Connect with us

Lampung Selatan

Bupati Nanang Komitmen Menggali Dan Memaksimalkan Potensi Daerah

Published

on

Alteripost.co Kalianda – Sebagai Pintu Gerbang Pulau Sumatera, Lampung Selatan (Lamsel) memiliki letak strategis. Dengan posisi wilayah yang sangat strategis tersebut pemerintah Kabupaten Lamsel di bawah kepemimpinan Bupati Lamsel Nanang Ermanto berkomitmen akan terus berupaya dalam menggali dan memaksimalkan potensi daerah yang ada.

Hal itu disampaikan Nanang Ermanto saat menjadi narasumber dalam dialog atau wawancara khusus edisi Liputan Daerah bersama dengan Majalah Nuansa Persada (media resmi LDII), membahas mengenai potensi daerah Lamsel di ruang bermain anak Perpustakaan Kebun Edukasi, Rabu (27/7/2022).

Dengan di pandu oleh host Edy Irianto, Nanang Ermanto memaparkan berbagai upaya yang telah dan akan dilakukan dalam menggali potensi daerah dari berbagai sektor baik dari pembangunan infrastruktur, sektor pertanian, pariwisata, ekonomi serta peningkatan kualitas sumberdaya manusia.

Dijelaskan Bupati Nanang, pemkab Lamsel juga akan mengembangkan pola-pola terhadap pemberdayaan Industri Kecil Masyarakat (IKM) dan Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) sehingga mereka mampu mendorong untuk bertransformasi, menggali potensi dan menciptakan berbagai peluang baru.

“Yang sudah berjalan kita tampung produk-produk IKM dan UMKM di Dekranasda, kemudian setiap ada event kita selalu libatkan mereka untuk mendirikan stand pameran produk. Ini juga nanti malam, sebagai promosi UMKM ada pameran UMKM di Kecamatan Way Sulan, nanti akan bergilir seterusnya di kecamatan lain,” jelas Nanang.

Pada masa pandemi Covid-19 saat ini, Pemkab Lampung Selatan berusaha menumbuhkan secara massif pusat pertumbuhan ekonomi tidak hanya potensi UMKM saja tetapi juga menggali potensi pariwisata dan budaya hingga tingkat desa guna meningkatkan pendapatan di wilayahnya masing-masing secara mandiri.

“Dengan situasi 2 tahun yang lalu Kabupaten Lampung Selatan memang mengalami pemerosotan ekonomi. Dengan terus berupaya bagaimana pertumbuhan ekonomi masyarakat tetap bangkit. Maka kami beserta jajaran bergotong royong untuk membangkitkan perekonomian di Lampung Selatan,” papar Nanang.

“Disini kita mengedukasi masyarakat, dengan menggali potensi-potensi yang ada, tidak hanya potensi UMKM saja tetapi kita juga menggali potensi pariwisata dan budaya. Kemudian, Lampung Selatan juga memiliki tim dari pariwisata yang mengkoordinir dengan pemerintahan desa, untuk menggali potensi yang ada di desa tersebut dengan membuat desa wisata dan membina desa-desa wisata tersebut,” tambahnya.

Lebih lanjut, Nanang menambahkan, bahwa pemerintah daerah hadir bergotong royong untuk turun langsung menggali dan memaksimalkan potensi yang ada demi kepentingan bersama dan kemajuan Lampung Selatan. (*).

Facebook Comments Box
Continue Reading
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Lampung Selatan

Dinas Pendidikan Lampung Selatan Siagakan Layanan Pengaduan Selama SPMB

Published

on

Alteripost Kalianda – Pelaksanaan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) Tahun Ajaran 2026/2027 di Kabupaten Lampung Selatan yang dilakukan secara online dan real-time untuk jenjang SD dan SMP dipastikan berjalan lancar, transparan, serta mengedepankan pemerataan akses pendidikan bagi seluruh masyarakat.

Seiring proses seleksi yang masih berlangsung, Dinas Pendidikan Kabupaten Lampung Selatan mengimbau masyarakat untuk mewaspadai praktik percaloan maupun tawaran “jasa titipan” yang menjanjikan kelulusan calon peserta didik.

Pelaksana tugas (Plt) Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Lampung Selatan, Syaifulloh, menegaskan bahwa seluruh tahapan SPMB tahun ini dirancang untuk memberikan kemudahan bagi masyarakat sekaligus menutup ruang terjadinya maladministrasi dalam proses penerimaan siswa baru.

Berdasarkan data pusat kendali SPMB Dinas Pendidikan per 25 Juni 2026, distribusi kuota penerimaan jenjang Sekolah Dasar telah berjalan sesuai ketentuan. Sebanyak 475 SD di Kabupaten Lampung Selatan telah mengakomodasi kuota melalui Jalur Domisili sebesar 80 persen, Jalur Afirmasi 15 persen, dan Jalur Mutasi 5 persen.

Sementara itu, untuk jenjang SMP, proses pendaftaran melalui Jalur Domisili dan Afirmasi masih berlangsung hingga 26 Juni 2026. Adapun komposisi kuota yang diterapkan terdiri dari 40 persen Jalur Domisili, 20 persen Jalur Afirmasi, 35 persen Jalur Prestasi, dan 5 persen Jalur Mutasi.

Menurut Syaifulloh, integrasi sistem pendaftaran berbasis digital yang diterapkan tahun ini terbukti mampu memangkas birokrasi yang selama ini kerap menjadi keluhan masyarakat. Selain itu, pengaturan kuota yang proporsional juga dilakukan secara ketat guna memastikan seluruh anak memperoleh kesempatan yang adil untuk mengakses pendidikan.

“Sehingga tidak akan terjadi ada sekolah yang kelebihan siswa dan tidak sesuai ketentuan, sementara ada sekolah lain yang kekurangan murid,” kata Syaifulloh dalam keterangannya, Kamis (25/6/2026).

Ia menegaskan, masyarakat tidak perlu percaya terhadap pihak-pihak tertentu yang menawarkan bantuan untuk meloloskan calon siswa melalui jalur tidak resmi, terlebih apabila disertai permintaan imbalan atau tarif tertentu.

Menurutnya, seluruh proses seleksi berlangsung secara terbuka dan dapat dipantau langsung oleh masyarakat melalui sistem yang telah disediakan.

Karena itu, segala bentuk praktik percaloan maupun penyalahgunaan kewenangan tidak memiliki ruang dalam pelaksanaan SPMB tahun ini.

Dinas Pendidikan Kabupaten Lampung Selatan bersama seluruh satuan pendidikan juga menyatakan komitmennya untuk menjaga integritas pelaksanaan SPMB agar tetap berjalan murni, bersih, dan sesuai dengan aturan yang berlaku.

“Segala bentuk pelanggaran, kecurangan, ataupun praktik percaloan yang ditemukan di lapangan akan ditindak tegas sesuai ketentuan undang-undang,” tegas Syaifulloh.

Untuk menjamin keterbukaan informasi, masyarakat diimbau memantau perkembangan jurnal seleksi secara mandiri dan berkala melalui portal resmi SPMB. Selain itu, tim teknologi informasi dan layanan pengaduan juga disiagakan guna membantu masyarakat yang mengalami kendala teknis maupun validasi dokumen selama proses pendaftaran.

Syaifulloh juga meminta masyarakat segera melaporkan apabila menemukan indikasi praktik tidak sehat selama pelaksanaan SPMB. Laporan dapat disampaikan melalui layanan Halo Lamsel di nomor 0821-2880-0800 atau secara langsung ke Dinas Pendidikan Kabupaten Lampung Selatan.

Di sisi lain, Dinas Pendidikan mengingatkan para orang tua dan wali murid agar menyikapi hasil seleksi secara bijak mengingat daya tampung setiap sekolah memiliki keterbatasan.

“Bagi para orang tua diharapkan tidak memaksakan diri agar putra-putrinya harus diterima di sekolah tertentu. Dinas Pendidikan menegaskan bahwa kualitas pendidikan di Kabupaten Lampung Selatan saat ini telah merata, sehingga semua sekolah memiliki standar mutu pelayanan yang sama baiknya,” ujar Syaifulloh. (*)

Facebook Comments Box
Continue Reading