Connect with us

Ruwajurai

Awa Cs Dilantik, Mirza Optimis Perbasasi Lampung Terus Torehkan Prestasi

Published

on

Foto: Ketua Perbasasi Lampung periode 2018-2022 Rahmat Mirzani Djausal (istimewa)

 

Alteripost.co, Bandarlampung–
Tongkat estafet kepemimpinan Ketua Persatuan Baseball dan Softball (Perbasasi) Lampung berganti dari Rahmat Mirzani Djausal kepada Wiriawan Sada Melindra atau biasa disapa Awa.

Awa dilantik bersamaan dengan pengurus Pengprov Perbasasi Lampung Periode 2022-2026, di Hotel Sheraton, Jumat (09/09/2022).

Ketua Pengprov Perbasasi Lampung periode 2018-2022 Rahmat Mirzani Djausal mengucapkan selamat kepada Awa yang baru dilantik sebagai Ketua Perbasasi Lampung periode 2022-20226.

Mirza pun berpesan, supaya di periode Awa Cs ini Perbasasi Lampung terus menorehkan prestasi dan mencetak sejarah baru. Tujuannya utamanya adalah untuk mengharumkan nama Provinsi Lampung di kancah olahraga nasional maupun internasional.

“Tentunya saya berharap Perbasasi di era Awa Cs ini bisa lebih baik lagi. Terus menorehkan prestasi dan mencetak sejarah baru, tujuan utama dari penghargaan yang kita dapat adalah untuk mengharumkan nama Provinsi Lampung di kompetisi-kompetisi bergengsi,” ucapnya, Sabtu (10/09/2022).

Selain itu, kata Mirza, kepada jajaran pengurus Perbasasi Lampung untuk selalu solid dan jaga kekompakan, perkuat kebersamaan, jalin komunikasi dan ciptakan harmonisasi.

“Jaga kekompakan, solid. Jangan mendahulukan ego. Satukan misi dan selaraskan persepsi untuk membawa Perbasasi Lampung lebih baik lagi. Saya optimis jika harmonisasi telah terjalin, maka peluang mencetak sejarah baru dan terus menorehkan prestasi di kompetisi bergengsi bakal terealisasi,” ucapnya. (Gus)

Facebook Comments Box
Continue Reading
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Ruwajurai

Dari Gereja untuk Kemanusiaan, GPIB Marturia Lampung Perkuat Ketangguhan Masyarakat

Published

on

Alteripost Bandar Lampung – Dalam upaya meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi berbagai potensi bencana, Satgas Pelayanan Bencana (Satgas PB) GPIB Jemaat Marturia Lampung menggelar Pelatihan Tanggap Bencana pada Sabtu (30/5/2026) di Saung Sekar dan Senin (1/6/2026) di Kolam Renang Unila dan penutupan kegiatan di Saung Sekar Bandar Lampung.

Mengusung tema “Siap, Peduli, Bertindak!”, kegiatan ini menjadi bagian dari komitmen gereja dalam membangun jemaat yang peduli dan siap siaga terhadap sesama, serta siap memberikan pelayanan kemanusiaan saat terjadi bencana.

Pelatihan diikuti oleh anggota jemaat bekerjasama dengan Palang Merah Indonesia (PMI) kota Bandar lampung. Dalam pelatihan ini, peserta yang berjumlah 30 orang, mendapatkan pembekalan mengenai penanganan darurat, mitigasi risiko bencana, koordinasi bantuan kemanusiaan, hingga langkah-langkah penyelamatan dasar yang dapat dilakukan ketika menghadapi situasi krisis.

Kegiatan pelatihan dibuka oleh Ketua Majelis Jemaat GPIB Marturia Lampung ibu Pdt Deasy Elizabeth Watimena Kalalo. “Dengan pelatihan ini diharapkan peserta dapat memperoleh pemahaman dan pengetahuan yg luas dlm penanggulangan bencana, saling tolong menolong dlm situasi apapun baik antar jemaat maupun di tengah masyarakat serta menjadi Garda terdepan dlm menghadapi bencana” ungkapnya.

Disisi lain, Ketua panitia kegiatan sekaligus Ketua Satgas, Charles Case, menyampaikan bahwa pelatihan ini bertujuan meningkatkan kapasitas jemaat agar mampu merespons bencana secara cepat, tepat, dan terorganisasi. Selain membekali peserta dengan pengetahuan teoritis, kegiatan juga diisi dengan simulasi penanganan bencana untuk memperkuat keterampilan di lapangan.

“Melalui pelatihan ini, kami ingin membangun budaya kesiapsiagaan di lingkungan jemaat. Bencana dapat terjadi kapan saja, sehingga diperlukan sumber daya manusia yang siap, peduli, dan mampu bertindak dengan baik,” ujarnya.

Kegiatan ini mendapat sambutan positif dari para peserta yang antusias mengikuti setiap sesi pelatihan. Diharapkan, ilmu dan pengalaman yang diperoleh dapat menjadi bekal dalam mendukung pelayanan kemanusiaan serta membantu masyarakat saat menghadapi situasi darurat.

Melalui pelatihan tanggap bencana ini, GPIB Jemaat Marturia Lampung menegaskan perannya tidak hanya sebagai wadah pembinaan iman, tetapi juga sebagai komunitas yang aktif membangun ketangguhan masyarakat dan siap hadir memberikan pertolongan bagi sesama yang membutuhkan.(*)

Facebook Comments Box
Continue Reading