Ruwajurai
Penghargaan Digital Finance Application Diterima Langsung Direktur Utama Bank Lampung
Alteripost.co Bandar Lampung – Selamat Bank Lampung meraih 2 penghargaan yaitu Best Digital Finance Application dari Lampung Post dan The Best Fund Support dari Tribun Lampung. Kedua penghargaan diserahkan dihari yang sama Rabu (10/8/2022) di lokasi berbeda.
Penghargaan Digital Finance Application diterima langsung Direktur Utama Bank Lampung Presley Hutabarat di Lampung Post. Apresiasi Digital Finance Application disematkan kepada Bank kebanggaan masyarakat Lampung ini yang dinilai sebagai bank daerah yang sudah melaksanakan best practice teknologi digital untuk layanan perbankan. Pemberian penghargaan ini bertepatan dengan peringatan HUT Ke-48 Lampung Post.
Dihari yang sama Bank Lampung juga menerima penghargaan diajang Tribun Lampung Award 2022 yang mengusung tema UMKM Berjaya. Disini Bank Lampung mendapat predikat The Best Fund Support. Penghargaan ini diberikan kepada Bank Lampung sebagai apresiasi atas perannya dalam memberi kemudahan bagi pelaku UMKM di Provinsi Lampung dalam mendapat suntikan modal melalui program KUR nya.
Bandarlampung, Ratumedia.id – Selamat Bank Lampung meraih 2 penghargaan yaitu Best Digital Finance Application dari Lampung Post dan The Best Fund Support dari Tribun Lampung. Kedua penghargaan diserahkan dihari yang sama Rabu (10/8/2022) di lokasi berbeda.
Penghargaan Digital Finance Application diterima langsung Direktur Utama Bank Lampung Presley Hutabarat di Lampung Post. Apresiasi Digital Finance Application disematkan kepada Bank kebanggaan masyarakat Lampung ini yang dinilai sebagai bank daerah yang sudah melaksanakan best practice teknologi digital untuk layanan perbankan. Pemberian penghargaan ini bertepatan dengan peringatan HUT Ke-48 Lampung Post.
Dihari yang sama Bank Lampung juga menerima penghargaan diajang Tribun Lampung Award 2022 yang mengusung tema UMKM Berjaya. Disini Bank Lampung mendapat predikat The Best Fund Support. Penghargaan ini diberikan kepada Bank Lampung sebagai apresiasi atas perannya dalam memberi kemudahan bagi pelaku UMKM di Provinsi Lampung dalam mendapat suntikan modal melalui program KUR nya. (rls).
Ruwajurai
Ratusan Senjata Api dan Amunisi Dimusnahkan, Polda Lampung Perketat Pengawasan
Alteripost Lampung – Detasemen Gegana Satuan Brimob Polda Lampung mengamankan proses pemusnahan barang bukti berupa ratusan senjata api dan amunisi hasil penyerahan sukarela masyarakat di Mapolda Lampung, Rabu (29/7/2026). Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya penegakan hukum dan menjaga keamanan wilayah guna mencegah penyalahgunaan senjata api ilegal.
Pemusnahan dilakukan terhadap 166 pucuk senjata api yang terdiri dari 140 senjata api laras pendek dan 26 senjata api laras panjang. Selain itu, sebanyak 114 butir amunisi dari berbagai kaliber turut dimusnahkan.
Proses pengamanan dipimpin personel ahli Detasemen Gegana di bawah pimpinan Iptu Posler Sitanggang. Sebelum dimusnahkan, setiap senjata terlebih dahulu diperiksa secara menyeluruh untuk memastikan tidak ada amunisi yang masih tersisa di dalam silinder maupun magasin sehingga proses penghancuran berlangsung aman sesuai prosedur.
Kegiatan tersebut dihadiri jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Provinsi Lampung, di antaranya Kapolda Lampung Irjen Pol Helfi Assegaf, Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal, dan Pangdam II/Sriwijaya Mayjen TNI Kristomei Sianturi. Kehadiran para pimpinan daerah tersebut menjadi simbol sinergi antara Polri, TNI, dan Pemerintah Provinsi Lampung dalam menjaga stabilitas keamanan.
Dansat Brimob Polda Lampung Kombes Pol Yustanto Mujiharso melalui Danden Gegana menyampaikan bahwa pemusnahan barang bukti telah dilaksanakan sesuai standar operasional prosedur (SOP) dan berdasarkan surat perintah resmi.
“Seluruh senjata yang dimusnahkan dipastikan sudah tidak dapat digunakan kembali sehingga tidak berpotensi disalahgunakan. Kami juga mengapresiasi masyarakat yang secara sukarela menyerahkan senjata api kepada pihak kepolisian,” ujarnya.
Polda Lampung berharap pemusnahan barang bukti ini dapat menekan angka kriminalitas yang melibatkan penggunaan senjata api ilegal maupun rakitan. Di sisi lain, kegiatan tersebut juga menjadi edukasi kepada masyarakat tentang bahaya kepemilikan senjata api tanpa izin serta pentingnya peran aktif warga dalam menciptakan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) yang aman dan kondusif di Provinsi Lampung.(*)

