita peringati setiap tahun. Pancasila kuat karena kita rawat setiap hari lewat sikap jujur, adil, dan saling menghargai. Tugas kita adalah memastikan nilai-nilai itu diwariskan utuh kepada generasi berikutnya, dan kita menjaganya dengan bekerja, bergotong royong, dan merawat persaudaraan,” pungkasnya.
Upacara tersebut berlangsung dengan khidmat dan dihadiri oleh perwakilan pimpinan DPRD Provinsi Lampung, jajaran Forkopimda Provinsi Lampung, instansi vertikal, pejabat Pimpinan Tinggi Pratama di lingkungan Pemprov Lampung, personel TNI/Polri, serta aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Pemprov Lampung.
Di akhir upacara, juga dilakukan penyerahan tali asih oleh Sekdaprov bagi tiga ASN di lingkungan Pemerintah Provinsi Lampung yang telah memasuki masa purna bakti. (Rls)

