Bandar Lampung
Pemkot Bandar Lampung Kembali Membagikan Insentif Kepada Aparatur Pemerintahan di Tingkat Keluruhan
Alteripost.co Bandar Lampung – Pemerintah kota (Pemkot) Bandar Lampung kembali membagikan insentif kepada aparatur pemerintahan di tingkat keluruhan, seperti Linmas, Rukun Tetangga (RT), Kepala Lingkungan (Kaling), Babinsa dan Bhabinkantibmas selama satu bulan. Senin (5/9/2022).
“Alhamdulillah keuangan daerah sudah semakin membaik. Semoga kedepan lebih baik lagi untuk kesejahteraan masyarakat, dan berharap seluruh aparatur pemerintahan untuk bisa bekerja baik dan bertanggung jawab. Bukan hanya berpikir insentif, tetapi bagaimana memberikan perlindungan dan mengayomi masyarakat”. Terangnya.
Lanjut Walikota juga mengingatkan kepada aparatur yang hanya mengambil insentif saja tanpa bekerja, untuk dilaporkan ke kelurahan agar diberhentikan dan diganti. Kalau ada yang hanya memikirkan uang dan bekerja tidak benar, berhentikan saja. Bunda hanya ingin bersama orang yang mau bekerja, walaupun sudah tua tapi bekerja baik, pertahankan. Ucapnya.
“Bunda hanya ingin bersama orang yang mau bekerja, walaupun sudah tua tapi bekerja baik, harus dipertahankan.
Pelayan masyarakat harus memberikan perlindungan dan mengayomi”. Pungkasnya.
Di kesempatan itu, Walikota minta kepada Aparat desa untuk mendata anak berprestasi yang mau masuk ke sekolah SMU, SMK, atau perguruan tinggi untuk diberikan beasiswa dari pemkot Bandar Lampung. Tutupnya. (*).
Bandar Lampung
MTQ ke-55 Bandar Lampung, Eva Dwiana Ajak Masyarakat Amalkan Nilai Alquran
Alteripost Bandar Lampung – Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) ke-55 Tingkat Kota Bandar Lampung Tahun 2026 resmi dimulai. Wali Kota Bandar Lampung Eva Dwiana mengingatkan agar kemeriahan kompetisi membaca, menghafal, memahami, dan menghayati Alquran tidak berhenti sebatas panggung perlombaan.
Pesan tersebut disampaikan Eva Dwiana saat membuka MTQ ke-55 Tingkat Kota Bandar Lampung di Stadion Mini Way Dadi, Sabtu malam (26/9/2026).
Menurut Eva, tantangan utama setelah pelaksanaan MTQ adalah bagaimana nilai-nilai Alquran benar-benar dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari masyarakat.
Ia menegaskan, MTQ bukan sekadar arena untuk menentukan peserta terbaik dalam setiap cabang perlombaan. Lebih dari itu, kegiatan tersebut merupakan bagian dari upaya membumikan Alquran sekaligus membentuk masyarakat yang berilmu, berakhlak, dan memiliki kepedulian terhadap sesama.
“MTQ bukan sekadar ajang untuk menunjukkan kemampuan dalam membaca, menghafal, memahami dan menghayati Alquran. Lebih dari itu, MTQ merupakan ikhtiar kita untuk membumikan Alquran dalam kehidupan,” ujar Eva.
Karena itu, Eva menilai tema MTQ ke-55, yakni “Dengan Semangat MTQ Kita Wujudkan Masyarakat yang Berilmu, Berakhlak dan Cinta Alquran dalam Kehidupan Sehari-hari”, sejalan dengan tujuan yang ingin dibangun Pemerintah Kota Bandar Lampung.
Sementara itu, Camat Sukabumi sekaligus tuan rumah pelaksanaan MTQ, Sahrial, S.Sos., M.M., mengatakan MTQ ke-55 Tingkat Kota Bandar Lampung Tahun 2026 diikuti sebanyak 402 kafilah dan 40 official dari 20 kecamatan.
Menurut Sahrial, sebanyak 77 dewan hakim turut dilibatkan dalam pelaksanaan MTQ. Para dewan hakim tersebut berasal dari Kementerian Agama Kota Bandar Lampung, UIN Raden Intan Lampung, serta pimpinan pondok pesantren.
“Pelaksanaan MTQ berlangsung mulai 26 hingga 29 September 2026,” katanya.
Ia menambahkan, panitia telah menyiapkan sembilan mimbar yang akan digunakan untuk berbagai cabang perlombaan selama pelaksanaan MTQ ke-55 Tingkat Kota Bandar Lampung.
Melalui pelaksanaan MTQ tersebut, diharapkan semangat mencintai dan mengamalkan Alquran tidak hanya terlihat selama perlombaan, tetapi juga menjadi bagian dari kehidupan masyarakat Kota Bandar Lampung. (Agus)

